Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Demi Infrastruktur Mulus, Pemkab Bekasi Ajukan Perubahan Anggaran Darurat

Demi Infrastruktur Mulus, Pemkab Bekasi Ajukan Perubahan Anggaran Darurat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
  • comment 0 komentar
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat memberikan keterangan terkait percepatan perbaikan infrastruktur pascabanjir.

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat memberikan keterangan terkait percepatan perbaikan infrastruktur pascabanjir.

INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi mengajukan izin perubahan perencanaan anggaran kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) guna mempercepat penanganan infrastruktur yang rusak akibat banjir di sejumlah wilayah.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengatakan banjir telah berdampak pada kerusakan jalan, jembatan, serta sistem drainase.

Kerusakan tersebut belum tercantum dalam perencanaan anggaran sebelumnya sehingga memerlukan persetujuan pemerintah pusat.

“Karena ada perubahan perencanaan anggaran, kami harus mengajukan izin ke Kemendagri. Apalagi status saya masih Plt Bupati, sehingga seluruh proses harus sesuai prosedur,” ujar Asep dalam keterangannya dikutip Selasa, (24/2/2026).

Ia menjelaskan, Pemkab Bekasi telah menggelar dua kali rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk membahas kebutuhan mendesak pascabanjir.

Prioritas utama diarahkan pada perbaikan jalan berlubang yang menjadi jalur vital aktivitas dan mobilitas warga.

Percepatan perbaikan infrastruktur dinilai semakin mendesak mengingat Kabupaten Bekasi merupakan salah satu jalur utama arus mudik menjelang Idulfitri.

Kondisi jalan yang rusak dikhawatirkan dapat mengganggu kelancaran lalu lintas sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan.

“Kami fokus mempercepat perbaikan jalan, terutama karena jalur di Kabupaten Bekasi menjadi akses penting bagi pemudik,” tegasnya.

Dalam dua hari ke depan, dinas teknis diminta menyusun daftar kegiatan prioritas yang harus segera direalisasikan.

Surat permohonan perubahan anggaran direncanakan dikirim ke Kemendagri pada awal pekan ini.

Asep berharap persetujuan tersebut dapat segera turun agar proses pemulihan infrastruktur berjalan cepat dan aktivitas masyarakat kembali normal.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Aria Dwi Nugraha, menegaskan percepatan pembangunan pascabanjir merupakan kebutuhan mendesak.

Menurutnya, banjir telah memicu kekhawatiran warga setiap kali hujan turun, khususnya di wilayah rawan genangan.

Selain pergeseran anggaran penanganan darurat, DPRD juga mendorong TAPD agar lebih agresif menggali sumber pendapatan daerah melalui pajak dan retribusi guna menopang kebutuhan anggaran pemulihan infrastruktur.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tumpukan sampah di TPA Burangkeng yang direncanakan akan diolah menjadi bahan bakar RDF.

    Gunungan Sampah di TPA Burangkeng Bakal Diolah Jadi RDF, Solusi Baru Persoalan Sampah Bekasi

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Gunungan sampah di TPA Burangkeng, Kabupaten Bekasi, direncanakan akan diolah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), yaitu bahan bakar alternatif ramah lingkungan hasil pengolahan sampah padat. Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan overkapasitas yang telah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Sampah Diolah Jadi Bahan Bakar RDF sendiri merupakan hasil […]

  • Sengketa Tanah di Bekasi: SHM Sah tapi Warga Terancam Kehilangan Rumah

    Sengketa Tanah di Bekasi: SHM Sah tapi Warga Terancam Kehilangan Rumah

    • calendar_month Sab, 1 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus sengketa tanah kembali mengguncang Kabupaten Bekasi. Kali ini, konflik kepemilikan tanah seluas 36.030 m² mencuat dan menuai banyak perhatian, terutama di media sosial. Banyak netizen berspekulasi bahwa kasus ini melibatkan mafia tanah besar yang bermain di balik layar. Informasi mengenai sengketa ini pertama kali muncul melalui sebuah pengumuman yang beredar di […]

  • Kondisi rumah warga yang mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem dan angin puting beliung di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi.

    BPBD Kabupaten Bekasi Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem Usai Puting Beliung Terjang Cikarang

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan. Imbauan ini disampaikan menyusul peristiwa angin puting beliung yang menerjang dua desa di wilayah Cikarang pada Selasa (31/03/2026) sore. BPBD Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Kepala Bidang Kedaruratan […]

  • Buruh Kabupaten Bekasi Siap Mogok Daerah, UMK 2025 Masih Jadi Polemik

    Buruh Kabupaten Bekasi Siap Mogok Daerah, UMK 2025 Masih Jadi Polemik

    • calendar_month Kam, 12 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFOCIKARANG – Rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Bekasi terkait penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) 2025 hingga kini masih menemui jalan buntu. Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM) menyatakan kekecewaannya terhadap lambatnya keputusan tersebut dan menuntut penetapan upah berdasarkan Putusan MK Nomor 168/PUU/XXI/2023 serta Permenaker Nomor 16/2024. Mujito, anggota Dewan Pengupahan unsur […]

  • Usai diperiksa KPK, Ade Kuswara Kunang titip pesan ke Gubernur Jabar.

    Pesan Singkat Ade Kuswara untuk Dedi Mulyadi Usai Diperiksa KPK

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang menitipkan pesan singkat kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Ade tampak mengenakan rompi tahanan KPK dan enggan memberikan penjelasan terkait materi pemeriksaan yang baru saja dijalaninya. Ketika ditanya mengenai kondisi […]

  • Petugas Polsek Setu membantu perempuan asal Pemalang yang diduga menjadi korban penipuan lowongan kerja setelah ditelantarkan di Bekasi tanpa bekal dan telepon genggam.

    Nekat Merantau ke Setu Bekasi Demi Kerja, Perempuan Asal Pemalang Malah Ditelantarkan dan Kehilangan HP

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Harapan untuk mendapatkan pekerjaan di Bekasi justru berujung pengalaman pahit bagi seorang perempuan muda asal Pemalang, Jawa Tengah. Perempuan bernama Yuli (25) itu diduga menjadi korban penipuan berkedok tawaran pekerjaan setelah ditelantarkan oleh temannya di wilayah Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Peristiwa tersebut akhirnya mendapat perhatian dari jajaran Polsek Setu yang turun tangan […]

expand_less