Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Kejar Target Pajak Rp3,8 Triliun, Bapenda Kabupaten Bekasi Turun Langsung Lakukan Pendataan Lapangan

Kejar Target Pajak Rp3,8 Triliun, Bapenda Kabupaten Bekasi Turun Langsung Lakukan Pendataan Lapangan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
  • comment 0 komentar
Bapenda Kabupaten Bekasi menginstruksikan jajarannya turun ke lapangan guna mengoptimalkan potensi pajak daerah dan mempercepat pencapaian target Rp3,8 triliun pada 2026.

Bapenda Kabupaten Bekasi menginstruksikan jajarannya turun ke lapangan guna mengoptimalkan potensi pajak daerah dan mempercepat pencapaian target Rp3,8 triliun pada 2026.

INFO CIKARANG — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda Kabupaten Bekasi) menginstruksikan seluruh jajarannya untuk turun langsung ke lapangan guna mengoptimalkan potensi penerimaan pajak daerah pada 2026.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi percepatan pencapaian target pajak daerah yang ditetapkan sebesar Rp3,8 triliun.

Pendekatan berbasis pendataan faktual dinilai penting agar penerimaan tidak hanya bergantung pada laporan administratif semata.

Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, menegaskan bahwa optimalisasi pajak harus ditopang oleh data riil di lapangan agar potensi yang ada dapat tergarap secara maksimal.

“Optimalisasi penerimaan pajak tidak bisa hanya mengandalkan data administrasi. Kami instruksikan jajaran untuk aktif turun ke lapangan guna memastikan kondisi dan potensi pajak sesuai fakta,” ujar Iwan dalam keterangannya dikutip dari Radar Bekasi, Sabtu (28/2/2026).

Berdasarkan data Bapenda, hingga 25 Februari 2026 realisasi penerimaan pajak daerah tercatat sebesar Rp318.945.457.621 atau sekitar 8,36 persen dari total target tahunan.

Capaian tersebut menjadi bahan evaluasi internal agar kinerja penerimaan pada triwulan berikutnya dapat lebih optimal dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Menurut Iwan, pendataan langsung menjadi kunci untuk memperluas basis pajak sekaligus memperbarui data objek dan subjek pajak yang selama ini belum sepenuhnya terakomodasi.

“Pendataan ini bukan semata mencari tambahan pajak, tapi memastikan seluruh potensi yang ada sudah tercatat dan teradministrasi dengan benar,” jelasnya.

Instruksi turun ke lapangan mencakup sejumlah aspek, mulai dari identifikasi potensi pajak yang belum tergarap, pembaruan data wajib pajak, hingga verifikasi kondisi riil objek pajak di lapangan.

Pendekatan tersebut dinilai penting untuk mencegah selisih data antara laporan administratif dengan kondisi aktual, sekaligus meningkatkan validitas basis penerimaan pajak daerah.

Selain pendataan, pengawasan langsung juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Petugas di lapangan diharapkan tidak hanya melakukan pencatatan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha mengenai pentingnya membayar pajak secara tepat waktu.

Iwan menambahkan, seluruh proses pembayaran pajak daerah di Kabupaten Bekasi kini telah dilakukan secara nontunai melalui transfer langsung ke kas daerah.

Sistem tersebut diterapkan untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas, sekaligus meminimalkan potensi kebocoran penerimaan pajak.

“Kami maksimalkan pengelolaan pajak secara transparan. Pajak daerah menentukan kemampuan keuangan daerah dalam merealisasikan program pembangunan,” tegasnya.

Menurutnya, perluasan basis pajak tidak selalu berarti menaikkan tarif. Yang lebih penting adalah memastikan seluruh potensi pajak telah terdata secara akurat sehingga perencanaan target penerimaan dapat dilakukan secara lebih realistis dan terukur.

Dengan kombinasi pendataan faktual, pengawasan langsung, serta sistem pembayaran yang transparan, Bapenda Kabupaten Bekasi optimistis penerimaan pajak daerah dapat meningkat secara signifikan dan berkelanjutan.

