Breaking News
light_mode

Kebakaran Jadi Ancaman Laten di Kota Bekasi, Kerugian Capai Rp43,4 Miliar Sepanjang 2025

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Petugas damkar Kota Bekasi saat menangani kebakaran sepanjang 2025.

Petugas damkar Kota Bekasi saat menangani kebakaran sepanjang 2025.

INFO CIKARANG — Ancaman kebakaran masih membayangi Kota Bekasi. Meski jumlah kejadian menunjukkan tren menurun dibandingkan dua tahun sebelumnya, risiko kebakaran belum sepenuhnya dapat ditekan.

Sepanjang tahun 2025, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi mencatat sebanyak 314 peristiwa kebakaran dengan total kerugian materiil mencapai Rp43,4 miliar.

Angka tersebut menegaskan bahwa kebakaran bukan sekadar insiden sporadis, melainkan persoalan struktural yang bersentuhan langsung dengan pola hunian, aktivitas ekonomi, serta perilaku masyarakat sehari-hari.

Hunian Warga Paling Rentan

Berdasarkan data Disdamkarmat, objek kebakaran paling banyak terjadi pada rumah atau hunian warga.

Sepanjang 2025, tercatat 121 kejadian kebakaran terjadi di kawasan permukiman. Fakta ini menunjukkan bahwa titik rawan kebakaran justru berada paling dekat dengan kehidupan masyarakat.

Selain hunian, kebakaran juga melanda sektor ekonomi dan fasilitas publik.

Sebanyak 48 kejadian terjadi di swalayan atau toko, disusul kebakaran kendaraan sebanyak 18 kejadian, serta pabrik dan gudang sebanyak 16 kejadian.

Objek lainnya meliputi kebakaran sampah atau alang-alang sebanyak 14 kejadian, gedung atau sekolah 11 kejadian, serta kategori lain-lain yang mencapai 86 kejadian.

“Hunian masih mendominasi. Ini menandakan bahwa kebakaran sangat dekat dengan aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama di lingkungan padat penduduk,” ujar Kepala Disdamkarmat Kota Bekasi, Abi Hurairah, dikutip Kamis (8/1/2026).

Listrik Jadi Biang Utama

Dari sisi penyebab, instalasi listrik menempati posisi tertinggi sebagai pemicu kebakaran.

Sepanjang 2025, sebanyak 206 kejadian kebakaran disebabkan oleh korsleting atau gangguan instalasi listrik.

Jumlah ini jauh melampaui penyebab lainnya, seperti kebocoran gas atau bahan bakar minyak sebanyak 43 kejadian, kelalaian manusia (human error) 31 kejadian, pembakaran sampah 18 kejadian, faktor alam 1 kejadian, serta penyebab lain-lain sebanyak 15 kejadian.

Dominasi faktor listrik ini menjadi alarm keras atas kondisi instalasi listrik rumah tangga di Kota Bekasi.

Banyak bangunan, khususnya hunian lama, masih menggunakan instalasi yang tidak sesuai standar, peralatan listrik berkualitas rendah, atau sambungan listrik berlebih tanpa pengamanan memadai.

“Kesadaran masyarakat terhadap keamanan listrik masih perlu ditingkatkan. Instalasi yang sudah uzur dan penggunaan peralatan tidak standar menjadi risiko besar,” kata Abi.

Korban Jiwa dan Upaya Penyelamatan

Meski demikian, Disdamkarmat mencatat capaian signifikan dari sisi penyelamatan.

Sepanjang 2025, sebanyak 1.324 jiwa berhasil diselamatkan dari berbagai peristiwa kebakaran.

Namun kebakaran tetap meninggalkan duka. Data menunjukkan 15 orang mengalami luka-luka, sementara 2 orang meninggal dunia akibat peristiwa kebakaran.

Angka ini menegaskan bahwa kebakaran bukan hanya soal kerugian materi, tetapi juga ancaman nyata terhadap keselamatan jiwa.

Edukasi Jadi Kunci Pencegahan

Abi menegaskan, pihaknya tidak hanya fokus pada penanganan saat kebakaran terjadi, tetapi juga mendorong pencegahan sebagai langkah utama.

