Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Bekasi Normalisasi 3 Sungai, 2.500 Hektare Sawah Terdampak Positif!

Bekasi Normalisasi 3 Sungai, 2.500 Hektare Sawah Terdampak Positif!

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
  • comment 0 komentar

INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama pemerintah kecamatan dan desa terus memperkuat langkah strategis dalam pengelolaan air, terutama untuk sektor pertanian dan pencegahan banjir. Salah satu upaya yang kini digencarkan adalah program normalisasi sungai di wilayah Kecamatan Cabangbungin.

Tiga aliran sungai menjadi fokus utama kegiatan ini, yaitu Kali BTB, Kali Srengseng Hilir, dan Kali Butek. Ketiga sungai ini berperan penting dalam mengairi sawah di delapan desa sekitar. Proses normalisasi mencakup pengerukan sedimen dan pelebaran saluran agar aliran air lebih lancar, terutama saat musim hujan.

Normalisasi Kali Srengseng Hampir Selesai, 2.500 Hektare Sawah Diuntungkan

Progres program menunjukkan hasil menggembirakan. Kali Srengseng Hilir hampir tuntas dengan progres mendekati 100%, sementara Kali BTB telah mencapai 70% dan Kali Butek baru sekitar 50%. Upaya ini berdampak langsung pada produktivitas pertanian di atas lahan seluas lebih dari 2.500 hektare. Harapannya, para petani bisa meningkatkan intensitas tanam hingga dua atau bahkan tiga kali dalam setahun.

Saluran Air Lancar, Panen Meningkat

Dukungan dari para petani pun mengalir. Kepala Desa Setiajaya sekaligus Ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) Mitra Cai Idaman, Sarino, menuturkan bahwa Kali BTB saja mampu mengairi lebih dari 1.000 hektare sawah di lima desa. Normalisasi sepanjang lebih dari 10 kilometer ini meningkatkan aliran air yang berujung pada potensi panen hingga 7 ton per hektare.

Selain mendukung pertanian, program normalisasi juga dipandang sebagai solusi preventif dalam mengurangi risiko banjir dan bencana hidrometeorologi di wilayah hilir seperti Cabangbungin. Pemerintah setempat berharap agar program ini terus berjalan konsisten demi memastikan manfaatnya dirasakan jangka panjang oleh masyarakat, khususnya petani.

Pemerintah daerah mendapat apresiasi atas keseriusannya menanggapi kebutuhan masyarakat. Camat Cabangbungin, Mirtono Suherianto, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bekasi dan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) atas dukungan dan kerja nyatanya dalam mendengarkan dan menindaklanjuti aspirasi petani lokal.***

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Summarecon Mall Bekasi tiadakan pesta kembang api Tahun Baru 2026

    Ikuti Imbauan Dedi Mulyadi, Summarecon Mall Bekasi Tiadakan Kembang Api Tahun Baru 2026

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Manajemen Summarecon Mall Bekasi (SMB) memutuskan untuk meniadakan pesta kembang api saat pergantian Tahun Baru 2026. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk empati dan solidaritas atas bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Pembatalan agenda Spectacular Fireworks diumumkan melalui akun media sosial resmi SMB pada Jumat (26/12/2025). Dalam unggahan tersebut, manajemen menyampaikan […]

  • Pemuda Bekasi Timur Ditahan Polisi Usai Aniaya Ibu karena Tak Diberi Uang Rp30 Ribu

    Pemuda Bekasi Timur Ditahan Polisi Usai Aniaya Ibu karena Tak Diberi Uang Rp30 Ribu

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang pemuda berinisial MI (23) ditahan aparat kepolisian setelah video penganiayaan terhadap ibunya sendiri, Meilanie (46), beredar luas di media sosial. Kejadian tersebut berlangsung di wilayah Perumahan Irigasi, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, pada Rabu, 19 Juni 2025. Dalam rekaman kamera pengawas yang tersebar, MI terlihat menendang dan memukul korban hingga […]

  • Kepulan asap hitam terlihat membumbung dari kebakaran sebuah lapak di depan Masjid Nurul Yaqin, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, Minggu (2/8/2026).

    Lapak di Depan Masjid Nurul Yaqin Karangbahagia Terbakar, Kepulan Asap Hitam Picu Kepanikan Warga

    • calendar_month Ming, 2 Agu 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kebakaran melanda sebuah lapak yang berada di depan Masjid Nurul Yaqin, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (2/8/2026). Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga setelah kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari lokasi kejadian. Asap yang terlihat dari kejauhan membuat sejumlah warga berdatangan untuk melihat kondisi di lokasi, sementara sebagian lainnya […]

  • Petugas menertibkan PKL pasar tumpah SGC Cikarang Utara untuk mengurai kemacetan dan menata kawasan.

    Sering Picu Kemacetan dan Kesan Kumuh, 519 Lapak PKL Pasar Tumpah SGC Resmi Direlokasi Mulai 13 Februari 2026

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi resmi melakukan penataan pedagang kaki lima (PKL) pasar tumpah SGC Cikarang yang selama ini dinilai kerap memicu kemacetan dan kesan kumuh di jalan utama kawasan Cikarang Utara. Penertiban tersebut dituangkan dalam Surat Imbauan Nomor 300.1.1/1054/Satpol.PP tentang Tertib Tempat Berjualan bagi PKL di Jalan Kapten Sumantri, Jalan RE Martadinata, serta […]

  • Produksi rambutan akhir 2025 menurun akibat faktor iklim dan pertimbangan ekonomi petani, ungkap pakar IPB Prof. Sobir.

    Rambutan Kian Langka di Pasaran, Pakar IPB Ungkap Penyebab Produksi Menurun

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pernah merasa buah rambutan semakin sulit ditemukan di pasar tradisional maupun toko buah? Padahal, biasanya rambutan menjadi salah satu buah musiman yang mudah dijumpai menjelang akhir tahun. Fenomena “menghilangnya” rambutan dari pasaran ini ternyata bukan sekadar perasaan konsumen, melainkan memang terjadi secara nyata. Pakar buah tropika dari IPB University, Prof. Sobir, mengungkapkan […]

  • Warga Kampung Babakan, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, mengantre bantuan air bersih setelah sumur di rumah mereka mengering akibat musim kemarau.

    Warga Kampung Babakan Rela Tempuh Beberapa Kilometer demi Air Bersih, Sumur Mengering Akibat Kemarau

    • calendar_month Ming, 19 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dampak musim kemarau mulai dirasakan warga Kabupaten Bekasi. Di Kampung Babakan, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, puluhan keluarga terpaksa menempuh beberapa kilometer untuk mendapatkan air bersih setelah sumur di rumah mereka mengering. Bahkan, sebagian warga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, mencuci hingga […]

expand_less