Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Awali 2026, Plt Bupati Bekasi Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal

Awali 2026, Plt Bupati Bekasi Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal

  • account_circle T.T
  • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja mengawali hari pertama kerja 2026 dengan inspeksi mendadak ke sejumlah OPD dan kecamatan.

Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja mengawali hari pertama kerja 2026 dengan inspeksi mendadak ke sejumlah OPD dan kecamatan.

INFO CIKARANG – Mengawali hari pertama kerja di tahun 2026, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah perangkat daerah dan kecamatan di Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat (2/1/2026).

Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal pascalibur tahun baru, sekaligus meninjau kondisi pendapatan daerah.

Beberapa lokasi yang menjadi sasaran sidak di antaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), kantor kecamatan, hingga puskesmas.

Dalam kunjungannya ke DPMPTSP, Plt Bupati Asep menegaskan pentingnya penerapan sistem pelayanan satu pintu yang sesungguhnya.

Menurutnya, proses perizinan harus dibuat sederhana, cepat, dan berkualitas agar berdampak positif terhadap peningkatan Monitoring Center for Prevention (MCP).

“Saya ingin PTSP benar-benar satu pintu, tidak banyak jendela pelayanan. Kalau pelayanannya bagus, saya beri waktu 15 hari. Insya Allah MCP kita akan lahir dan membaik,” tegasnya.

Sidak kemudian dilanjutkan ke Bapenda untuk melihat langsung aktivitas pelayanan pendapatan daerah.

Ia mengapresiasi tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) yang hampir mencapai 100 persen, meskipun jumlah masyarakat yang datang masih relatif sedikit karena suasana libur.

“Memang masyarakat belum ramai, tapi ASN hampir semuanya masuk,” ujarnya.

Di Disdukcapil dan kantor kecamatan, Plt Bupati menilai pelayanan administrasi dasar berjalan cukup baik dengan tingkat kehadiran pegawai yang hampir penuh.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara kecamatan dan Disdukcapil, termasuk dalam penanganan persoalan kemiskinan ekstrem yang terus dipantau hingga tingkat wilayah.

Sementara itu, saat melakukan sidak ke puskesmas, Plt Bupati Asep menekankan agar pelayanan kesehatan tidak berhenti hanya karena batasan jam operasional.

“Jangan sampai puskesmas tutup jam tiga atau jam empat sore, lalu ada pasien yang tidak terlayani dan akhirnya menumpuk di rumah sakit,” ujarnya.

Ia mendorong setiap puskesmas memiliki minimal satu hingga dua tempat tidur serta tenaga paramedis yang siaga, dengan dokter yang dapat dihubungi secara on call.

Menurutnya, layanan dasar tersebut dapat didukung melalui dana kapitasi.

“Minimal pasien bisa dilayani terlebih dahulu di puskesmas. Tidak harus langsung ke rumah sakit. Kalau rumah sakit penuh, masyarakat yang kasihan,” katanya.

Kebijakan tersebut, lanjutnya, diupayakan dapat diterapkan di seluruh puskesmas di Kabupaten Bekasi, meskipun disadari akan membutuhkan penyesuaian di lapangan.

Lebih jauh, Plt Bupati Asep menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi pelayanan dasar, mulai dari kesehatan gratis, pendidikan gratis, hingga hunian yang layak.

“Saat ini saya fokus merapikan kebijakan dan dinas-dinas terlebih dahulu. Setelah itu, saya akan turun langsung ke masyarakat untuk memastikan kebijakan benar-benar dirasakan,” ujarnya.

Ia juga memastikan sidak akan terus dilakukan secara rutin dan mendadak, bahkan tidak menutup kemungkinan dilakukan pada malam hari.

“Pelayanan publik harus menjadi prioritas. Selama ini MCP kita kurang baik karena pelayanan belum maksimal. Insya Allah ke depan saya akan terus turun langsung, bisa saja jam 10 malam, untuk melihat kondisi riil,” pungkasnya.

