Mahasiswa dan Pemkab Bekasi Bahas Satgas PAD hingga Forum CSR, PLT Bupati Bekasi: Harus Ada Solusi Nyata
- account_circle T.T
- calendar_month 16 jam yang lalu
- comment 0 komentar

PLT Bupati Bekasi bersama mahasiswa.
INFO CIKARANG – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja menyambut positif keterlibatan aktivis mahasiswa dalam membantu merumuskan solusi atas berbagai persoalan daerah di Kabupaten Bekasi.
Pertemuan yang digelar pada Rabu (6/5/2026) di kawasan Cikarang Utara itu menjadi tindak lanjut dari audiensi dan aksi demonstrasi mahasiswa yang sebelumnya mengkritisi sejumlah kebijakan pemerintah daerah.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pembahasan utama dalam pertemuan tersebut berfokus pada rencana pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta Forum
Corporate Social Responsibility (CSR). Dalam forum itu, mahasiswa disebut akan dilibatkan secara aktif bersama unsur masyarakat lainnya.
Asep mengonfirmasi dirinya telah bertemu dengan sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipagung Plus Kabupaten Bekasi, di antaranya Himpunan Mahasiswa Islam, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pengkritik pemerintah, tetapi juga akan dilibatkan langsung dalam forum lintas elemen yang mencakup akademisi, ormas, LSM, media, hingga tokoh masyarakat untuk menyusun solusi konkret terhadap persoalan di Kabupaten Bekasi.
“Mahasiswa harus menjadi bagian dari solusi. Karena itu kami ingin duduk bersama menyusun langkah yang konkret,” ujar Asep.
Pertemuan lanjutan dijadwalkan berlangsung pada Senin (11/5/2026).
Dalam agenda tersebut, mahasiswa diminta mempersiapkan ide serta kajian komprehensif yang nantinya akan dijadikan bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan.
Ketua PC PMII Kabupaten Bekasi, Muhammad Faisal Haq mengatakan, forum tersebut merupakan tindak lanjut nyata dari aspirasi yang sebelumnya telah disampaikan melalui aksi demonstrasi.
“Perlu digarisbawahi, kami harus menindaklanjuti progres dari sejumlah tuntutan yang telah disampaikan,” tegas Faisal.
Ia juga menekankan bahwa pihaknya siap memberikan sumbangsih pemikiran terkait perumusan Satgas PAD maupun Forum CSR.
Namun, mahasiswa juga akan mengambil sikap apabila kajian yang disampaikan tidak direspons secara serius oleh pemerintah daerah.
Keterlibatan mahasiswa dalam pembahasan kebijakan daerah ini diharapkan dapat menciptakan sinergi positif antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam mendorong pembangunan Kabupaten Bekasi yang lebih tertata dan transparan.
- Penulis: T.T



Saat ini belum ada komentar