Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Harga Bahan Pokok Kerap Naik Jelang Ramadhan, Disdag Bekasi Ungkap Hukum Pasar yang Terjadi Setiap Tahun

Harga Bahan Pokok Kerap Naik Jelang Ramadhan, Disdag Bekasi Ungkap Hukum Pasar yang Terjadi Setiap Tahun

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
  • comment 0 komentar
Aktivitas jual beli di pasar tradisional Kabupaten Bekasi menjelang Ramadhan. Disdag memastikan kenaikan harga di awal puasa merupakan dampak lonjakan permintaan, bukan kelangkaan stok.

Aktivitas jual beli di pasar tradisional Kabupaten Bekasi menjelang Ramadhan. Disdag memastikan kenaikan harga di awal puasa merupakan dampak lonjakan permintaan, bukan kelangkaan stok.

INFO CIKARANG — Kenaikan harga sejumlah bahan pokok setiap memasuki bulan Ramadhan kembali menjadi perhatian masyarakat.

Fenomena yang terjadi hampir setiap tahun ini kerap memicu kekhawatiran, terutama di awal Ramadan ketika aktivitas belanja meningkat tajam.

Namun, Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi menegaskan bahwa lonjakan harga tersebut merupakan fenomena musiman yang terjadi secara alamiah akibat mekanisme hukum pasar, bukan karena kelangkaan barang.

Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting Disdag Kabupaten Bekasi, Helmi Yenti, menjelaskan bahwa peningkatan harga pada komoditas tertentu umumnya dipicu lonjakan permintaan dalam waktu singkat.

“Fenomena ini merupakan hukum pasar yang terjadi secara alamiah. Ketika permintaan meningkat cukup tajam dalam waktu singkat, maka harga akan menyesuaikan. Kondisi seperti ini hampir selalu terjadi setiap tahun saat memasuki Ramadan,” ujar Helmi, dikutip dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Bekasi, Sabtu (28/2/2026).

Menurut Helmi, pada pekan pertama Ramadan, sejumlah komoditas strategis seperti cabai merah, daging sapi, dan daging ayam kerap mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan.

Hal tersebut sejalan dengan meningkatnya konsumsi rumah tangga serta kebutuhan pelaku usaha kuliner musiman.

“Permintaan naik drastis karena konsumsi keluarga meningkat dan banyak pedagang takjil bermunculan. Otomatis kebutuhan bahan baku ikut melonjak,” jelasnya.

Ia mencontohkan harga cabai merah yang sempat menyentuh kisaran Rp90 ribu per kilogram di sejumlah pasar pantauan.

Namun, dalam beberapa hari terakhir, harga mulai berangsur turun ke kisaran Rp50 ribu per kilogram.

“Kemarin harga cabai memang sempat tinggi, tetapi sekarang sudah mulai turun. Artinya, pasokan dan permintaan sudah kembali seimbang,” katanya.

Helmi menegaskan bahwa kenaikan harga saat Ramadan tidak bisa dilepaskan dari pola musiman tahunan.

Setiap tahun, terjadi peningkatan konsumsi signifikan untuk kebutuhan berbuka puasa, sahur, hingga persiapan menjelang Idulfitri.

Pola ini, menurutnya, telah berulang dan menjadi siklus yang dapat diprediksi.

“Yang penting dipahami masyarakat, kenaikan harga tidak selalu berarti barang langka. Selama distribusi lancar dan stok tersedia, harga biasanya akan kembali stabil setelah permintaan mulai normal,” tegas Helmi.

Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi terus melakukan pemantauan rutin di pasar rakyat dan pusat distribusi guna memastikan kondisi pasokan tetap terkendali.

Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan daerah produsen untuk menjaga kesinambungan distribusi bahan pokok.

