Korban Tewas Tragedi Kereta Bekasi Timur Bertambah, Kini Jadi 16 Orang
- account_circle T.T
- calendar_month 41 menit yang lalu
- comment 0 komentar

Petugas mengevakuasi rangkaian KRL yang ringsek akibat kecelakaan di Bekasi Timur.
INFO CIKARANG — Jumlah korban jiwa dalam tragedi tabrakan kereta di kawasan Stasiun Bekasi Timur kembali bertambah. Hingga Rabu (29/4/2026), total korban meninggal dunia tercatat mencapai 16 orang.
Korban terbaru diketahui meninggal saat masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Bekasi. Sebelumnya, korban tersebut termasuk dalam daftar pasien dengan kondisi kritis.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut kondisi sebagian korban lain mulai berangsur membaik, meski beberapa masih membutuhkan penanganan serius.
“Yang masih di ICU ada tiga orang. Satu meninggal, dua lainnya masih dirawat dan diharapkan bisa pulih,” ujarnya saat menjenguk korban.
Menurutnya, sejumlah pasien lain sudah menunjukkan perkembangan positif.
“Sebagian sudah bisa diajak bicara dan mulai membaik,” katanya.
Di sisi lain, Direktur RSUD Kota Bekasi, Ellya Niken Prastiwi, mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih ada puluhan korban yang menjalani perawatan medis.
“Total pasien yang dirawat ada 22 orang. Tiga di antaranya di ICU, dan satu pasien meninggal hari ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, pasien yang dirawat di ruang intensif sebagian besar sudah menjalani tindakan operasi dan kini memasuki fase pemulihan.
Diketahui, kecelakaan tragis ini melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line pada Senin malam (27/4/2026).
Benturan keras menyebabkan sejumlah gerbong mengalami kerusakan parah dan menimbulkan banyak korban.
Sebelumnya, jumlah korban meninggal tercatat 15 orang. Dengan adanya tambahan satu korban, angka tersebut kini naik menjadi 16 orang.
- Penulis: T.T


Saat ini belum ada komentar