Detik-detik Menegangkan! Pejalan Kaki Nyaris Tertabrak Kereta Papandayan di Perlintasan Lemah Abang, Diselamatkan PJL Sekejap Sebelum Tabrakan
- account_circle Admin
- calendar_month 15 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Tangkapan layar video memperlihatkan momen petugas jaga lintasan (PJL) menyelamatkan seorang pejalan kaki yang nyaris tertabrak KA Papandayan di JPL 118 Stasiun Lemah Abang, Kabupaten Bekasi.
INFO CIKARANG – Sebuah video yang memperlihatkan detik-detik menegangkan seorang pejalan kaki nyaris tertabrak kereta api viral di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi di perlintasan sebidang JPL 118, kawasan Stasiun Lemah Abang, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pejalan kaki nekat menyeberangi rel meski Kereta Api Papandayan sudah berada dalam jarak yang cukup dekat.
Situasi semakin berbahaya ketika sebuah barang milik pejalan kaki tersebut terjatuh tepat di atas rel.
Bukannya segera menjauh, orang tersebut justru berusaha mengambil barang yang terjatuh meski kereta terus mendekat.
Melihat kondisi tersebut, petugas jaga lintasan (PJL) yang berada di lokasi langsung bereaksi cepat.
Petugas berlari menghampiri dan menarik pejalan kaki tersebut menjauh dari rel beberapa saat sebelum Kereta Api Papandayan melintas dengan kecepatan tinggi.
Berkat kesigapan petugas, pejalan kaki tersebut berhasil selamat dan terhindar dari kecelakaan yang berpotensi merenggut nyawa.
Video tersebut kemudian menuai beragam komentar dari warganet. Banyak yang memberikan apresiasi kepada petugas PJL karena dinilai sigap dan berani mengambil tindakan cepat demi menyelamatkan nyawa seseorang.
Di sisi lain, tidak sedikit warganet yang mengingatkan pentingnya mematuhi aturan keselamatan di perlintasan kereta api.
Masyarakat diimbau untuk tidak menerobos perlintasan ketika sinyal peringatan berbunyi atau saat kereta sudah terlihat mendekat.
Selain itu, jangan pernah berhenti atau mengambil barang yang terjatuh di atas rel karena dapat membahayakan diri sendiri maupun perjalanan kereta api.
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar