Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemkab Bekasi Turunkan Perangkat Daerah Dukung Operasi Ketupat Jaya

Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemkab Bekasi Turunkan Perangkat Daerah Dukung Operasi Ketupat Jaya

  • account_circle T.T
  • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
  • comment 0 komentar
Pemkab Bekasi menurunkan berbagai perangkat daerah untuk mendukung Operasi Ketupat Jaya 2026 guna mengamankan arus mudik dan balik Lebaran di jalur strategis Kabupaten Bekasi.

Pemkab Bekasi menurunkan berbagai perangkat daerah untuk mendukung Operasi Ketupat Jaya 2026 guna mengamankan arus mudik dan balik Lebaran di jalur strategis Kabupaten Bekasi.

INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 dengan menurunkan sejumlah perangkat daerah untuk mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang dihadiri Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama unsur Forkopimda.

Rapat tersebut diikuti unsur TNI, Polri, serta berbagai perangkat daerah guna memastikan kesiapan pengamanan jalur mudik yang melintasi wilayah Kabupaten Bekasi.

Jalur Strategis Mudik Lebaran

Dalam kesempatan itu, Asep Surya Atmaja menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor karena Kabupaten Bekasi menjadi salah satu jalur strategis yang dilalui pemudik.

Menurutnya, wilayah ini merupakan daerah penyangga ibu kota sekaligus kawasan industri terbesar di Asia Tenggara yang dilintasi jalur utama mudik.

“Kabupaten Bekasi merupakan penyangga ibu kota dan kawasan industri terbesar di Asia Tenggara dengan sekitar 7.800 perusahaan. Wilayah ini juga dilintasi jalan nasional serta Tol Jakarta–Cikampek, sehingga koordinasi lintas sektor sangat penting agar arus mudik tetap aman dan lancar,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan jumlah penduduk Kabupaten Bekasi mencapai sekitar 3,4 juta jiwa, dengan mayoritas merupakan pendatang.

Kondisi tersebut membuat banyak kawasan perumahan kosong saat musim mudik.

Karena itu, pengamanan lingkungan juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026.

Dishub Atur Lalu Lintas, Dinkes Siapkan Layanan Darurat

Untuk mendukung pengamanan arus mudik Lebaran, Pemkab Bekasi mengerahkan sejumlah perangkat daerah dengan tugas masing-masing.

Dinas Perhubungan bertugas membantu pengaturan lalu lintas di jalur strategis dan titik rawan kemacetan.

Selain itu, Dinas Sumber Daya Air diminta melakukan perbaikan jalan rusak atau berlubang yang berpotensi membahayakan pemudik.

Sementara itu, Dinas Kesehatan menyiapkan layanan kesehatan serta obat-obatan darurat di sejumlah titik pelayanan di jalur mudik.

“Obat-obat emergensi harus lengkap, termasuk penanganan awal korban kecelakaan di jalur utama. Tenaga medis yang kompeten juga harus disiapkan,” tegas Asep.

Satpol PP juga diminta meningkatkan penertiban di kawasan pasar maupun pusat keramaian yang berpotensi menimbulkan kemacetan, terutama di titik yang sering menjadi lokasi persinggahan pemudik.

Selain fokus pada kelancaran lalu lintas, Pemkab Bekasi juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi bencana selama musim mudik.

Pemerintah daerah juga memastikan stabilitas harga bahan pokok menjelang Idul Fitri agar masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan dengan harga terjangkau.

“Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi aman dan kondusif selama arus mudik maupun arus balik,” kata Asep.

Operasi Ketupat Jaya Berlangsung Maret 2026

Kapolres Metro Bekasi, Sumarni, menyatakan bahwa Operasi Ketupat Jaya merupakan operasi kemanusiaan yang membutuhkan dukungan semua pihak.

Operasi ini bertujuan memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik serta perayaan Idulfitri bagi masyarakat.

