Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » UMK Bekasi 2026 Naik 0,62 Persen, Tri Adhianto: Tetap Tertinggi di Jawa Barat

UMK Bekasi 2026 Naik 0,62 Persen, Tri Adhianto: Tetap Tertinggi di Jawa Barat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 24 Des 2025
  • comment 0 komentar
UMK Bekasi 2026 naik 0,62 persen.

UMK Bekasi 2026 naik 0,62 persen.

INFO CIKARANG — Wali Kota Bekasi Tri Adhianto resmi menetapkan kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) Bekasi tahun 2026 sebesar 0,62 persen.

Keputusan tersebut diumumkan usai pertemuan antara Pemerintah Kota Bekasi dan perwakilan serikat buruh di Balai Kota Bekasi, Senin (22/12/2025).

Dengan penyesuaian tersebut, UMK Kota Bekasi 2026 ditetapkan sebesar Rp 5.999.422, atau naik sekitar Rp 308.670 dibanding UMK 2025 yang berada di angka Rp 5.690.752.

Meski kenaikannya relatif kecil, Bekasi masih mempertahankan posisinya sebagai daerah dengan UMK tertinggi di Provinsi Jawa Barat.

“Dengan perhitungan kenaikan 0,62 persen, maka upah minimum yang akan diterima pekerja di Kota Bekasi pada 2026 sebesar Rp 5.999.422,” ujar Tri Adhianto kepada awak media.

Mengacu PP Nomor 49 Tahun 2025

Tri menjelaskan, penetapan UMK 2026 sepenuhnya mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan, yang menjadi dasar baru perhitungan upah minimum nasional.

Dalam aturan tersebut, formula kenaikan UMK ditentukan melalui kombinasi inflasi + (pertumbuhan ekonomi × indeks alfa).

Nilai alfa sendiri berada pada rentang 0,5 hingga 0,9, yang mencerminkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pemda tidak bisa menentukan UMK secara sepihak. Ada formula baku yang harus dipatuhi, dan seluruh prosesnya kami lakukan sesuai regulasi,” tegas Tri.

Dialog Terbuka dengan Serikat Buruh

Sebelum keputusan ditetapkan, Pemkot Bekasi menggelar dialog terbuka dengan perwakilan serikat buruh, didampingi Dinas Ketenagakerjaan Kota Bekasi.

Dalam pertemuan tersebut, aspirasi buruh dihimpun dan dievaluasi sesuai tahapan dan kewenangan pemerintah daerah.

Tri menegaskan, pemerintah tetap membuka ruang komunikasi, namun kebijakan pengupahan harus tetap berada dalam koridor hukum.

“Saya pastikan aspirasi buruh kami dengarkan dan kami kawal. Tapi UMK tidak bisa ditetapkan berdasarkan keinginan satu pihak saja. Ada aturan yang harus kita patuhi bersama,” ujarnya.

Buruh Tuntut Kenaikan 0,9 Persen

Sebelum pengumuman resmi, massa buruh sempat menggelar aksi demonstrasi di sekitar Balai Kota Bekasi.

Aksi tersebut diikuti Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Aliansi Buruh Bekasi Melawan.

Mereka menuntut agar kenaikan UMK menggunakan indeks alfa maksimal 0,9 persen, sebagaimana dimungkinkan dalam PP 49/2025.

“Hari ini kami datang karena keputusan akhir ada di tangan wali kota. Kami meminta kebijakan kenaikan 0,9 persen,” ujar Mujito, perwakilan buruh.

Menurut Mujito, UMK tahun sebelumnya masih menggunakan komponen Kebutuhan Hidup Layak (KHL) lama, yang dinilai tidak lagi relevan dengan kondisi inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Dengan inflasi dan pertumbuhan ekonomi penuh saja, upah sekarang masih belum mencukupi. Karena itu kami minta indeks maksimal,” katanya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanggul jebol di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Sabtu (31/1/2026) memicu kepanikan warga. Luapan air deras mengancam permukiman, terekam dalam video seorang nenek berlari menyelamatkan diri.

