Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Rp176 Miliar THR ASN Bekasi Siap Cair, Jadi Motor Perputaran Ekonomi Jelang Lebaran 1447 Hijriah

Rp176 Miliar THR ASN Bekasi Siap Cair, Jadi Motor Perputaran Ekonomi Jelang Lebaran 1447 Hijriah

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
  • comment 0 komentar
THR ASN Bekasi 2026 senilai Rp176 miliar siap cair menjelang Lebaran 1447 H. Alokasi Rp102 miliar untuk PNS dan Rp74 miliar bagi PPPK.

THR ASN Bekasi 2026 senilai Rp176 miliar siap cair menjelang Lebaran 1447 H. Alokasi Rp102 miliar untuk PNS dan Rp74 miliar bagi PPPK.

INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan kesiapan anggaran tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) dengan total nilai mencapai Rp176 miliar.

Dana tersebut dijadwalkan cair menjelang Lebaran 1447 Hijriah dan diproyeksikan memberi dorongan signifikan terhadap perputaran ekonomi daerah.

Asisten Administrasi Umum III Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Iis Sandra Yanti, menyampaikan bahwa anggaran THR telah dialokasikan dalam APBD Tahun Anggaran berjalan.

Saat ini, pemerintah daerah hanya tinggal menunggu regulasi teknis dari pemerintah pusat sebagai dasar pencairan.

“Ada kami alokasikan untuk PNS dan PPPK. Anggarannya sudah tersedia di APBD dan siap dicairkan sesuai ketentuan,” ujar Iis dalam keterangannya dikutip Kamis (5/3/2026).

Secara rinci, sebanyak 12.056 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Bekasi akan menerima THR dengan total alokasi sekitar Rp102 miliar.

Sementara itu, 13.398 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) mendapatkan alokasi sekitar Rp74 miliar. Dengan komposisi tersebut, lebih dari 25 ribu ASN akan menerima pencairan THR hampir bersamaan.

Menurut Iis, pencadangan anggaran telah direncanakan secara matang sehingga tidak mengganggu program prioritas pembangunan daerah. Seluruh proses administrasi juga akan dijalankan secara tertib dan akuntabel.

“Kami tinggal menunggu regulasi teknis dari pusat sebagai dasar pelaksanaan. Prosesnya akan kami pastikan berjalan transparan dan tepat waktu,” tegasnya.

Dari sisi ekonomi, pencairan THR ASN dalam jumlah besar dinilai berpotensi memberikan efek berganda bagi sektor riil.

Momentum Ramadhan dan Idulfitri kerap diiringi lonjakan belanja kebutuhan pokok, sandang, transportasi, hingga jasa pariwisata lokal.

UMKM, pasar tradisional, pedagang kaki lima, hingga pusat perbelanjaan modern diperkirakan menjadi pihak yang paling merasakan dampak peningkatan daya beli tersebut.

“Perputaran uangnya tentu akan terasa di masyarakat, khususnya menjelang Lebaran,” kata Iis.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Macet pagi di depan SGC Cikarang, proyek saluran air belum juga rampung.

    Pengerjaan Saluran Air Tertunda, Jalan Kapten Sumantri Cikarang Kian Macet Setiap Pagi

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kondisi lalu lintas di Jalan Raya Kapten Sumantri, tepatnya di depan Sentra Grosir Cikarang (SGC), kembali dikeluhkan pengguna jalan. Kemacetan yang hampir setiap pagi terjadi kini semakin parah akibat adanya pengerjaan saluran air yang tak kunjung rampung. Situasi ini terpantau pada Selasa, 6 Januari 2026. Sejak pagi hari, arus kendaraan dari berbagai […]

  • Kasus Ijazah Palsu Masuk Ranah Hukum, Jokowi Lapor Sejumlah Nama ke Polda Metro

    Kasus Ijazah Palsu Masuk Ranah Hukum, Jokowi Lapor Sejumlah Nama ke Polda Metro

    • calendar_month Rab, 30 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kehadiran Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo, di Markas Polda Metro Jaya pada Rabu pagi, sekitar pukul 09.50 WIB, telah dilakukan sebagai bagian dari proses hukum terkait isu yang sedang mencuat mengenai dugaan penggunaan ijazah palsu. Pelaporan tersebut dilakukan melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan dilanjutkan ke Subdirektorat Keamanan Negara (Kamneg) […]

  • Gedung KPK di Jakarta. Penyidik memperpanjang penahanan tiga tersangka kasus korupsi.

    KPK Perpanjang Penahanan Tiga Tersangka Dugaan Suap Ijon Proyek di Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengambil langkah tegas dalam kasus dugaan suap ijon proyek dan penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Penyidik KPK resmi memperpanjang masa penahanan terhadap tiga tersangka, yakni AD, HMK, dan SJ. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa perpanjangan penahanan dilakukan untuk mendukung kelancaran proses penyidikan. “Penyidik […]

  • Pemprov Jabar tetapkan UMP 2026 naik 5,77 persen.

    Resmi! KDM Umumkan UMP Jawa Barat 2026 Resmi Naik 5,77 Persen, Jadi Rp2,31 Juta

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026 mengalami kenaikan sebesar 5,77 persen. Dengan keputusan tersebut, UMP Jawa Barat 2026 ditetapkan sebesar Rp2.317.601, naik Rp126.363 dari UMP 2025 yang berada di angka Rp2.191.238. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam keterangannya kepada media pada […]

  • Saat Semua Pegawai Wajib Hadir, Bupati Bekasi Tak Tampak di Apel Perdana

    Saat Semua Pegawai Wajib Hadir, Bupati Bekasi Tak Tampak di Apel Perdana

    • calendar_month Rab, 9 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Libur Lebaran usai, apel perdana pun akhirnya dilaksanakan, tetapi ketidakhadiran sosok Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang memunculkan tanda tanya. Terlebih setelah Pemkab Bekasi mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk hadir tanpa pengecualian. Apel yang digelar pada Selasa pagi (8/4/2025) di Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat itu akhirnya dipimpin oleh Wakil Bupati […]

  • Pengendara melintas di tengah kondisi cuaca mendung di Kab Bekasi, pemudik diimbau waspada potensi hujan ekstrem saat perjalanan.

    Cuaca Ekstrem Ancam Mudik Lebaran 2026, BPBD Kab Bekasi Minta Pemudik Waspada di Perjalanan

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Menjelang puncak Mudik Lebaran 2026, BPBD Kabupaten Bekasi mengeluarkan peringatan serius terkait potensi cuaca ekstrem yang bisa mengganggu perjalanan para pemudik. Peringatan ini merujuk pada prakiraan dari BMKG yang menyebutkan adanya peluang hujan intensitas tinggi di sejumlah wilayah Indonesia pada pertengahan Maret 2026. Gelombang Kedua Mudik Jadi Titik Rawan Kondisi cuaca ekstrem […]

expand_less