Disdamkarmat secara rutin melakukan edukasi kepada masyarakat melalui media sosial, sosialisasi langsung, hingga pelatihan pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

Pelatihan tersebut menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari warga permukiman, pengelola usaha, hingga institusi pendidikan.

“Kami terus mendorong masyarakat untuk lebih waspada, memahami risiko kebakaran, dan tahu apa yang harus dilakukan sebelum api membesar,” ujarnya.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Bekasi mendesak BBWS segera menindak tanggul jebol di Desa Pantai Bakti, Muaragembong.

    Pemkab Bekasi Minta BBWS Tangani Permanen Tanggul Jebol di Muaragembong

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mendesak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk segera melakukan penanganan permanen terhadap tanggul jebol di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong. Tanggul yang kerap mengalami kerusakan tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab utama banjir yang terus berulang di wilayah pesisir Kabupaten Bekasi. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya […]

  • Kecelakaan Kerja Maut: Eskavator Amfibi Renggut Nyawa di Rawalumbu

    Kecelakaan Kerja Maut: Eskavator Amfibi Renggut Nyawa di Rawalumbu

    • calendar_month Sen, 23 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Kecelakaan kerja yang memilukan terjadi di Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat (20/12/2024). Seorang pekerja berinisial HRF meninggal dunia setelah tertimpa alat berat jenis eskavator di lokasi proyek. Kejadian ini dilaporkan ke Polda Metro Jaya dan kini dalam penanganan Polsek Rawalumbu. Kronologi Kejadian Insiden tragis ini bermula ketika tujuh karyawan PT Yura […]

  • Aturan Baru! Perpisahan Siswa di Jabar Wajib di Sekolah dan Bebas Biaya

    Aturan Baru! Perpisahan Siswa di Jabar Wajib di Sekolah dan Bebas Biaya

    • calendar_month Sab, 1 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat baru saja mengeluarkan aturan penting terkait pelaksanaan perpisahan siswa untuk tahun ajaran 2024/2025. Melalui Surat Edaran Nomor 6685/PW.01/SEKRE yang diterbitkan pada 25 Februari 2025, kini seluruh SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat wajib menggelar acara perpisahan di sekolah dengan konsep sederhana dan tanpa pungutan biaya. Aturan […]

  • Ribuan buruh dari berbagai daerah di Jawa Barat bertahan di Gedung Sate, mendesak penetapan UMK dan UMSK 2026.

    Buruh Bekasi Diminta Bertahan di Gedung Sate, Protes UMK–UMSK Tak Sesuai Rekomendasi Daerah

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja di Jawa Barat masih bertahan di kawasan Gedung Sate, Bandung, Rabu (24/12/2025). Massa aksi, termasuk buruh asal Kabupaten dan Kota Bekasi, mendesak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) sesuai rekomendasi yang telah diajukan oleh bupati […]

  • Kesempatan Karier di PT Prakarsa Alam Segar: Lowongan Helper Produksi

    Kesempatan Karier di PT Prakarsa Alam Segar: Lowongan Helper Produksi

    • calendar_month Sen, 16 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – PT Prakarsa Alam Segar (PAS) adalah perusahaan FMCG (Fast-Moving Consumer Goods) yang telah berdiri sejak tahun 2003. Berlokasi di Jl. Raya Kaliabang, Pondok Ungu, Desa Pejuang, Bekasi, PT PAS dikenal luas melalui produk unggulannya seperti Mie Sedaap, Mie Sedaap Cup, Mie Sukses’s, dan So Yumie. Dengan kualitas mie kenyal dan rasa lezat, […]

  • 5 Program Prioritas Bupati Bekasi Ade Kunang, Fokus ke Pendidikan dan Infrastruktur

    5 Program Prioritas Bupati Bekasi Ade Kunang, Fokus ke Pendidikan dan Infrastruktur

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabupaten Bekasi resmi memiliki pemimpin baru! Ade Kuswara Kunang bersama wakilnya, Asep Surya Atmaja, dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upacara pelantikan kepala daerah serempak di Istana Kepresidenan, Jakarta. Momen bersejarah ini menjadikan Ade Kuswara Kunang sebagai bupati termuda dalam sejarah Kabupaten Bekasi, dengan usia 31 tahun saat dilantik. Pelantikan digelar […]

expand_less