    Tanggul Jebol di Desa Pantai Bahagia Muara Gembong, Seorang Nenek Histeris Terpaksa Berlari Lawan Arus Banjir

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Luapan air dari tanggul yang jebol di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Sabtu, (31/1/2026), menimbulkan kepanikan warga. Salah satu momen paling mengkhawatirkan terekam dalam video yang beredar, memperlihatkan seorang nenek-nenek tengah berlari melawan arus deras, sambil berteriak “Allahuakbar”. Menurut warga yang berada di lokasi, nenek tersebut panik karena air banjir tiba-tiba […]

  • Warga mengungsi akibat banjir yang merendam permukiman di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi.

    Ribuan Warga Kabupaten Bekasi Mengungsi, BPBD Siapkan 15 Titik Pengungsian Akibat Banjir

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Bekasi memaksa ribuan warga meninggalkan rumah mereka. Hingga pukul 11.30 WIB, tercatat 9.648 jiwa dari 2.412 kepala keluarga (KK) harus mengungsi akibat banjir yang merendam permukiman di berbagai wilayah. Data tersebut disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, yang mencatat banjir telah berdampak pada 12 desa […]

  • Rekaman CCTV memperlihatkan tiga pelaku curanmor yang beraksi di Perumahan MCR 2 Sukatani, Kabupaten Bekasi.

    Tiga Pelaku Curanmor Terekam CCTV di Perumahan MCR 2 Sukatani Bekasi, Sempat Keliling Cari Target

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi. Kali ini, peristiwa tersebut terjadi di Perumahan MCR 2, Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani, pada Rabu (29/4/2026). Aksi para pelaku terekam jelas dalam kamera CCTV milik warga. Dalam rekaman tersebut, terlihat tiga orang pria yang diduga sebagai pelaku pencurian sepeda motor berkeliling di […]

  • Kementan Tegaskan Banjir Sumatera Tak Ada Hubungannya dengan Cetak Sawah

    Kementan Tegaskan Banjir Sumatera Tak Ada Hubungannya dengan Cetak Sawah

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menegaskan bahwa banjir dan tanah longsor di Sumatra bukan akibat cetak sawah. Menurutnya, sawah biasanya dibuat di dataran rendah dengan akses air yang melimpah, bukan di pegunungan atau hutan. “Yang kita cetak di sawah itu daerah yang ada airnya. Kan nggak mungkin bikin sawah di gunung yang kering. […]

  • Setelah Kemacetan Parah, Akses Harapan Indah Dibuka Total untuk Dua Arah

    Setelah Kemacetan Parah, Akses Harapan Indah Dibuka Total untuk Dua Arah

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Setelah sebelumnya ditutup dan menimbulkan kemacetan serta protes dari warga, akses jalan di sisi selatan kawasan Perumahan Harapan Indah, Bekasi, kini telah kembali dibuka untuk dua arah. Langkah ini memberi kelegaan bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan jalur tersebut untuk beraktivitas dari arah Tarumajaya dan Babelan menuju Kota Bekasi maupun ke wilayah […]

  • Baru Pulang Sekolah, Pelajar SMK Tabrak Lansia hingga Meninggal Dunia di Karangbahagia

    Baru Pulang Sekolah, Pelajar SMK Tabrak Lansia hingga Meninggal Dunia di Karangbahagia

    • calendar_month Rab, 23 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah insiden memilukan terjadi di Jalan Kampung Pulo Bambu, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (22/4/2025) sore. Seorang nenek harus kehilangan nyawa setelah ditabrak oleh seorang pelajar SMK yang baru pulang sekolah. Remaja yang diketahui berinisial HS Agung, siswa dari salah satu SMK di wilayah tersebut, mengendarai sepeda motor saat insiden terjadi. […]

expand_less