Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Temuan BPK Soal Sewa Alat Berat Rp24,56 Miliar di TPS Burangkeng Masuk Radar Polisi, Polres Metro Bekasi Mulai Lakukan Pendalaman

Temuan BPK Soal Sewa Alat Berat Rp24,56 Miliar di TPS Burangkeng Masuk Radar Polisi, Polres Metro Bekasi Mulai Lakukan Pendalaman

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 29 Jul 2026
  • comment 0 komentar
Kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Burangkeng, Kabupaten Bekasi. Temuan BPK terkait pengadaan sewa alat berat senilai Rp24,56 miliar kini mulai didalami Polres Metro Bekasi.

Kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Burangkeng, Kabupaten Bekasi. Temuan BPK terkait pengadaan sewa alat berat senilai Rp24,56 miliar kini mulai didalami Polres Metro Bekasi.

Meta Deskripsi:
Polres Metro Bekasi mulai mendalami temuan BPK terkait dugaan pemborosan anggaran sewa alat berat senilai Rp24,56 miliar di TPA Burangkeng. Polisi menegaskan proses dilakukan untuk menelusuri ada atau tidaknya unsur pidana.

INFO CIKARANG – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai penggunaan anggaran sewa alat berat di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Burangkeng, Kabupaten Bekasi, mulai memasuki tahap pendalaman oleh aparat penegak hukum.

Polres Metro Bekasi memastikan akan menelaah hasil audit BPK yang menyoroti belanja sewa excavator dan bulldozer senilai Rp24,56 miliar. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat indikasi pelanggaran hukum dalam pengelolaan anggaran di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi, AKBP Jerico Lavian Chandra, mengatakan pihaknya tidak akan terburu-buru mengambil kesimpulan. Menurutnya, seluruh dokumen hasil pemeriksaan BPK akan dipelajari secara menyeluruh sebagai bagian dari proses penyelidikan awal.

“Temuan BPK tersebut tentu akan kami dalami terlebih dahulu. Kami akan mempelajari seluruh hasil pemeriksaan untuk mengetahui apakah terdapat indikasi perbuatan melawan hukum,” kata Jerico.

Ia menjelaskan, laporan hasil pemeriksaan BPK dapat menjadi salah satu pintu masuk bagi aparat penegak hukum untuk melakukan penelusuran lebih lanjut. Namun, temuan audit tidak otomatis membuktikan telah terjadi tindak pidana.

Karena itu, penyidik akan lebih dahulu mengumpulkan berbagai dokumen, data pendukung, serta meminta klarifikasi dari pihak-pihak yang berkaitan dengan pengelolaan anggaran tersebut sebelum menentukan langkah berikutnya.

“Apabila nantinya ditemukan adanya unsur tindak pidana korupsi, kami akan menindaklanjutinya sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Jerico juga memastikan seluruh proses pendalaman akan dilakukan secara profesional dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Penentuan pihak yang akan dimintai keterangan akan disesuaikan dengan perkembangan hasil penyelidikan.

Sebelumnya, BPK dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Bekasi Tahun Anggaran 2025 menemukan adanya dugaan pemborosan belanja sewa alat berat di TPA Burangkeng.

Dalam audit tersebut, BPK mencatat Pemerintah Kabupaten Bekasi tetap mengalokasikan anggaran sewa excavator dan bulldozer meskipun pemerintah daerah masih memiliki 12 unit alat berat yang tercatat dalam kondisi baik.

Atas temuan tersebut, auditor negara merekomendasikan agar Pemerintah Kabupaten Bekasi memperbaiki tata kelola aset, mengoptimalkan pemanfaatan alat berat milik daerah, serta meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran.

Di sisi lain, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus Kepala UPTD Pengelolaan Persampahan Wilayah III DLH Kabupaten Bekasi, R. Sopyan Rahayu, sebelumnya menjelaskan bahwa keputusan menyewa alat berat diambil karena unit milik pemerintah belum dapat dioperasikan secara optimal.

Menurutnya, alat berat tersebut tidak didukung anggaran operasional, seperti bahan bakar minyak (BBM) maupun biaya pemeliharaan, sehingga penyewaan menjadi pilihan agar aktivitas pengelolaan sampah di TPA Burangkeng tetap berjalan.

“Alatnya memang ada, tetapi anggaran BBM dan pemeliharaannya tidak ada. Bagaimana bisa dioperasikan? Karena itu dipilih opsi sewa agar pekerjaan tetap berjalan,” ujar Sopyan.