“Dengan data yang valid dan kerja lapangan yang konsisten, target penerimaan pajak bisa dicapai tanpa membebani masyarakat secara berlebihan,” pungkas Iwan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kereta Baru untuk KRL Bogor dan Cikarang Line! Kapan Bisa Dipakai?

    Kereta Baru untuk KRL Bogor dan Cikarang Line! Kapan Bisa Dipakai?

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabar gembira buat pengguna KRL Commuter Line! PT KAI Commuter Indonesia (KCI) resmi mendatangkan kereta baru dari CCRC Qingdao Sifang, yang terdiri dari 1 trainset atau 12 unit kereta. Nantinya, rangkaian ini akan beroperasi di Bogor Line dan Cikarang Line, dua jalur dengan jumlah penumpang tertinggi di Jabodetabek. Meskipun kereta baru sudah […]

  • Wuling Eksion, mobil SUV rakitan Cikarang yang siap diekspor ke pasar internasional.

    Wuling Motors Ekspor Eksion Buatan Cikarang ke Brunei Darussalam Bulan Depan

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Produsen otomotif Wuling Motors bersiap mengekspor mobil listrik terbarunya, Wuling Eksion, ke pasar internasional. Unit yang diproduksi di pabrik Cikarang, Jawa Barat itu dijadwalkan mulai dikirim ke luar negeri pada bulan depan. Negara pertama yang menjadi tujuan ekspor adalah Brunei Darussalam. Pemilihan negara tersebut dinilai strategis, mengingat Wuling sebelumnya telah lebih dulu […]

  • Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menegaskan layanan kesehatan wajib diberikan tanpa melihat kepesertaan BPJS.

    Plt Bupati Bekasi Imbau Rumah Sakit Tetap Layani Pasien Meski Tanpa BPJS

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, menegaskan seluruh rumah sakit di wilayah Kabupaten Bekasi dilarang menolak pasien hanya karena tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau kepesertaan BPJS Kesehatan. Ia meminta seluruh fasilitas layanan kesehatan mengedepankan prinsip kemanusiaan dalam memberikan pelayanan. Penegasan tersebut disampaikan Asep Surya Atmaja saat meresmikan […]

  • Ilustrasi dugaan korupsi. Aparat penegak hukum tengah menyelidiki dugaan penyimpangan anggaran yang diduga melibatkan seorang ASN di Kabupaten Bandung Barat dengan nilai kerugian negara mencapai Rp1,5 miliar.

    Diduga Korupsi Rp1,5 Miliar, ASN Bandung Barat Diselidiki Aparat Penegak Hukum, Pemkab Hormati Proses Hukum

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menjadi sorotan publik. Kasus tersebut diduga menimbulkan kerugian negara sekitar Rp1,5 miliar dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan oleh aparat penegak hukum. Informasi yang beredar menyebutkan dugaan penyimpangan tersebut terjadi dalam pengelolaan anggaran pada […]

  • Tanah Bergerak Ancam Permukiman Warga di Cikarang Pusat, Empat Rumah Dalam Kondisi Kritis

    Tanah Bergerak Ancam Permukiman Warga di Cikarang Pusat, Empat Rumah Dalam Kondisi Kritis

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Empat unit rumah warga di Kampung Tembong Gunung, RT 011 RW 006, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, berada dalam kondisi sangat mengkhawatirkan akibat pergerakan tanah yang kian intensif. Fenomena ini terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras secara terus-menerus selama beberapa bulan, yang menyebabkan tanah mengalami penurunan hingga dua meter. […]

  • Petugas kepolisian melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan jasad seorang pria di dalam kontrakan di Kampung Kandang Roda, Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu malam.

    Warga Cikarang Selatan Digegerkan Penemuan Pria Meninggal di Dalam Kontrakan, Sempat Dikeluhkan Sering Sakit

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kampung Kandang Roda, Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, dibuat geger dengan penemuan jasad seorang pria di dalam kamar kontrakannya pada Minggu (31/5/2026) malam. Korban diketahui berinisial DR (25), warga Kabupaten Bandung. Jasad korban ditemukan setelah warga mencium aroma tidak sedap yang berasal dari kontrakan yang ditempatinya. Kapolsek Cikarang Selatan […]

expand_less