  • Penulis: T.T

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Tak Kunjung Usai di Jalan Imam Bonjol Cikarang Barat, Warga Desak Audit Lingkungan

    Banjir Tak Kunjung Usai di Jalan Imam Bonjol Cikarang Barat, Warga Desak Audit Lingkungan

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Keluhan disampaikan oleh warga di Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, lantaran kini wilayah mereka secara rutin disambangi banjir setiap kali hujan turun, terutama di Jalan Imam Bonjol. Keluhan ini disampaikan sejumlah warga yang menilai bahwa banjir bukan semata akibat curah hujan tinggi, melainkan dipicu oleh perubahan tata guna lahan yang […]

  • Perlintasan sebidang Lemahabang kembali diwacanakan dibangun underpass guna mengurangi kemacetan dan risiko kecelakaan di Kabupaten Bekasi.

    Wacana Underpass Lemahabang Kembali Muncul, Pemkab Bekasi Siapkan Lahan dan DED

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Wacana pembangunan underpass di kawasan Lemahabang, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi kembali bergulir. Rencana tersebut kembali mencuat menyusul arahan pemerintah pusat terkait peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang kereta api. Perhatian terhadap perlintasan sebidang meningkat usai insiden kecelakaan kereta api di wilayah Bekasi Timur beberapa waktu lalu. Pemerintah menilai titik perlintasan […]

  • Bapenda Kabupaten Bekasi menginstruksikan jajarannya turun ke lapangan guna mengoptimalkan potensi pajak daerah dan mempercepat pencapaian target Rp3,8 triliun pada 2026.

    Kejar Target Pajak Rp3,8 Triliun, Bapenda Kabupaten Bekasi Turun Langsung Lakukan Pendataan Lapangan

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda Kabupaten Bekasi) menginstruksikan seluruh jajarannya untuk turun langsung ke lapangan guna mengoptimalkan potensi penerimaan pajak daerah pada 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi percepatan pencapaian target pajak daerah yang ditetapkan sebesar Rp3,8 triliun. Pendekatan berbasis pendataan faktual dinilai penting agar penerimaan tidak hanya bergantung pada laporan administratif […]

  • Dapur Umum MBG Wajib Punya Ahli Gizi, BGN Perluas Kualifikasi Tenaga Profesional

    Dapur Umum MBG Wajib Punya Ahli Gizi, BGN Perluas Kualifikasi Tenaga Profesional

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    CIKARANG INFO — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan bahwa keberadaan tenaga ahli gizi adalah syarat mutlak bagi operasional dapur umum dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak bisa berjalan tanpa tiga pilar utama: ahli gizi, akuntan, dan Kepala SPPG. “Tiga pilar utama program Makanan Bergizi Gratis […]

  • Pabrik Sanken di Cikarang Tutup, Ribuan Pekerja Terancam Kehilangan Mata Pencaharian?

    Pabrik Sanken di Cikarang Tutup, Ribuan Pekerja Terancam Kehilangan Mata Pencaharian?

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabar menyedihkan datang dari salah satu pabrik yang ada di MM2100, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Pasalnya, PT Sanken Indonesia, yang merupakan pabrik elektronik dan peralatan rumah tangga pada Juni 2025 mendatang dilaporkan akan menghentikan produksi mereka. “Info yang kami peroleh, line produksi akan dihentikan pada Juni 2025,” ujar Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, […]

  • Diduga Bawa Uang Palsu, Pria Ini Ditangkap Warga Karangsentosa

    Diduga Bawa Uang Palsu, Pria Ini Ditangkap Warga Karangsentosa

    • calendar_month Sen, 14 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang pria dilaporkan telah berhasil diamankan oleh warga usai kedapatan menggunakan uang yang diduga palsu saat berbelanja di sebuah warung di wilayah Kampung Blokang, Desa Karangsentosa, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, pada Minggu malam, 13 April 2025. Menurut keterangan warga setempat, pemilik warung langsung mengenali kejanggalan uang yang digunakan pria tersebut. Rupanya, kejadian […]

expand_less