Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Tak Sekadar Suap, KPK Dalami Dugaan Sarjan Jual Nama Pejabat di Kasus Korupsi

Tak Sekadar Suap, KPK Dalami Dugaan Sarjan Jual Nama Pejabat di Kasus Korupsi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jum, 26 Des 2025
  • comment 0 komentar
KPK dalami dugaan kontraktor jual nama sosok berpengaruh di kasus korupsi Sarjan.

KPK dalami dugaan kontraktor jual nama sosok berpengaruh di kasus korupsi Sarjan.

INFO CIKARANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan bahwa kontraktor Sarjan memperoleh sejumlah proyek di Kabupaten Bekasi dengan menjual nama orang-orang berpengaruh.

Modus tersebut diduga digunakan untuk menekan pihak tertentu agar proyek tetap jatuh ke tangannya.

“Apakah betul ada modus-modus dugaan semacam ancaman, sehingga di situ bisa jadi juga terdapat unsur pemerasan atau unsur pidana lainnya? Nah, ini masih akan kami dalami,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya dikutip Jum’at (26/12/2025).

Pernyataan ini menandai pelebaran arah penyidikan KPK. Perkara yang semula berfokus pada dugaan suap ijon proyek kini mengarah pada kemungkinan praktik sistematis berupa jual-beli pengaruh (trading in influence) dan pemerasan terselubung di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Meski demikian, Budi menegaskan bahwa penyidik saat ini masih memusatkan perhatian pada pokok perkara utama, yakni dugaan suap yang diberikan Sarjan kepada Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang.

Pendalaman terhadap dugaan modus jual nama pejabat akan dilakukan secara bertahap seiring pengumpulan alat bukti dan pemeriksaan saksi.

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 18 Desember 2025.

Dalam OTT kesepuluh sepanjang tahun ini, penyidik mengamankan sepuluh orang di Kabupaten Bekasi.

Sehari kemudian, tujuh orang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan intensif, termasuk Ade Kuswara Kunang dan HM Kunang.

Dalam rangkaian OTT tersebut, KPK turut menyita uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga berkaitan dengan praktik suap proyek.

Uang itu disinyalir merupakan bagian dari skema ijon, yakni pemberian dana sebelum proyek dilelang dan anggaran resmi disahkan.

Pada 20 Desember 2025, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang, ayahnya HM Kunang yang juga menjabat Kepala Desa Sukadami, serta Sarjan selaku pihak swasta.

Ade dan HM Kunang diduga berperan sebagai penerima suap, sementara Sarjan sebagai pemberi.

Pendalaman terhadap dugaan jual nama pejabat ini dinilai krusial karena berpotensi membuka praktik yang lebih luas dari sekadar transaksi suap.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Job Fair di Cikarang Disesaki Pelamar, Parkiran Penuh Sejak Subuh!

    Job Fair di Cikarang Disesaki Pelamar, Parkiran Penuh Sejak Subuh!

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ribuan pencari kerja memadati Job Fair yang digelar di President University Convention Center, Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bekasi sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam mengurangi angka pengangguran yang masih cukup tinggi. Sejak pukul 05.00 WIB, para pelamar sudah terlihat memadati area sekitar gedung. Parkiran […]

  • Kejari Kota Bekasi Gencar Tagih Tunggakan BPJS Perusahaan, Capai Puluhan Miliar

    Kejari Kota Bekasi Gencar Tagih Tunggakan BPJS Perusahaan, Capai Puluhan Miliar

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sejumlah perusahaan di Kota Bekasi dilaporkan mempunyai tunggakan BPJS yang mencapai puluhan miliar rupiah. Terkait dengan masalah tersebut, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi pun kini berfokus menagih iuran BPJS yang belum terbayarkan tersebut. “Kami merupakan kuasa khusus dari BPJS untuk menagih perusahaan yang tidak memenuhi kewajibannya,” kata Kepala Kejari Kota Bekasi, […]

  • Ilustrasi kekerasan dalam hubungan. Seorang perempuan di Cikarang mengaku disekap dan dianiaya kekasihnya selama sepekan hingga nekat melarikan diri melalui jendela kontrakan.

    Disekap dan Dianiaya Pacar Selama Sepekan, Perempuan Asal Cikarang Kabur Lewat Jendela

    • calendar_month Sel, 14 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang perempuan berinisial TS (25), warga Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, melaporkan dugaan penyekapan dan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh kekasihnya berinisial SL (28). Korban mengaku mengalami kekerasan hampir setiap hari selama disekap di sebuah rumah kontrakan di Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan. TS mengaku berhasil melarikan diri setelah sekitar satu pekan dikurung […]

  • Perempuan di Bekasi Jadi Korban Pengeroyokan Usai Pulang dari Pasar

    Perempuan di Bekasi Jadi Korban Pengeroyokan Usai Pulang dari Pasar

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Seorang perempuan berinisial A melaporkan kasus pengeroyokan yang dialaminya di wilayah Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (14/8/2025) dan melibatkan dua terduga pelaku yang juga perempuan, berinisial A dan T. Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, mengungkapkan bahwa insiden bermula saat korban pulang dari pasar dan […]

  • UMK Bekasi 2025: Kenaikan 6,5 Persen dan Harapan pada UMSK

    UMK Bekasi 2025: Kenaikan 6,5 Persen dan Harapan pada UMSK

    • calendar_month Kam, 12 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG- Kota Bekasi tengah menjadi sorotan seiring dengan rapat pleno penetapan Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2025 yang berlangsung pada Rabu (11/12/2024). Rapat ini digelar oleh Dewan Pengupahan Kota Bekasi yang terdiri dari unsur Serikat Pekerja, Apindo, dan Pemerintah, bertempat di lantai 2 Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi. Di luar gedung, ratusan […]

  • Curanmor kembali menyasar permukiman warga di Bekasi Timur.

    Aksi Curanmor Dini Hari di Bekasi Timur, Pelaku Nyeker Terekam CCTV Saat Kabur

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus pencurian sepeda motor kembali terjadi di wilayah Bekasi Timur, Kota Bekasi. Kali ini, aksi curanmor menyasar permukiman warga di Kampung Mede RT 01 RW 02, pada Jum’at dini hari, (2/1/2026), sekitar pukul 02.00 WIB. Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) milik warga. Dalam rekaman video, terlihat seorang pelaku beraksi sendirian dengan […]

expand_less