Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Warga Tegal Danas Keluhkan Debu Truk Molen, Ceceran Beton Dinilai Membahayakan Pengendara

Warga Tegal Danas Keluhkan Debu Truk Molen, Ceceran Beton Dinilai Membahayakan Pengendara

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 28 Jul 2026
  • comment 0 komentar
Kondisi ruas jalan di Kampung Tegal Danas, Desa Hegarmukti, Cikarang Pusat, yang dipenuhi debu dan ceceran material beton diduga berasal dari aktivitas truk molen pengangkut beton.

Kondisi ruas jalan di Kampung Tegal Danas, Desa Hegarmukti, Cikarang Pusat, yang dipenuhi debu dan ceceran material beton diduga berasal dari aktivitas truk molen pengangkut beton.

INFO CIKARANG – Keluhan warga Kampung Tegal Danas, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, terhadap polusi debu kembali mencuat.

Debu yang setiap hari menyelimuti kawasan tersebut diduga berasal dari ceceran material beton truk molen yang mengering di badan jalan sebelum hancur dan beterbangan saat dilintasi kendaraan.

Merasa kondisi tersebut tak kunjung mendapat penanganan serius, warga memasang spanduk bertuliskan “Tegal Danas Darurat Debu” sebagai bentuk protes sekaligus harapan agar pemerintah daerah dan perusahaan batching plant segera mengambil langkah nyata.

Salah seorang warga, Indra Lesmana, mengatakan persoalan itu sudah berlangsung cukup lama dan semakin terasa saat memasuki musim kemarau.

Menurutnya, jalan memang sempat bersih setelah dilakukan pengaspalan pada 2019, namun kondisinya tidak bertahan lama.

“Masalah ini sudah bertahun-tahun kami rasakan. Setelah jalan diaspal memang sempat bersih, tapi hanya sebentar. Setelah itu debu kembali muncul karena material beton yang tercecer terus dilindas kendaraan,” ujar Indra dalam keterangannya dikutip Selasa, (28/7/2026).

Ia mengaku debu yang beterbangan tidak hanya membuat rumah dan lingkungan menjadi kotor, tetapi juga mulai berdampak pada kesehatan warga.

Keluhan batuk hingga gangguan pernapasan disebut semakin sering dirasakan, terutama saat cuaca panas.

Selain itu, aktivitas usaha warga juga ikut terdampak karena debu mudah menempel pada barang dagangan sehingga mengurangi kenyamanan pembeli.

Sementara itu, warga lainnya, Yoga, menyoroti bahaya ceceran beton yang mengeras di permukaan jalan.

Menurutnya, kondisi tersebut telah beberapa kali menyebabkan pengendara sepeda motor kehilangan kendali.

“Di sekitar perempatan Tegal Danas sudah sering ada pengendara yang jatuh. Ada yang terpeleset, ada juga yang menghindari ceceran beton lalu kehilangan keseimbangan,” kata Yoga.

Ia juga mengungkapkan jumlah perusahaan batching plant di sekitar kawasan tersebut terus bertambah sehingga lalu lintas truk molen semakin padat.

Kondisi itu dinilai memperbesar potensi material beton tercecer di jalan apabila tidak diawasi dengan baik.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi memperketat pengawasan terhadap aktivitas perusahaan batching plant dan mewajibkan setiap perusahaan bertanggung jawab membersihkan material yang tercecer di jalan.

Selain itu, penyiraman jalan secara berkala selama musim kemarau juga dinilai penting untuk mengurangi polusi debu sekaligus meningkatkan keselamatan para pengguna jalan.

Masyarakat berharap persoalan yang telah berlangsung bertahun-tahun tersebut tidak lagi dibiarkan berlarut-larut dan segera mendapat solusi agar lingkungan permukiman menjadi lebih sehat, nyaman, dan aman bagi seluruh warga maupun pengguna jalan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, Kabupaten Bekasi kini resmi masuk dalam program nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

    Kabupaten Bekasi Mantapkan Langkah Ubah Sampah Jadi Energi Listrik, Dua Agenda Besar Dimulai

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    CIKARANG INFO — Pemerintah Kabupaten Bekasi kini semakin serius menuntaskan persoalan sampah dengan pendekatan yang lebih modern. Melalui dukungan penuh pemerintah pusat, Kabupaten Bekasi resmi masuk dalam program nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL)—sebuah terobosan yang diharapkan dapat mengubah tumpukan sampah menjadi sumber energi ramah lingkungan. Langkah besar ini terlihat dari dua momentum penting: […]

  • Bekasi Aman dari HMPV, Ini Cara Pencegahannya

    Bekasi Aman dari HMPV, Ini Cara Pencegahannya

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi memastikan hingga kini belum ada laporan kasus Human Metapneumovirus (HMPV) di wilayahnya. Pemantauan intensif terus dilakukan di rumah sakit dan fasilitas kesehatan untuk memastikan situasi tetap terkendali. HMPV adalah virus yang menyerang saluran pernapasan dengan gejala mirip bronkitis atau pneumonia, seperti: 1. Batuk dan pilek 2. Demam […]

  • Burung Blekok ‘Bakumara’ Jadi Maskot Forkab III Kabupaten Bekasi

    Burung Blekok ‘Bakumara’ Jadi Maskot Forkab III Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bekasi resmi meluncurkan maskot Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Kabupaten (Forkab) III tahun 2025. Acara ini berlangsung di Hotel Javapalace, Jababeka, pada Sabtu (15/3/2025) dan diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, yang juga menjabat sebagai Ketua KORMI Kabupaten Bekasi. Tahun ini, maskot yang […]

  • Tugu Bambu Runcing di pertigaan Warung Bongkok, Cikarang Barat, yang kini masuk daftar prioritas ODCB Kabupaten Bekasi untuk ditetapkan sebagai cagar budaya.

    Tugu Bambu Runcing Jadi ODCB Prioritas, Bekasi Siapkan Penetapan Cagar Budaya 2026

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Tugu Bambu Runcing yang berdiri di pertigaan Warung Bongkok, Jalan Imam Bonjol, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, bukan sekadar monumen penanda jalan. Bangunan bersejarah tersebut kini resmi masuk dalam daftar lima Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) prioritas yang direncanakan akan ditetapkan sebagai cagar budaya Kabupaten Bekasi pada 2026. Secara keseluruhan, terdapat 34 […]

  • Aplikasi cuaca real-time membantu warga memantau hujan ekstrem dan potensi banjir sejak dini.

    Daftar Aplikasi Cuaca Terbaik untuk Memantau Risiko Banjir di Indonesia Secara Real-Time Saat Musim Hujan

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Memasuki musim hujan, kebutuhan akan aplikasi cuaca terbaik untuk memantau risiko banjir di Indonesia secara real-time semakin mendesak, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan genangan dan luapan sungai. Curah hujan tinggi, cuaca ekstrem, serta perubahan pola iklim membuat banjir bisa datang tanpa banyak tanda. Karena itu, memantau prakiraan cuaca dan […]

  • Mobil wing box rusak saat hendak parkir di Cikuya, Cikarang Pusat.

    Mobil Wing Box Alami Kerusakan Saat Hendak Parkir di Cikuya, Nyaris Terperosok ke Jurang

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah mobil jenis wing box mengalami kerusakan saat hendak parkir di wilayah Cikuya, Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, pada Kamis pagi (8/1/2026). Insiden tersebut nyaris berujung fatal lantaran posisi kendaraan berada di dekat jurang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan tersebut berhenti di bahu jalan saat pengemudi diduga hendak memarkirkan mobil. […]

expand_less