Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Perpustakaan Ramah Anak Resmi Dibuka, SDN Wanasari 01 Cibitung Dorong Budaya Literasi dari Guru hingga Siswa

Perpustakaan Ramah Anak Resmi Dibuka, SDN Wanasari 01 Cibitung Dorong Budaya Literasi dari Guru hingga Siswa

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
  • comment 0 komentar
Peresmian perpustakaan ramah anak di SDN Wanasari 01 Cibitung sebagai upaya memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah.

Peresmian perpustakaan ramah anak di SDN Wanasari 01 Cibitung sebagai upaya memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah.

INFO CIKARANG — Suasana berbeda terasa di lingkungan SDN Wanasari 01 Cibitung. Sebuah perpustakaan ramah anak resmi dibuka, jadi langkah baru sekolah dalam membangun budaya literasi.

Peresmian ini bukan sekadar menghadirkan ruang baca yang lebih nyaman, tapi juga bagian dari perubahan cara belajar dimulai dari guru, lalu ke siswa.

Kepala sekolah, Sulistyowati, mengaku perjalanan menuju titik ini tidak instan.

Awalnya, kondisi literasi di sekolah masih cukup menantang. Namun dari situ, ia justru melihat potensi besar dari para guru.

“Yang saya lihat, guru-guru punya kejujuran. Dari situ kita mulai bangun bareng budaya literasi,” ujarnya dikutip Kamis, (16/4/2026).

Dari Guru Menulis, Siswa Ikut Tumbuh

Program literasi di sekolah ini dimulai dari hal sederhana: membiasakan guru untuk menulis.

Mulai dari pengalaman pribadi, perasaan, hingga cita-cita, perlahan berkembang menjadi karya yang bisa dibukukan.

Dampaknya mulai terasa. Tenaga kependidikan yang sebelumnya masih kesulitan membaca, kini mulai percaya diri menulis.

“Ada yang dulu baca masih terbata-bata, sekarang sudah berani bikin tulisan sendiri,” kata Sulistyowati.

Tak hanya itu, siswa juga ikut terdorong aktif. Mereka dibiasakan menyapa dalam berbagai bahasa—Indonesia, Inggris, Arab, hingga Sunda—sebagai bagian dari literasi komunikasi.

Perubahan Nyata di Fasilitas

Pengawas SD Kecamatan Cibitung, Nahrowi, menyebut perubahan yang terjadi di sekolah ini cukup signifikan.

Ia mengingat bagaimana kondisi perpustakaan sebelumnya jauh dari kata layak.

“Dulu bukunya tidak tertata, ruangannya juga sempat bocor. Sekarang sudah jauh lebih baik,” ungkapnya.

Menurutnya, pembangunan perpustakaan ini dilakukan bertahap, mulai dari ruang kosong hingga akhirnya menjadi fasilitas yang nyaman untuk anak-anak.

Tantangan: Jangan Ramai di Awal Saja

Meski sudah berdiri, tantangan berikutnya justru menjaga konsistensi.

Nahrowi mengingatkan, budaya membaca tidak boleh hanya ramai di awal, lalu meredup seiring waktu.

“Tantangannya bagaimana anak-anak tetap mau membaca. Jangan hanya semangat di awal,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung kebiasaan membaca di rumah.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kualitas Udara Kota Bekasi Masuk Kategori Tidak Sehat pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia

    Kualitas Udara Kota Bekasi Masuk Kategori Tidak Sehat pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada Kamis, 5 Juni 2025, ironi menyelimuti Kota Bekasi. Berdasarkan data terbaru dari platform pemantau kualitas udara global, IQAir, wilayah ini sempat mencatat kualitas udara terburuk se-Indonesia pada pukul 11.00 WIB. Meski pada pukul 15.00 WIB posisi Kota Bekasi turun ke peringkat ketiga terburuk […]

  • Batal 6 Februari, Pelantikan Kepala Daerah Non-Sengketa akan Diundur, Ini Alasannya

    Batal 6 Februari, Pelantikan Kepala Daerah Non-Sengketa akan Diundur, Ini Alasannya

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pelantikan kepala daerah hasil Pilkada 2024 yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) yang semula dijadwalkan pada 6 Februari 2025 resmi ditunda. Keputusan ini diambil oleh pemerintah setelah mempertimbangkan putusan sela dari MK yang berkaitan dengan sengketa hasil pilkada. Kenapa Pelantikan Ditunda? Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjelaskan bahwa penundaan ini […]

  • Asep Surya Atmaja saat meninjau pelayanan di RSUD Kabupaten Bekasi.

    RSUD Kabupaten Bekasi Siapkan Ruang Tambahan, Antisipasi Lonjakan Pasien Pasca Lebaran

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi lonjakan pasien dengan menambah kapasitas ruang rawat inap di RSUD Kabupaten Bekasi. Alih-alih membangun gedung baru, solusi yang dipilih adalah mengoptimalkan ruang-ruang yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengungkapkan masih terdapat sejumlah ruangan kosong, […]

  • Dedi Mulyadi sebut UMP–UMSP 2026 ideal meski beda pandangan buruh dan pengusaha

    Dedi Mulyadi Sebut Pemerintah Jabar Berdiri di Tengah Soal UMP dan UMSP 2026

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) 2026 sudah ideal, meski ada perbedaan pandangan antara pengusaha dan buruh. Pengusaha menganggap upah terlalu tinggi, sementara pekerja menilai masih rendah. “Pemerintah harus berada di tengah, akomodatif terhadap kepentingan buruh sekaligus mempertimbangkan dunia usaha agar […]

  • Ilustrasi pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi. Pemkab Bekasi mulai menerapkan sistem pemungutan suara hibrida dengan menghadirkan satu TPS Digital di setiap desa.

    Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi 2026 Terapkan TPS Digital, Pemilih Cukup Scan QR untuk Mencoblos

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Selain tetap mempertahankan metode pencoblosan menggunakan surat suara, pemerintah daerah juga mulai menerapkan sistem pemungutan suara hibrida melalui kehadiran satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) Digital di setiap desa. Kebijakan tersebut diatur dalam Surat Edaran Bupati Bekasi Nomor 100.3.4.2/SE-97/DPMD tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak Masa Bakti 2026–2034 yang menjadi acuan seluruh tahapan Pilkades, […]

  • Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi mencatat puluhan tindakan deportasi terhadap warga negara asing selama triwulan pertama tahun 2026.

    23 WNA Dideportasi dari Bekasi Selama Awal 2026, Imigrasi Perketat Pengawasan Kawasan Industri

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi mencatat sebanyak 23 warga negara asing (WNA) dideportasi selama periode Januari hingga Maret 2026. Data tersebut merupakan hasil pengawasan dan penindakan keimigrasian yang dilakukan jajaran Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) di wilayah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi selama triwulan pertama tahun ini. Kepala Kantor Imigrasi […]

expand_less