Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Buruh Nilai Revisi UMSK 2026 Jawa Barat Langgar Aturan, Desak Dedi Mulyadi Cabut Kebijakan

Buruh Nilai Revisi UMSK 2026 Jawa Barat Langgar Aturan, Desak Dedi Mulyadi Cabut Kebijakan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Buruh menggelar aksi protes menolak revisi UMSK 2026 di Jawa Barat.

Buruh menggelar aksi protes menolak revisi UMSK 2026 di Jawa Barat.

INFO CIKARANG — Buruh menilai kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait revisi Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) 2026 melanggar aturan pengupahan dan mengabaikan rekomendasi kepala daerah.

Revisi tersebut mencakup pemangkasan nilai serta jenis industri di 19 kabupaten dan kota.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyatakan perubahan UMSK dilakukan secara sepihak dan tidak sesuai dengan komitmen Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelum penetapan upah minimum.

“Isu kedua adalah meminta Gubernur Jawa Barat mengembalikan UMSK di 19 kabupaten-kota sesuai surat rekomendasi bupati dan wali kota,” kata Said Iqbal saat ditemui dalam aksi unjuk rasa buruh di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Said mengungkapkan, dalam pertemuan dengan pimpinan serikat buruh pada September 2025, Dedi Mulyadi sempat menyatakan tidak akan mengubah rekomendasi yang diajukan pemerintah kabupaten dan kota.

Namun setelah rekomendasi UMSK disampaikan, justru terjadi pencoretan nilai dan sektor industri.

“Artinya apa? KDM berbohong,” ujar Said.

Ia juga menyoroti sikap gubernur yang dinilai enggan berdialog langsung dengan buruh.

Menurut Said, komunikasi hanya dilakukan melalui sekretaris daerah, sementara keputusan tetap tidak berpihak pada pekerja.

“Yang dikorbankan orang lain, KDM main konten,” ucapnya.

Dari sisi regulasi, Said menegaskan revisi UMSK tersebut bertentangan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan.

Dalam aturan itu, UMSK merupakan hasil rekomendasi Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota dan tidak boleh diubah oleh gubernur.

“Yang boleh diubah gubernur itu UMK, bukan UMSK,” tegas Said.

Selain itu, buruh menilai revisi UMSK 2026 tidak rasional karena jumlah sektor industri yang semula lebih dari 400 dipangkas menjadi kurang dari 100.

Selisih nilai UMSK hasil revisi pun hanya sekitar Rp 3.000 di atas UMK, jauh di bawah rekomendasi awal yang mencapai Rp 25.000 hingga Rp 40.000.

Ketimpangan antarindustri juga menjadi sorotan. Said menyebut upah sektoral industri makanan justru lebih tinggi dibanding industri elektronik berskala besar, yang memunculkan dugaan perlindungan terhadap sektor tertentu.

“Ini menimbulkan dugaan perlindungan terhadap industri tertentu,” kata dia.

Atas dasar itu, KSPI mendesak Gubernur Jawa Barat mencabut revisi UMSK 2026 dan mengembalikannya sesuai rekomendasi bupati dan wali kota.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Harga Mati!” AMPB Pastikan Aksi Warga Pati Tetap Digelar 27 Agustus

    “Harga Mati!” AMPB Pastikan Aksi Warga Pati Tetap Digelar 27 Agustus

    • calendar_month Kam, 27 Agu 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) memastikan rencana aksi penyampaian aspirasi masyarakat Pati tetap digelar pada Kamis, 27 Agustus 2026. Koordinator AMPB, Botok, bahkan menegaskan bahwa pelaksanaan aksi tersebut sudah menjadi keputusan yang tidak akan dibatalkan. Pernyataan itu disampaikan sebagai respons terhadap apa yang dinilai AMPB sebagai minimnya ruang dialog bagi masyarakat untuk […]

  • Geger Penemuan Pria Bersimbah Darah di Bekasi, Polisi Pastikan Korban Kecelakaan Tunggal

