Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Longsor Bantar Gebang Menelan Korban, Dedi Mulyadi Minta Sistem Pengelolaan Sampah Dievaluasi

Longsor Bantar Gebang Menelan Korban, Dedi Mulyadi Minta Sistem Pengelolaan Sampah Dievaluasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
  • comment 0 komentar
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti sistem pengelolaan sampah usai longsor gunungan sampah di TPST Bantar Gebang Bekasi yang menewaskan empat orang.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti sistem pengelolaan sampah usai longsor gunungan sampah di TPST Bantar Gebang.

INFO CIKARANG — Tragedi longsor gunungan sampah di TPST Bantar Gebang kembali memicu sorotan terhadap sistem pengelolaan sampah di kawasan tersebut.

Menanggapi kejadian tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan belasungkawa kepada para korban serta keluarga yang ditinggalkan.

“Ada berita duka yang perlu saya sampaikan. Telah terjadi longsor di TPA Bantar Gebang, Kota Bekasi. TPA ini merupakan tempat pembuangan sampah warga Jakarta yang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta,” ujar Dedi dalam keterangannya dikutip Selasa, (10/3/2026).

Dedi berharap para korban yang meninggal mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan dan proses pencarian terhadap korban lainnya dapat segera membuahkan hasil.

“Semoga yang meninggal dunia diterima iman dan Islamnya, diampuni segala dosanya, dan mendapat tempat yang mulia di sisi Allah Subhanahu wa ta’ala,” kata Dedi.

Selain menyampaikan duka cita, Dedi menekankan pentingnya evaluasi terhadap sistem pengelolaan tempat pembuangan sampah agar tragedi serupa tidak terulang di kemudian hari.

Menurutnya, peristiwa longsor tersebut harus menjadi pengingat bahwa pengelolaan sampah membutuhkan pengawasan dan sistem yang lebih baik.

“Jadikan musibah ini sebagai pembelajaran bagi kita agar senantiasa waspada, karena peristiwa musibah sering kali terjadi tanpa diduga,” ujarnya.

Gunungan Sampah Setinggi 50 Meter Longsor

Peristiwa longsor terjadi di Zona IV TPST Bantargebang sekitar pukul 14.30 WIB.

Gunungan sampah setinggi kurang lebih 50 meter dilaporkan runtuh dan menimbun sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi.

TPST Bantargebang sendiri merupakan tempat pembuangan sampah terbesar yang menampung limbah rumah tangga dari wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Tragedi longsor di kawasan tersebut bukan kali pertama terjadi. Pada tahun 2003, longsor gunungan sampah pernah menimpa permukiman warga di sekitar lokasi.

Sementara pada 2006, runtuhnya zona penampungan sampah juga sempat menimbulkan korban jiwa dan menimbun puluhan pemulung.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dedi Mulyadi angkat bicara soal video viral dugaan intimidasi di Garut.

    Begini Respon Dedi Mulyadi soal Video Viral Keluarga Kades di Garut Intimidasi Warga

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya buka suara terkait video viral yang memperlihatkan dugaan intimidasi dan kekerasan yang dilakukan keluarga seorang kepala desa terhadap warga di Kabupaten Garut. Peristiwa tersebut ramai diperbincangkan publik setelah videonya beredar luas di media sosial. Kejadian itu diketahui berlangsung di Kampung Babakangadoh RT 01 RW 06, Desa […]

  • Sebut Dedi Mulyadi Otoriter dalam Penertiban Bangunan Liar, Kades Srijaya Minta Maaf

    Sebut Dedi Mulyadi Otoriter dalam Penertiban Bangunan Liar, Kades Srijaya Minta Maaf

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kepala Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Canih Hermansyah, akhirnya meminta maaf kepada Gubernur Dedi Mulyadi setelah sebelumnya menyebut tindakan penertiban bangunan liar di Bantaran Kali Sepak sebagai tindakan otoriter. Permintaan maaf ini disampaikannya pada 15 Maret 2025, usai mengetahui bahwa gubernur akan memberikan ganti rugi kepada warga yang terdampak. Dalam video yang […]

  • Putra Daerah Setop Proyek Sekolah di Cabang Bungin, Klaim Lahan Jadi Hak Milik

    Putra Daerah Setop Proyek Sekolah di Cabang Bungin, Klaim Lahan Jadi Hak Milik

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah video viral, menampilkan aksi dari sekelompok warga yang mengaku sebagai perwakilan Karang Taruna menghentikan proyek pembangunan pagar di SDN 01 Sukalaksana, Desa Sukalaksana, Kecamatan Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi. Insiden ini terjadi pada Kamis, 17 April 2025, dan langsung menuai sorotan publik. Dalam video yang tersebar, tampak beberapa orang mendatangi lokasi proyek […]

  • Ilustrasi aktivitas pengelolaan sampah di TPA Cikolotok, tempat pembuangan akhir milik Pemkab Purwakarta yang ketinggian gunungan sampahnya dijaga untuk mencegah potensi longsor.

    Antisipasi Longsor seperti Bantar Gebang, DLH Purwakarta Pangkas Tinggi Gunungan Sampah

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Purwakarta mulai mengambil langkah antisipasi untuk mencegah potensi longsor sampah seperti yang terjadi di TPST Bantar Gebang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menata ulang ketinggian gunungan sampah di TPA Cikolotok agar tetap berada dalam batas aman. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta, Erlan Diansyah, memastikan kondisi tempat pembuangan akhir […]

  • Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja meninjau lokasi banjir di Cikarang Utara.

    Plt Bupati Bekasi Turun Langsung Tinjau Banjir di Cikarang Utara, Pastikan Warga Tertangani

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja turun langsung meninjau lokasi banjir di Kampung Kali Ulu, Kecamatan Cikarang Utara. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi warga terdampak serta menjamin kebutuhan dasar mereka terpenuhi. Dalam peninjauan tersebut, Asep didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis dan Camat Cikarang Utara Enop Can. Ia […]

  • 86,4 Ton Bawang Bombai Impor Belanda Dimusnahkan di Setu, Ada Parasit Berbahaya!

    86,4 Ton Bawang Bombai Impor Belanda Dimusnahkan di Setu, Ada Parasit Berbahaya!

    • calendar_month Sab, 1 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebanyak 86,4 ton bawang bombai impor dari Belanda dimusnahkan oleh Badan Karantina Indonesia (Barantin) karena tercemar parasit cacing gelang (nematoda aphelenchoides fragariae). Proses pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar menggunakan mesin insinerator di Setu, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (28/2/2025). Pemusnahan ini dilakukan setelah bawang bombai yang masuk melalui Pelabuhan Tanjung Priok pada 5 […]

expand_less