Satu Rumah Ludes Terbakar di Cabangbungin Saat Warga Terlelap, Dugaan Awal Mengarah ke Korsleting Listrik
- account_circle T.T
- calendar_month Kam, 28 Mei 2026
- comment 0 komentar

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi berupaya memadamkan kobaran api yang menghanguskan satu unit rumah warga di Kampung Kepuh, Desa Jayabakti, Kecamatan Cabangbungin, Kamis (28/5/2026) dini hari.
INFO CIKARANG – Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Bekasi.
Sebuah rumah warga di Kampung Kepuh RT 16 RW 08, Desa Jayabakti, Kecamatan Cabangbungin, hangus dilalap api pada Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIB saat sebagian besar warga masih terlelap.
Kobaran api yang membesar dalam waktu singkat membuat warga sekitar panik.
Laporan kejadian segera diteruskan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi yang langsung mengerahkan dua unit armada ke lokasi.
Petugas pemadam berjibaku selama hampir satu jam untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi, Hasto Adi NS, mengatakan kebakaran menghanguskan satu unit rumah beserta seluruh barang yang berada di dalamnya.
“Dalam insiden ini, satu unit rumah beserta isinya hangus terbakar,” kata Hasto.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kerugian material diperkirakan cukup besar karena hampir seluruh harta benda milik penghuni rumah tidak dapat diselamatkan.
Hasto menjelaskan, hingga proses pemadaman dan pendinginan selesai dilakukan, petugas masih belum dapat memastikan nilai kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut.
“Tidak ada korban jiwa dan untuk kerugian masih belum bisa ditaksir karena proses pendinginan masih berlangsung,” ujarnya.
Penyebab pasti kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Namun berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, dugaan sementara mengarah pada korsleting atau arus pendek listrik.
“Dugaan sementara, kebakaran berasal dari arus pendek listrik,” ungkap Hasto.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang dipicu instalasi listrik yang sudah tua, sambungan kabel tidak standar, maupun penggunaan peralatan elektronik secara berlebihan.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi mengimbau warga untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing, serta memastikan seluruh perangkat elektronik dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan maupun saat malam hari.
Dengan meningkatnya penggunaan perangkat listrik di rumah tangga, kewaspadaan terhadap risiko korsleting menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengancam keselamatan jiwa maupun harta benda.
- Penulis: T.T



Saat ini belum ada komentar