    Geger Penemuan Pria Bersimbah Darah di Bekasi, Polisi Pastikan Korban Kecelakaan Tunggal

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang laki-laki yang belum diketahui identitasnya ditemukan tergeletak bersimbah darah di depan gerbang Perumahan Aqila Pratama Residence, Kampung Kempes, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Minggu (15/6/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat pertama kali ditemukan warga, korban mengalami kejang hebat dengan luka berat di kepala, sementara sebuah sepeda motor tergeletak tidak jauh […]

  • Yayasan Global Insan Mulia Tebar Kepedulian di Idul Adha 1447 H, Salurkan Lebih dari 380 Paket Daging Kurban

    Yayasan Global Insan Mulia Tebar Kepedulian di Idul Adha 1447 H, Salurkan Lebih dari 380 Paket Daging Kurban

    • calendar_month Sab, 30 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang digelar Yayasan Global Insan Mulia. Kegiatan penyembelihan hewan kurban berlangsung pada 28 Mei 2026 di halaman Masjid Muhammad Al Fatih dengan melibatkan seluruh unit di bawah naungan yayasan, mulai dari SMP IT Global Mulia, SMK Global Mulia, STEBI […]

  • Kuasa hukum Koperasi Karyawan PT Epson Indonesia memberikan keterangan terkait laporan dugaan penggelapan dana koperasi sekitar Rp3 miliar di Polres Metro Bekasi. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan

    Kisruh PT Epson Makin Memanas, Dugaan Penggelapan Dana Koperasi Rp3 Miliar Berujung Laporan Polisi dan Saling Serang

    • calendar_month Kam, 16 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Perseteruan yang melibatkan manajemen, koperasi, dan serikat pekerja di PT Epson Indonesia kembali memanas. Setelah sebelumnya diwarnai polemik hubungan industrial dan dugaan pemberangusan serikat pekerja (union busting), kini muncul laporan dugaan penggelapan dana koperasi senilai sekitar Rp3 miliar yang tengah ditangani aparat kepolisian. Pengurus Koperasi Karyawan PT Epson Indonesia secara resmi melaporkan […]

  • Petugas Polsek Cikarang Barat menunjukkan barang bukti dalam kasus pembunuhan Faisal Anwar alias Kodok. Polisi memastikan pelaku telah ditangkap, sementara perempuan bernama Mondi hanya berstatus sebagai saksi.

    Terungkap! Polisi Sebut Pembunuhan Anak Punk di Cikarang Barat Dipicu Dendam, Mondi Dipastikan Hanya Saksi

    • calendar_month Ming, 12 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus pembunuhan yang menewaskan seorang anak punk, Faisal Anwar alias Kodok (31), di Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, akhirnya menemui titik terang. Polisi berhasil mengungkap motif di balik aksi penusukan tersebut sekaligus meluruskan informasi yang beredar di media sosial mengenai keterlibatan seorang perempuan bernama Mondi. Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, AKP Engkus […]

  • Cara Mudah Melindungi Akun WhatsApp dari Hacker

    Cara Mudah Melindungi Akun WhatsApp dari Hacker

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    infocikarang.id – Kіnі hасkеr mulаі menyasar sejumlah аkun WhаtѕAрр. Hасkеr tеrѕеbut mеrеtаѕ akun WhаtѕAрр dеngаn tujuan untuk dіѕаlаhkаn gunаkаn, mіѕаlnуа mеnірu kоntаk-kоntаk уаng tеrраut dеngаn аkun WhatsApp kоrbаn. Pаrа hасkеr tersebut mеngіnсаr aplikasi WhаtѕAрр kаrеnа ѕеbаgіаn besar mаѕуаrаkаt ѕеkаrаng mеnggunаkаn арlіkаѕі tersebut. Mеnurut dаtа dаrі Google Play Stоrе, арlіkаѕі WhatsApp ini tеlаh didownload ѕеkіtаr 5 […]

expand_less