Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Meski Harga Sempat Naik Jelang Lebaran, Inflasi di Kabupaten Bekasi Tetap Terkendali

Meski Harga Sempat Naik Jelang Lebaran, Inflasi di Kabupaten Bekasi Tetap Terkendali

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Kam, 10 Apr 2025
  • comment 0 komentar

INFO CIKARANG – Pasca Lebaran 2025, kondisi inflasi di Kabupaten Bekasi tetap stabil dan terkendali. Walau sempat ada kenaikan harga menjelang Ramadan dan Idulfitri, nyatanya kondisi ini nggak bikin gejolak besar secara makro. Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan bahwa semua tetap dalam kontrol berkat pemantauan harga yang dilakukan secara harian.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Bekasi, Muhamad Ridwan, bilang kalau Indeks Harga Konsumen (IHK) dari Februari sampai awal April ini masih aman. “Kalau IHK di bawah 2,5 persen, itu masuk kategori stabil,” ujarnya di ruang kerjanya, Rabu (9/4/2025).

Beberapa komoditas seperti cabai dan beras memang sempat naik, tapi rata-rata hanya sekitar 1 persen. Dan itu masih dianggap wajar, apalagi menjelang hari besar keagamaan.

Secara keseluruhan, IHK masih terkendali. Komoditas yang sempat menyumbang inflasi antara lain emas perhiasan, wortel, vitamin, bensin, bayam, air kemasan, hingga ayam bakar dan pepaya. Di sisi lain, beberapa barang malah menyumbang deflasi, seperti tarif listrik, cabai merah dan rawit, daging ayam, telur ayam, tomat, hingga buah naga dan apel.

Menariknya, meski Kabupaten Bekasi bukan wilayah yang menghitung inflasi secara langsung (non-IHK), pemantauan tetap dilakukan lewat Indeks Perkembangan Harga (IPH). Data IPH ini dikumpulkan harian oleh Dinas Perdagangan lewat sistem SP2KP dan dihitung oleh BPS.

Selama Februari 2025, IPH Kabupaten Bekasi tercatat:

Minggu pertama: +1,74 persen

Minggu kedua: -2,30 persen

Minggu ketiga: -2,64 persen

Minggu keempat: -1,33 persen

Secara pemeringkatan se-Jawa Barat, Bekasi menempati posisi ke-13, di bawah Karawang dan di atas Bandung Barat.

Pemerintah optimis, dengan inflasi yang stabil dan daya beli masyarakat yang terjaga, kondisi ekonomi Kabupaten Bekasi pasca Lebaran tetap kondusif. Upaya pengendalian harga ini menjadi bagian penting menjaga ketahanan ekonomi lokal secara berkelanjutan.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan Penjahit di Pasar Baru Cikarang Bekasi

    Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan Penjahit di Pasar Baru Cikarang Bekasi

    • calendar_month Rab, 18 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Polsek Cikarang Utara telah mengantongi identitas pelaku pengeroyokan yang menewaskan seorang penjahit bernama Qodir (40). Insiden tragis ini terjadi di Pasar Baru Cikarang, Kabupaten Bekasi, pada Selasa malam. Qodir ditemukan tak bernyawa di dekat kiosnya, setelah diduga dikeroyok oleh beberapa orang. Dugaan Pengeroyokan Berujung Maut Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Sutrisno, mengonfirmasi bahwa […]

  • FPP dan DPRD Kabupaten Bekasi Dorong Percepatan Terbitnya Perbup Fasilitasi Pesantren

    FPP dan DPRD Kabupaten Bekasi Dorong Percepatan Terbitnya Perbup Fasilitasi Pesantren

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Audiensi antara Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Bekasi dengan Ketua DPRD menghasilkan komitmen bersama untuk mempercepat penerbitan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai turunan dari Perda Nomor 3 Tahun 2023 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren. Pertemuan digelar di ruang rapat Ketua DPRD Kabupaten Bekasi pada Selasa (29/9/2025). Ketua FPP, KH Suryadi Zaini, menegaskan bahwa lahirnya perda […]

  • Aksi Curanmor Terekam CCTV, Motor Warga Cikarang Utara Raib

    Aksi Curanmor Terekam CCTV, Motor Warga Cikarang Utara Raib

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di wilayah Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (26/8/2025). Peristiwa ini terjadi di sebuah kontrakan yang berlokasi di Kampung Jati RT 002 RW 005, Desa Cikarang Kota, tepatnya di area Kontrakan PD Moses yang berada di belakang Kantor Dinas Perhubungan Kecamatan Cikarang Utara. Berdasarkan rekaman […]

  • Geger! Lansia Pemilik Warung di Cabangbungin Ditemukan Tewas Terikat, Diduga Korban Perampokan

    Geger! Lansia Pemilik Warung di Cabangbungin Ditemukan Tewas Terikat, Diduga Korban Perampokan

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Desa Sindang Jaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, digemparkan dengan penemuan jasad seorang lansia berinisial S (71). Perempuan pemilik warung ini ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya dengan kondisi tangan dan kaki terikat kain. Kejadian yang diduga sebagai perampokan ini terjadi pada Senin dini hari, 10 Februari 2025, sekitar pukul 01.00 WIB. […]

  • GP Ansor Diterjunkan untuk Bantu TNI-Polri Jaga Keamanan Saat Demonstrasi

    GP Ansor Diterjunkan untuk Bantu TNI-Polri Jaga Keamanan Saat Demonstrasi

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Gerakan Pemuda (GP) Ansor resmi menurunkan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) ke berbagai titik di Indonesia untuk membantu menjaga keamanan selama gelombang demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah. Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin, mengatakan bahwa bantuan ini bersifat sukarela dan mulai dilaksanakan pada 3 September 2025. Namun, menurutnya, sejumlah […]

  • Emak-Emak Babelan Protes Bank Emok: Minta Utang Dihapus, Kepala Desa Cari Solusi

    Emak-Emak Babelan Protes Bank Emok: Minta Utang Dihapus, Kepala Desa Cari Solusi

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Puluhan warga Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, mendatangi kantor kepala desa untuk mengadukan kesulitan mereka, Selasa pagi. Warga yang mayoritas adalah emak-emak ini menyuarakan keluhan terkait kesulitan membayar cicilan pinjaman kepada rentenir atau yang kerap disebut Bank Emok. Mereka berharap adanya penghapusan utang sekaligus penutupan pinjaman yang dinilai semakin memberatkan, […]

expand_less