Pejalan Kaki Keluhkan Minimnya Fasilitas Penyeberangan di Jalan Diponegoro Tambun Selatan
- account_circle T.T
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Aktivitas kendaraan terlihat padat di Jalan Diponegoro, Setiamekar, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Warga mengeluhkan minimnya fasilitas penyeberangan karena dinilai membahayakan pejalan kaki saat melintas.
INFO CIKARANG – Keluhan terkait minimnya fasilitas penyeberangan kembali muncul di Jalan Diponegoro, Setiamekar, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Seorang warga bernama Ikbal Fikri mengaku kerap kesulitan saat hendak menyeberang jalan di kawasan tersebut karena tidak adanya jembatan penyeberangan orang (JPO).
Menurut Ikbal, kondisi lalu lintas di lokasi tersebut cukup padat dengan kendaraan yang melaju dalam kecepatan tinggi dari dua arah berbeda.
Situasi itu membuat pejalan kaki harus ekstra hati-hati saat menyeberang.
“Iya kalau nyebrang enggak enak banget, dari arah PT Suzuki udah kenceng, dari arah Indoporlen juga sama. Mana lampu penerangan kurang terang di sini,” ujar Ikbal dalam keterangannya dikutip Senin (18/5/2026).
Ia mengaku rasa khawatir selalu muncul setiap kali harus melintas di jalan tersebut, terlebih karena hingga kini belum tersedia fasilitas penyeberangan yang dinilai aman bagi warga.
“Kalau nyebrang jadi was-was, soalnya udah dari kecil nyebrang di sini enggak ada JPO-nya,” sambungnya.
Keluhan serupa disebut bukan kali pertama disampaikan warga sekitar. Jalan Diponegoro diketahui menjadi salah satu jalur padat kendaraan di wilayah Tambun Selatan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat segera menghadirkan fasilitas penyeberangan yang memadai, seperti JPO atau zebra cross dengan penerangan yang lebih baik, guna mengurangi risiko kecelakaan bagi pejalan kaki.
- Penulis: T.T



Saat ini belum ada komentar