Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Lulusan S2 dan S3 Ramai-ramai Putus Asa Cari Kerja, LPEM UI Ungkap Penyebabnya

Lulusan S2 dan S3 Ramai-ramai Putus Asa Cari Kerja, LPEM UI Ungkap Penyebabnya

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Studi LPEM FEB UI mengungkap fenomena lulusan S2 dan S3 yang memilih berhenti mencari kerja akibat ketatnya pasar tenaga kerja.

Studi LPEM FEB UI mengungkap fenomena lulusan S2 dan S3 yang memilih berhenti mencari kerja akibat ketatnya pasar tenaga kerja.

INFO CIKARANG – Fenomena meningkatnya keputusasaan di pasar kerja Indonesia kini tak hanya dialami lulusan berpendidikan rendah.

Laporan terbaru Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) mengungkap bahwa pencari kerja berpendidikan tinggi, termasuk lulusan strata dua (S2) dan strata tiga (S3), justru semakin banyak yang berhenti mencari pekerjaan.

Dalam riset bertajuk Membaca Sinyal Putus Asa di Pasar Kerja Indonesia edisi November 2025, LPEM FEB UI mencatat sekitar 6.000 penganggur usia produktif memilih keluar dari pasar kerja.

Mayoritas dari kelompok tersebut merupakan lulusan pascasarjana yang mengalami kesulitan menembus dunia kerja.

LPEM FEB UI menjelaskan, lulusan berpendidikan tinggi menghadapi berbagai hambatan struktural.

Mulai dari tawaran upah yang dinilai tidak sebanding dengan tingkat pendidikan, ketidaksesuaian antara keahlian akademik dan kebutuhan industri, hingga diskriminasi usia bagi lulusan yang memasuki pasar kerja di usia relatif lebih matang.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pendidikan tinggi tidak selalu menjamin mobilitas sosial dan akses kerja yang lebih baik.

Ketika ekspektasi tersebut tidak terpenuhi, keputusasaan justru muncul di kalangan pencari kerja berpendidikan tinggi.

Secara keseluruhan, LPEM FEB UI mencatat jumlah penganggur lulusan perguruan tinggi mencapai sekitar 45.000 orang untuk jenjang S1 dan lebih dari 6.000 orang untuk lulusan S2 dan S3.

Angka ini dinilai menjadi sinyal serius adanya tekanan pada struktur dan daya serap pasar tenaga kerja nasional.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Buruh Geruduk PT Multistrada di Cikarang, Tolak PHK Sepihak 280 Pekerja

    Ratusan Buruh Geruduk PT Multistrada di Cikarang, Tolak PHK Sepihak 280 Pekerja

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Gelombang perlawanan buruh terus membesar menyusul tindakan PHK sepihak terhadap 280 pekerja yang dilakukan oleh manajemen PT Multistrada Arah Sarana Tbk, perusahaan produsen ban yang berlokasi di Jalan Raya Lemah Abang Km 58, Karangsari, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kebijakan tersebut dinilai melanggar Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang masih berlaku, karena […]

  • Ribuan Warga Mengungsi, Hujan Deras dan Drainase Buruk Jadi Pemicu Banjir

    Ribuan Warga Mengungsi, Hujan Deras dan Drainase Buruk Jadi Pemicu Banjir

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Setelah hujan deras yang semalaman mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi, banjir pun dilaporkan terjadi pada Selasa, 8 Juli 2025. Curah hujan tinggi dan aliran sungai yang meluap menyebabkan genangan air meluas ke permukiman warga di berbagai titik. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat sebanyak 23 desa di 15 kecamatan […]

  • KSPI mendorong subsidi Rp200.000 per bulan bagi buruh dengan upah minimum di Jakarta.

    KSPI Usul Pemprov DKI Beri Subsidi Upah Rp200 Ribu per Bulan untuk Buruh

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengusulkan agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan subsidi upah sebesar Rp200.000 per bulan kepada buruh penerima upah minimum. Usulan ini disampaikan sebagai respons atas kebijakan insentif Pemprov DKI yang dinilai belum menyentuh kebutuhan utama pekerja. Presiden KSPI Said Iqbal menilai, skema insentif yang ditawarkan Pemprov DKI di […]

  • Terjadi Kecelakaan di Rengas Bandung, Bekasi: Jalan Rusak Jadi Biang Kerok?

    Terjadi Kecelakaan di Rengas Bandung, Bekasi: Jalan Rusak Jadi Biang Kerok?

    • calendar_month Rab, 12 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Pantura, Rengas Bandung, Bekasi, tepat di depan PT Bulog, pada Selasa malam (11/2/2025) sekitar pukul 19.45 WIB. Korban mengalami luka-luka, namun hingga saat ini identitasnya belum diketahui. Polisi dari unit laka lantas sudah berada di lokasi untuk menangani kejadian ini. Seorang saksi mata yang […]

  • Empat calon Komisaris Independen BPRS Patriot Bekasi lolos seleksi administrasi dan masuk tahap uji kelayakan.

    Empat Calon Komisaris Independen BPRS Patriot Bekasi Lolos Seleksi, Isu Tata Kelola kembali Disorot

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Empat nama calon Komisaris Independen PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Patriot Bekasi resmi melangkah ke tahap uji kelayakan dan kepatutan setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi. Namun di balik proses rekrutmen ini, kembali mengemuka sejumlah catatan penting terkait tata kelola, profesionalisme, serta kebutuhan memperkuat peran pengawasan di BUMD perbankan milik Pemerintah Kota […]

  • Truk sampah DLH Kota Bekasi tergelincir di Simpang Pekayon.

    Truk Sampah DLH Kota Bekasi Terguling di Depan Pakuwon Mall, Sopir Luka-luka

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mengalami kecelakaan tunggal di depan Pakuwon Mall, Simpang Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan, Jumat (2/1/2025). Insiden tersebut menyebabkan sopir truk mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis. Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, menjelaskan bahwa kendaraan yang terguling merupakan armada UPTD Bekasi Utara […]

expand_less