Hingga kini, proses pendalaman oleh kepolisian masih berlangsung dan belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Polisi menegaskan seluruh langkah hukum akan dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan serta alat bukti yang diperoleh.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Bekasi menurunkan berbagai perangkat daerah untuk mendukung Operasi Ketupat Jaya 2026 guna mengamankan arus mudik dan balik Lebaran di jalur strategis Kabupaten Bekasi.

    Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemkab Bekasi Turunkan Perangkat Daerah Dukung Operasi Ketupat Jaya

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 dengan menurunkan sejumlah perangkat daerah untuk mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026. Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang dihadiri Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama unsur Forkopimda. Rapat tersebut diikuti unsur TNI, Polri, serta berbagai perangkat […]

  • Internet Down di Cikarang, Kebakaran Taman Pilar Disebut Jadi Penyebabnya

    Internet Down di Cikarang, Kebakaran Taman Pilar Disebut Jadi Penyebabnya

    • calendar_month Sab, 17 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Layanan internet mengalami gangguan pada Sabtu (17/10/2026). Gangguan tersebut disebut berkaitan dengan kebakaran yang terjadi di kawasan Taman Pilar sekitar pukul 04.00 WIB. Informasi itu disampaikan oleh salah satu pihak yang terdampak gangguan layanan internet. Kondisi tersebut membuat aktivitas konsumen ikut terganggu hingga memunculkan banyak keluhan. Dalam keterangannya, gangguan internet terjadi setelah […]

  • Seorang pria yang disebut sebagai kurir ekspedisi menjadi perhatian warga setelah diduga terlibat dalam kasus perekaman tanpa izin terhadap seorang wanita di kawasan Pasar Sabtu, Rawamerta, Karawang.

    Kurir Ekspedisi Diduga Intip dan Rekam Wanita Saat Mandi, Warga Sempat Kerumuni Terduga Pelaku

    • calendar_month Sel, 22 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Warga di kawasan Pasar Sabtu, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, dibuat geram oleh dugaan tindakan asusila yang melibatkan seorang pria yang disebut sebagai kurir ekspedisi. Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah video terkait kejadian itu beredar di media sosial pada Selasa, 22 September 2026. Dalam video yang beredar, pria yang mengenakan seragam kurir berwarna […]

  • Warga Kampung Bojongkoneng, Desa Telaga Murni, Cikarang Barat, mendatangi rumah terduga pelaku dugaan pelecehan terhadap anak di bawah umur dan meminta kasus tetap diproses sesuai hukum yang berlaku.

    Warga Cikarang Barat Sangat Kesal, Paksa Dugaan Pelaku Pelecehan Anak Tetap Diproses Hukum Meski Ada Kata Damai

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kampung Bojongkoneng, Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, dibuat geram setelah muncul informasi bahwa terduga pelaku dugaan pelecehan terhadap sejumlah anak di bawah umur dikabarkan tidak lagi menjalani proses hukum setelah adanya kesepakatan damai. Kasus tersebut sebelumnya terungkap setelah salah satu korban yang masih di bawah umur memberanikan diri […]

  • Bekasi Normalisasi 3 Sungai, 2.500 Hektare Sawah Terdampak Positif!

    Bekasi Normalisasi 3 Sungai, 2.500 Hektare Sawah Terdampak Positif!

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama pemerintah kecamatan dan desa terus memperkuat langkah strategis dalam pengelolaan air, terutama untuk sektor pertanian dan pencegahan banjir. Salah satu upaya yang kini digencarkan adalah program normalisasi sungai di wilayah Kecamatan Cabangbungin. Tiga aliran sungai menjadi fokus utama kegiatan ini, yaitu Kali BTB, Kali Srengseng Hilir, dan Kali […]

  • Pasca penertiban Februari lalu, kawasan SGC Cikarang Utara kini steril dari PKL. Pemkab Bekasi menyiapkan Pasar Baru Cikarang sebagai solusi jangka panjang penataan pedagang. 

    Pasar Baru Cikarang Ditargetkan Rampung 2027, Pemkab Bekasi Masih Matangkan Skema Pendanaan

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Rencana pembangunan Pasar Baru Cikarang kembali menjadi perhatian publik. Pemerintah Kabupaten Bekasi menargetkan pasar tersebut bisa direalisasikan pada 2027 sebagai solusi jangka panjang penataan pedagang di wilayah Cikarang Utara. Namun hingga kini, skema pembiayaan proyek tersebut masih dalam tahap pengkajian. Opsi pendanaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun kerja sama […]

expand_less