KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Kasus BJB, Nama Aura Kasih Berpotensi Dimintai Klarifikasi
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month Sab, 27 Des 2025
- comment 0 komentar

KPK buka peluang periksa pihak lain dalam kasus iklan Bank BJB.
INFO CIKARANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memeriksa sejumlah pihak di luar lingkaran utama tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan pada Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB).
Salah satu nama yang turut disebut dalam informasi publik adalah penyanyi dan artis Aura Kasih.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa penyidik tidak menutup kemungkinan memanggil siapa pun yang diduga mengetahui atau menerima aliran dana yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Pernyataan itu disampaikan menyusul pemeriksaan terhadap mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
“Tentu semua terbuka kemungkinan bagi KPK untuk memanggil siapa saja yang diduga mengetahui ataupun diduga mendapatkan aliran uang yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi di BJB ini,” ujar Budi dalam keterangannya dikutip Sabtu (27/12/2025).
Menurut Budi, informasi yang beredar di masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pengayaan penyelidikan.
Namun demikian, KPK menekankan bahwa setiap informasi tersebut akan diverifikasi secara cermat sebelum ditindaklanjuti.
“Informasi dari masyarakat ini tentu penting, tetapi kami akan cek validitasnya terlebih dahulu. Tidak serta-merta dijadikan dasar tanpa pendalaman,” kata dia.
Penyidik, lanjut Budi, akan memulai dengan mengonfirmasi pihak-pihak yang disebut mengetahui dugaan aliran dana tersebut.
Klarifikasi dilakukan untuk memastikan keterkaitan informasi dengan fakta hukum yang sedang ditangani.
KPK juga mengimbau masyarakat yang memiliki data atau bukti pendukung agar menyampaikannya secara resmi kepada lembaga antirasuah.
Keterbukaan informasi dinilai krusial untuk membantu proses penegakan hukum berjalan objektif dan transparan.
Dalam pengembangannya, penyidikan tidak hanya terfokus pada satu pihak. KPK masih menelusuri kemungkinan aliran dana lain, termasuk pembelian aset maupun hubungan dengan pihak-pihak di luar struktur proyek pengadaan iklan bank.
Kasus ini sendiri merupakan bagian dari pengusutan dugaan korupsi pengadaan iklan bank daerah periode 2021–2023.
KPK telah menetapkan sejumlah tersangka yang berasal dari internal bank serta pihak swasta yang terlibat. Kerugian negara akibat perkara ini diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.
Sebelumnya, KPK juga telah melakukan penggeledahan di kediaman Ridwan Kamil pada Maret 2025 dan memeriksanya sebagai saksi pada awal Desember 2025.
Adapun nama Aura Kasih belakangan menjadi perbincangan publik seiring beredarnya isu pribadi yang menyeret namanya.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari yang bersangkutan, dan KPK menegaskan bahwa proses yang berjalan masih berada pada tahap penyelidikan awal.
- Penulis: Tekad Triyanto



Saat ini belum ada komentar