“Operasi Ketupat Jaya 2026 merupakan operasi kemanusiaan yang membutuhkan koordinasi dan solidaritas seluruh stakeholder agar pengamanan mudik dan Hari Raya Idulfitri berjalan lancar,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejumlah potensi kerawanan juga perlu diantisipasi, termasuk ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) yang biasanya meningkat selama periode mudik Lebaran.

  • Penulis: T.T

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rampung November 2025, Bendung Kali CBL Diharapkan Dapat Tekan Angka Gagal Panen

    Rampung November 2025, Bendung Kali CBL Diharapkan Dapat Tekan Angka Gagal Panen

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah mengebut pembangunan Bendung Sungai Hulu (BSH-0) di aliran Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL). Infrastruktur pengairan ini ditargetkan rampung pada November 2025, dan digadang-gadang menjadi solusi jangka panjang atas persoalan kekeringan yang sering melanda lahan pertanian di wilayah utara Bekasi saat musim kemarau. Setelah beroperasi, bendung ini akan mengalirkan […]

  • Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan ayahnya ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap perizinan.

    Resmi! KPK Tetapkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan Ayahnya Tersangka Suap Perizinan Proyek

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap perizinan proyek di Kabupaten Bekasi. Tidak sendirian, Ade juga dijerat bersama ayah kandungnya, HM Kunang, yang diketahui menjabat sebagai Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan. Penetapan status hukum tersebut diumumkan KPK setelah rangkaian operasi senyap […]

  • Asep Surya Atmaja saat meninjau pelayanan di RSUD Kabupaten Bekasi.

    RSUD Kabupaten Bekasi Siapkan Ruang Tambahan, Antisipasi Lonjakan Pasien Pasca Lebaran

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi lonjakan pasien dengan menambah kapasitas ruang rawat inap di RSUD Kabupaten Bekasi. Alih-alih membangun gedung baru, solusi yang dipilih adalah mengoptimalkan ruang-ruang yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengungkapkan masih terdapat sejumlah ruangan kosong, […]

  • Petugas menutup sejumlah titik putar balik di jalur Pantura Bekasi guna mengurai kepadatan arus mudik Lebaran 2026.

    Operasi Ketupat Jaya 2026 Dimulai, 30 Titik Putar Balik di Pantura Bekasi Ditutup Demi Kelancaran Mudik

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Rekayasa lalu lintas mulai diberlakukan di wilayah Kabupaten Bekasi seiring dimulainya Operasi Ketupat Jaya 2026. Salah satu langkah yang diambil adalah menutup sementara 30 titik putar balik (U-turn) di jalur Pantura. Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus menekan potensi kecelakaan selama periode mudik Lebaran. Kasat Lantas Polres Metro Bekasi, […]

  • Reklamasi Ilegal di Bekasi Terungkap, Kementerian LH Ambil Langkah Tegas!

    Reklamasi Ilegal di Bekasi Terungkap, Kementerian LH Ambil Langkah Tegas!

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah semakin tegas dalam menangani pelanggaran lingkungan. Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, menyebut reklamasi pagar laut seluas 2,5 hektare di perairan Pal Jaya, Kabupaten Bekasi, tidak sesuai dengan kesepakatan yang dibuat antara perusahaan terkait dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurut Hanif, kesepakatan yang ada hanya mengatur akses masuk ke Tempat […]

  • Puting Beliung Terjang Bekasi, 27 Rumah Rusak di Cikarang Pusat dan Selatan

    Puting Beliung Terjang Bekasi, 27 Rumah Rusak di Cikarang Pusat dan Selatan

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Bencana angin puting beliung menerjang dua desa di wilayah Kabupaten Bekasi pada Selasa (31/03/2026) sore. Peristiwa ini menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan. Dua wilayah yang terdampak yakni Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat, serta Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan. 27 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang Berdasarkan data sementara, sebanyak 27 rumah terdampak […]

expand_less