KRL Relasi Cikarang Bertahap Beroperasi Lagi Usai Kecelakaan Bekasi Timur, Tunggu Izin KNKT
- account_circle T.T
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Aktivitas jalur rel di Stasiun Bekasi Timur yang mulai dilalui kereta usai proses evakuasi.
INFO CIKARANG — Layanan KRL relasi Cikarang mulai dipersiapkan untuk kembali beroperasi setelah kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026).
Namun, pengoperasian masih menunggu hasil koordinasi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang tengah melakukan penyelidikan.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menegaskan pembukaan kembali layanan KRL belum bisa dilakukan tanpa persetujuan resmi.
“Kalau sudah ada clearance dari KNKT, siang ini kami akan membuka kembali layanan KRL Jabodetabek dari Cikarang dan Bekasi Timur,” ujarnya di lokasi, Rabu (29/4/2026).
Sementara itu, jalur untuk kereta api jarak jauh sudah mulai difungsikan lebih dulu. Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, menyebut proses pemulihan berjalan bertahap.
“Jalur hilir sudah dibuka sejak pukul 01.30 WIB, sehingga kereta jarak jauh sudah bisa melintas kembali,” kata Bobby.
Pembukaan jalur tersebut dilakukan setelah rangkaian KRL yang mengalami kerusakan parah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.
Sebelumnya, kecelakaan terjadi saat KRL menabrak kendaraan di perlintasan sebidang, yang kemudian membuat perjalanan kereta lain tertahan di stasiun.
Dalam kondisi berhenti di jalur, rangkaian KRL itu kemudian dihantam dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek yang melaju di lintasan yang sama.
Benturan keras tak terhindarkan dan menyebabkan kerusakan serius pada bagian belakang kereta.
Data sementara mencatat 15 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Hingga kini, proses evakuasi lanjutan dan investigasi masih terus berjalan guna memastikan keamanan sebelum seluruh layanan kembali normal.
- Penulis: T.T


Saat ini belum ada komentar