Banjir Bekasi: 61 Ribu Warga Hadapi Bencana Besar, Puluhan Desa Terendam
- account_circle Info Cikarang
- calendar_month Kam, 6 Mar 2025
- comment 0 komentar

Banjir di Kabupaten Bekasi, Puluhan Desa Terendam. /Foto: Istimewa
INFO CIKARANG – Dalam beberapa hari terakhir ini Kabupaten Bekasi tengah menghadapi salah satu bencana terparah dalam sejarah. Banjir yang melanda selama tiga hari terakhir telah mengubah kehidupan puluhan ribu warga seolah menjadi sebuah tantangan survival.
Menurut data resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah mencatat 61.648 warga terdampak banjir, dengan 48.207 di antaranya terpaksa mengungsi. Bencana ini membanjiri 51 desa di 16 kecamatan, suatu angka yang mencengangkan.
Kecamatan Tambun Utara menjadi episentrum terparah. Dilaporkan banjir setinggi satu meter menggenangi ribuan rumah, memutus akses jalan hingga memaksa kepolisian membuka jalur tol darurat untuk 400 sepeda motor. Sebanyak 40.000 warga di Desa Sriamur terpaksa mengungsi akibat luapan Kali Bekasi.
Lokasi pengungsian tersebar di 14 titik, dengan Kecamatan Kedungwaringin menempati posisi terparah dengan 6 titik pengungsian. Warga terpaksa berlindung di kantor kecamatan, kantor desa, bahkan di pom bensin.
Cikarang Utara pun tak luput dari bencana. Empat desanya terendam dengan ketinggian air mencapai 230 sentimeter, menenggelamkan Cikarang Kota, Karangraharja, Tanjungsari, dan Karangbaru.
Bupati Ade Kuswara Kunang akhirnya menetapkan status tanggap darurat. “Kami akan fokus pada penanganan menyeluruh,” tegasnya. Anggaran khusus akan dialokasikan untuk bantuan makanan dan pembangunan dapur umum.
Namun, meski dilanda bencana, semangat gotong royong tetap berkobar. Masyarakat mulai membentuk dapur umum mandiri, menunjukkan ketangguhan dalam menghadapi musibah.
Prediksi curah hujan yang masih tinggi membuat situasi semakin membuat warga khawatir. Mereka berharap bantuan segera datang dan mereka bisa kembali ke kehidupan normal.*
- Penulis: Info Cikarang



Saat ini belum ada komentar