Selain pengawasan, edukasi kepada masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas pasar. Kepanikan berlebihan justru berpotensi memperburuk situasi karena memicu lonjakan permintaan tambahan.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan berbelanja sesuai kebutuhan. Jangan sampai persepsi kelangkaan justru memicu kenaikan harga yang sebenarnya bisa dihindari,” pungkasnya.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nadiem Makarim unggah surat terbuka lewat kuasa hukum di tengah proses hukum yang berjalan.

    Nadiem Makarim Unggah Surat Terbuka ke Media Sosial Usai Tak Diizinkan Bicara ke Media

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengunggah surat terbuka ke media sosial melalui kuasa hukumnya, menyusul pembatasan haknya untuk menyampaikan keterangan langsung kepada media massa di tengah proses hukum yang sedang dijalani. Surat terbuka tersebut diunggah usai sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang tengah bergulir di […]

  • Kenapa Masih Hujan Meski Sudah Masuk Kemarau? Simak Penjelasan Ahli BMKG

    Kenapa Masih Hujan Meski Sudah Masuk Kemarau? Simak Penjelasan Ahli BMKG

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Meskipun sebagian wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau, hujan justru masih kerap turun di malam hari. Fenomena ini menuai banyak perhatian warganet di platform media sosial seperti X (Twitter), terutama karena kondisi ini terjadi di saat cuaca siang terasa sangat panas. Menurut penjelasan dari BMKG, kondisi ini merupakan karakteristik masa pancaroba atau […]

  • Daftar KIP Kuliah 2025, Dapat Uang Saku hingga Rp 1,4 Juta per Bulan!

    Daftar KIP Kuliah 2025, Dapat Uang Saku hingga Rp 1,4 Juta per Bulan!

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Buat kalian calon mahasiswa yang ingin mendapatkan bantuan sosial Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025, penting untuk segera membuat akun dan mengikuti proses pendaftaran. Program ini bertujuan membantu mahasiswa yang berprestasi tetapi memiliki keterbatasan ekonomi agar tetap bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Dengan KIP Kuliah, penerima bisa mendapatkan bantuan biaya pendidikan […]

  • Sengketa Tanah di Tambun Selatan, Warga Cluster Setia Mekar 2 Menolak Eksekusi

    Sengketa Tanah di Tambun Selatan, Warga Cluster Setia Mekar 2 Menolak Eksekusi

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Tambun Selatan kembali ramai dengan sengketa tanah. Kali ini, eksekusi terjadi di belakang Pasar Rawakalong, tepatnya di Cluster Setia Mekar 2, Jl. Bumi Sani. Kasus ini diduga terkait sertifikat tanah ganda, yang menyebabkan konflik antara warga dan pihak yang mengklaim tanah tersebut. Warga Cluster Setia Mekar 2 dengan tegas menolak eksekusi lahan […]

  • Bikin Geger! Pria Asal Blendung Kedapatan Mengaku TNI, Ternyata Security

    Bikin Geger! Pria Asal Blendung Kedapatan Mengaku TNI, Ternyata Security

    • calendar_month Ming, 19 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah video viral baru-baru ini menunjukkan seorang pria asal Kampung Blendung yang mengaku sebagai anggota TNI. Namun, klaim tersebut ternyata palsu! Pria itu sebenarnya hanya seorang security perumahan di daerah Karawang. Peristiwa ini terjadi di wilayah 06/04 Karawang dan berhasil menarik perhatian banyak orang setelah videonya beredar luas di media sosial. Dalam […]

  • Non ASN Jadi PPPK? Siap-Siap Gaji Lebih Tinggi dari UMK Bekasi

    Non ASN Jadi PPPK? Siap-Siap Gaji Lebih Tinggi dari UMK Bekasi

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Tenaga non ASN kini punya peluang besar memperoleh gaji hingga Rp9 juta setelah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dengan gaji minimal Rp7 juta, angka ini bahkan melampaui UMK tertinggi di Indonesia, yaitu Kota Bekasi, senilai Rp5.690.752. Jabatan yang ditawarkan mencakup Pengelola Umum Operasional dan Operator Layanan Operasional, dengan rentang […]

expand_less