Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Pejalan Kaki Keluhkan Minimnya Fasilitas Penyeberangan di Jalan Diponegoro Tambun Selatan

Pejalan Kaki Keluhkan Minimnya Fasilitas Penyeberangan di Jalan Diponegoro Tambun Selatan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
  • comment 0 komentar
Aktivitas kendaraan terlihat padat di Jalan Diponegoro, Setiamekar, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Warga mengeluhkan minimnya fasilitas penyeberangan karena dinilai membahayakan pejalan kaki saat melintas.

Aktivitas kendaraan terlihat padat di Jalan Diponegoro, Setiamekar, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Warga mengeluhkan minimnya fasilitas penyeberangan karena dinilai membahayakan pejalan kaki saat melintas.

INFO CIKARANG – Keluhan terkait minimnya fasilitas penyeberangan kembali muncul di Jalan Diponegoro, Setiamekar, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Seorang warga bernama Ikbal Fikri mengaku kerap kesulitan saat hendak menyeberang jalan di kawasan tersebut karena tidak adanya jembatan penyeberangan orang (JPO).

Menurut Ikbal, kondisi lalu lintas di lokasi tersebut cukup padat dengan kendaraan yang melaju dalam kecepatan tinggi dari dua arah berbeda.

Situasi itu membuat pejalan kaki harus ekstra hati-hati saat menyeberang.

“Iya kalau nyebrang enggak enak banget, dari arah PT Suzuki udah kenceng, dari arah Indoporlen juga sama. Mana lampu penerangan kurang terang di sini,” ujar Ikbal dalam keterangannya dikutip Senin (18/5/2026).

Ia mengaku rasa khawatir selalu muncul setiap kali harus melintas di jalan tersebut, terlebih karena hingga kini belum tersedia fasilitas penyeberangan yang dinilai aman bagi warga.

“Kalau nyebrang jadi was-was, soalnya udah dari kecil nyebrang di sini enggak ada JPO-nya,” sambungnya.

Keluhan serupa disebut bukan kali pertama disampaikan warga sekitar. Jalan Diponegoro diketahui menjadi salah satu jalur padat kendaraan di wilayah Tambun Selatan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat segera menghadirkan fasilitas penyeberangan yang memadai, seperti JPO atau zebra cross dengan penerangan yang lebih baik, guna mengurangi risiko kecelakaan bagi pejalan kaki.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Sapi Hilang hingga Puskeswan Terendam, Upaya Kementan Atasi Dampak Banjir di Bekasi

    Dari Sapi Hilang hingga Puskeswan Terendam, Upaya Kementan Atasi Dampak Banjir di Bekasi

    • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – usibah banjir yang melanda Kota dan Kabupaten Bekasi tidak hanya berdampak pada pemukiman warga, tetapi juga sektor peternakan. Untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit dan memastikan kondisi ternak tetap sehat, Kementerian Pertanian (Kementan) menerjunkan tim kesehatan hewan ke berbagai lokasi terdampak. Tim ini bertugas memeriksa kesehatan hewan ternak, memberikan pengobatan, serta mendistribusikan obat-obatan, […]

  • Suasana mall di Kabupaten Bekasi dipadati pengunjung saat libur Lebaran 2026, menjadi pilihan rekreasi keluarga.

    Momen Libur Lebaran 2026, Mall di Cikarang Dipadati Warga

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pola masyarakat dalam menghabiskan waktu saat libur lebaran 2026 mulai mengalami perubahan, khususnya di wilayah Kabupaten Bekasi. Jika sebelumnya lebaran identik dengan berkumpul di rumah dan bersilaturahmi bersama keluarga besar, kini banyak warga justru memilih menghabiskan waktu di pusat perbelanjaan atau mall. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah kawasan, salah satunya di […]

  • Masalah Pagar Laut di Bekasi, DPR Desak KKP Tegakkan Hukum!

    Masalah Pagar Laut di Bekasi, DPR Desak KKP Tegakkan Hukum!

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, menyoroti lemahnya sikap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam menangani polemik pagar laut di Tangerang dan Bekasi. Dalam rapat kerja bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (23/1/2025), Daniel menilai KKP belum menunjukkan keseriusan dalam menegakkan hukum atas […]

  • Operasi tangkap tangan KPK kembali digelar di Jakarta dan Bekasi.

    KPK Gelar OTT di Jakarta dan Bekasi, Sembilan Orang Diperiksa Intensif

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jakarta dan Bekasi pada Kamis (18/12/2025). Dalam operasi tersebut, tim penindakan KPK berhasil mengamankan uang tunai sekitar Rp 900 juta, serta sembilan orang yang kini masih menjalani pemeriksaan intensif. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa uang tunai tersebut merupakan […]

  • Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi kuota haji oleh KPK.

    Daftar Kasus Korupsi di Kementerian Agama, Ada Nama Gus Yaqut

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Penetapan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut sebagai tersangka dugaan korupsi kuota haji oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuka luka lama dalam tata kelola penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia. Kasus ini bukan peristiwa tunggal. Ia menambah daftar panjang Menteri Agama yang tersandung perkara korupsi sejak era Orde Lama […]

  • Pria Robek Surat Peringatan Satpol PP, Penertiban Bangli Babelan Tetap Berlanjut

    Pria Robek Surat Peringatan Satpol PP, Penertiban Bangli Babelan Tetap Berlanjut

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang warga di Jalan Pulo Timaha, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, terekam marah kepada petugas Satpol PP pada Selasa, 1 Juli 2025. Kemarahan terjadi setelah petugas Satpol PP memberikan Surat Peringatan 1 terkait penertiban bangunan liar di lokasi tersebut. Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, pria tersebut terlihat menolak himbauan petugas […]

expand_less