Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Kabupaten Bekasi Tak Aman untuk Perempuan? KOPRI Desak Solusi Nyata!

Kabupaten Bekasi Tak Aman untuk Perempuan? KOPRI Desak Solusi Nyata!

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
  • comment 0 komentar

Ketua KOPRI Kabupaten Bekasi, Siti Aisyah. /Foto: Istimewa

INFO CIKARANG – Dalam Refleksi Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day ) Pengurus Cabang Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Kabupaten Bekasi, menyoroti masih belum maksimalnya Pemerintah Daerah Kab. Bekasi dalam menangani Kekerasan Seksual yang terjadi, Sabtu (08/03/2025).

Ketua Kopri Kabupaten Bekasi Siti Aisyah mengatakan, Kekerasan seksual di kabupaten Bekasi masih menjadi isu yang sangat memprihatinkan, pasalnya dari data yang ada per September 2024 ada 269 kasus, dengan kasus kekerasan fisik sebanyak 34 kasus. Kekerasan seksual 42 kasus, KBGO 17 kasus, KDRT 51 kasus, Bullying 18 kasus, persetubuhan 32 kasus, dan lainnya 72 kasus termasuk tawuran. Selain itu berdasarkan Open Satu Data Kab. Bekasi pada Januari 2025 angka kekerasan seksual ada 117 korban.

” Dari data kekerasan seksual yang terjadi di Kabupaten Bekasi saya harap Pemerintah khususnya Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) untuk segera membuat alternatif solusi
Serta komitmen untuk menurunkan angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sampai bersih dan tidak ada lagi kasus-kasus lainnya.” Ucapnya.

Pihaknya juga mengungkapkan bentuk kekerasan seksual yang paling umum terjadi adalah pemerkosaan, pencabulan dan juga pelecehan seksual baik secara verbal maupun non verbal, bahkan hal tersebut sering kali terjadi di ruang publik, lingkungan kerja, sekolah dan bahkan pesantren.

” Kedepannya kami harap Pemerintah dapat menciptakan ruang aman yang inklusif dan bebas dari kekerasan bagi perempuan dan anak di tempat-tempat publik.” Ujarnya.

Selanjutnya Kopri juga mendorong pemerintah harus lebih masif lagi berkoordinasi dan berkolaborasi dengan berbagai intansi terkait, serta melakukan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melapor jika ada kasus kekerasan yang terjadi.

” Kami tekankan kepada DP3A serta berbagai pihak termasuk Kepolisian, Kejaksaan, Kemenag, Bapas, LPSK, KPAD, Komnas Perempuan, Komnas Anak dan satgas-satgas lainnya untuk melakukan sosialisasi terkait kekerasan seksual di setiap lini sektor, dan juga mendesak kepada instansi terkait agar lebih cepat dan tanggap dalam menangani kasus-kasus kekerasan yang terjadi.” Tutup Aisyah

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Ungguli AS dan Jepang dalam Indeks Kesejahteraan Global Harvard

    Indonesia Ungguli AS dan Jepang dalam Indeks Kesejahteraan Global Harvard

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah studi internasional yang dilakukan oleh Universitas Harvard baru-baru ini menempatkan Indonesia sebagai negara paling sejahtera di dunia, berdasarkan indikator kesejahteraan manusia. Studi tersebut dipublikasikan dalam jurnal Nature Mental Health dan menjadi bagian dari Global Flourishing Study, sebuah riset longitudinal yang dimulai sejak tahun 2021. Penelitian ini melibatkan lebih dari 203.000 responden dari […]

  • Kabupaten Bekasi Butuh Sawah, Bukan Tambahan Beton: Pesan Dedi Mulyadi ke Ade Kunang

    Kabupaten Bekasi Butuh Sawah, Bukan Tambahan Beton: Pesan Dedi Mulyadi ke Ade Kunang

    • calendar_month Ming, 5 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sawah-sawah di Kabupaten Bekasi menghadapi ancaman serius akibat pembangunan yang semakin masif. Menanggapi hal ini, calon Bupati Bekasi terpilih, Ade Kunang Kuswara, bersama wakilnya, mengadakan pertemuan dengan calon Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi. Pertemuan ini menjadi momen penting untuk membahas langkah-langkah pelestarian sawah sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan. Ade […]

  • Nama Israr Megantara terus menanjak. Pivot Timnas Futsal Indonesia asal Tambun, Kabupaten Bekasi, ini tengah berjuang membuka peluang tampil di kompetisi futsal Eropa.

    Israr Megantara Menuju Matador, Pivot Timnas Asal Bekasi Bidik Karier Futsal di Spanyol

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Nama Israr Megantara kian bersinar di peta futsal nasional. Pivot andalan Timnas Futsal Indonesia asal Tambun, Kabupaten Bekasi, itu kini berada tengah berupaya menembus kompetisi futsal Eropa. Di usia 21 tahun, Israr secara terbuka mengungkapkan ambisinya merumput di luar negeri demi merasakan atmosfer persaingan yang lebih ketat dan profesional. “Bermain di klub […]

  • UMK Kabupaten Bekasi Tembus Rp5,56 Juta: Apa Dampaknya bagi Pekerja dan Pengusaha?

    UMK Kabupaten Bekasi Tembus Rp5,56 Juta: Apa Dampaknya bagi Pekerja dan Pengusaha?

    • calendar_month Sel, 17 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2025 sebesar Rp5,56 juta, naik 6,5% dari tahun sebelumnya. Keputusan ini didasarkan pada Permenaker Nomor 16/2024, yang merupakan tindak lanjut dari Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 168/PUU-XXI/2023. Proses Pembahasan Cepat Menurut Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Nur Hidayah Setyowati, pembahasan UMK […]

  • Aktivitas distribusi paket Makan Bergizi Gratis di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari program prioritas pemerintah tahun 2026.

    APBN 2026 Alokasikan Rp470,46 Triliun untuk Pendidikan, MBG Dominasi Anggaran

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah resmi telah menetapkan anggaran pendidikan sebesar Rp470,46 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Porsi terbesar dari anggaran tersebut dialokasikan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi tulang punggung kebijakan pendidikan dan kesehatan nasional. Program MBG dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan dirancang untuk menjangkau 82,9 […]

  • Kawasan perempatan SGC Cikarang Utara tampak bersih dan tertib usai penertiban PKL. Arus lalu lintas kini lebih lancar tanpa lapak di bahu jalan.

    Perempatan SGC Akhirnya Bersih, PKL Tak Lagi Kucing-kucingan Usai Penertiban Total

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di perempatan SGC Cikarang Utara akhirnya benar-benar berhenti. Sejak penertiban besar pada 16 Februari 2026, kawasan lampu merah strategis itu kini dipastikan steril dari lapak liar. Hingga awal Maret 2026, tidak ditemukan lagi pedagang yang mencoba kembali berjualan secara sembunyi-sembunyi. Praktik “kucing-kucingan” yang dulu kerap terjadi antara […]

expand_less