Antisipasi Longsor seperti Bantar Gebang, DLH Purwakarta Pangkas Tinggi Gunungan Sampah
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Ilustrasi aktivitas pengelolaan sampah di TPA Cikolotok, tempat pembuangan akhir milik Pemkab Purwakarta yang ketinggian gunungan sampahnya dijaga untuk mencegah potensi longsor.
INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Purwakarta mulai mengambil langkah antisipasi untuk mencegah potensi longsor sampah seperti yang terjadi di TPST Bantar Gebang.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah menata ulang ketinggian gunungan sampah di TPA Cikolotok agar tetap berada dalam batas aman.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta, Erlan Diansyah, memastikan kondisi tempat pembuangan akhir tersebut saat ini masih aman dari risiko longsor meski curah hujan sedang tinggi.
Menurutnya, pemerintah daerah telah menutup area pembuangan lama seluas sekitar empat hektare sebagai langkah pencegahan.
Lokasi tersebut kemudian digantikan dengan area pembuangan baru yang masih berada di kawasan TPA Cikolotok.
“Dari total luas TPA Cikolotok sekitar 10 hektare, ada 4 hektare yang merupakan TPA lama. Sekarang lokasi pembuangan dipindahkan ke area baru yang masih berada di kawasan yang sama,” ujar Erlan dikutip dari Instagram Purwakarta Update Selasa, (10/3/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan lokasi pembuangan baru dilakukan secara bertahap.
Hingga saat ini, baru sekitar satu hektare area yang sudah difungsikan untuk menampung sampah.
Selain memindahkan lokasi pembuangan, DLH Purwakarta juga mengatur ketinggian gunungan sampah agar tidak terlalu tinggi.
Erlan mengatakan, petugas secara rutin meratakan tumpukan sampah menggunakan alat berat supaya tidak menimbulkan tekanan berlebih yang berpotensi menyebabkan longsor.
“Gunungan sampah terus dirapikan. Tingginya dijaga antara dua hingga empat meter dari permukaan jalan, jadi tidak sampai puluhan meter,” jelasnya.
Untuk memastikan stabilitas tumpukan sampah, DLH juga menurunkan alat berat jenis bulldozer yang bertugas meratakan dan menurunkan ketinggian gunungan hingga sekitar dua meter.
Sampah Masuk Capai 160 Ton per Hari
Di sisi lain, aktivitas pengelolaan sampah di TPA Cikolotok masih berjalan seperti biasa.
Setiap hari, tempat pembuangan akhir tersebut menerima sekitar 160 ton sampah dari berbagai wilayah di Kabupaten Purwakarta.
Di area tersebut juga terdapat aktivitas pemulung yang memanfaatkan sampah bernilai ekonomi untuk didaur ulang.
Pemerintah daerah memastikan kapasitas lahan pembuangan saat ini masih mencukupi untuk menampung sampah yang masuk setiap harinya.
Langkah penataan ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar insiden longsor sampah yang terjadi di TPST Bantargebang tidak terulang di wilayah Purwakarta.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar