Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Pemprov Jabar Geram! Pagar Laut di Bekasi Disegel, Izin Tak Pernah Dikeluarkan

Pemprov Jabar Geram! Pagar Laut di Bekasi Disegel, Izin Tak Pernah Dikeluarkan

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
  • comment 0 komentar

Penyegelan Pagar Laut di Bekasi. /Foto: Istimewa

INFO CIKARANG – Pembangunan pagar laut di Bekasi oleh PT Tunas Ruang Pelabuhan Nusantara (TRPN) terus menjadi sorotan. Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menegaskan bahwa proyek ini tidak memiliki izin ruang laut dan telah beberapa kali ditolak pengajuannya.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah tiga kali menolak permohonan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) dari PT TRPN. Penolakan ini terjadi bahkan sebelum Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) disahkan pada 2020.

Bey mengatakan bahwa pihaknya sudah menolak sebelum ada UUCK, PKKPRL di provinsi. Selain itu, setelah UUCK diterbitkan, dia menyebut bahwa mereka tetap mengajukan karena membutuhkan rekomendasi provinsi, tapi tetap ditolak Pemprov karena tidak sesuai aturan RTRW.

Bey menegaskan bahwa PT TRPN tidak pernah mendapat rekomendasi izin PKKPRL, sehingga seharusnya tidak bisa melakukan pembangunan di area tersebut.

Pemprov Jabar Hanya Terima Uang Sewa

Isu lain yang berkembang adalah adanya dugaan aliran dana dari PT TRPN ke Pemprov Jabar. Namun, Bey membantah keras tudingan ini dan memastikan bahwa satu-satunya transaksi keuangan yang terjadi hanyalah uang sewa lahan.

“Saya pastikan Pemprov Jabar itu hanya menerima uang sewa aja, yang sesuai aturan,” katanya seraya menambahkan, “Kalau ada oknum yang memang menerima, kami akan proses untuk dipecat,” tegasnya.

Pelanggaran Tata Ruang dan Penyegelan Pagar Laut

Karena tidak memiliki izin, pagar laut yang dibangun PT TRPN telah disegel oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman, menjelaskan bahwa proyek ini melanggar aturan tata ruang laut dan berada di luar area yang tercantum dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT TRPN dan Pemprov Jabar.

Dugaan pelanggaran ini semakin kuat karena pagar laut tersebut dibangun di atas lahan seluas 4 hektare dengan panjang 4 kilometer, yang tidak masuk dalam area izin yang diberikan Pemprov Jabar.

Herman mengungkapkan bahwa lahan dalam PKS hanya 5.700 meter persegi untuk akses jalan bagi lahan 7,4 hektare milik Pemprov Jabar. Sementara pagar laut berada di luar area tersebut dan tidak memiliki izin dari KKP.

Langkah Selanjutnya?

1. Pemprov Jabar telah mengeluarkan surat teguran kepada PT TRPN atas pelanggaran ini.

2. PT TRPN diwajibkan memberikan kompensasi sosial bagi masyarakat yang terdampak proyek.

3. Pemprov Jabar akan terus memantau di lapangan untuk memastikan tidak ada gangguan ketertiban umum.

Dengan tegasnya sikap Pemprov Jabar dan penyegelan dari KKP, proyek pagar laut di Bekasi ini bisa saja berakhir dengan pembongkaran jika terus melanggar aturan.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Insiden Tabrakan Mengerikan di Tambun Selatan, Pengendara Terlempar dan Terseret 30 Meter

    Insiden Tabrakan Mengerikan di Tambun Selatan, Pengendara Terlempar dan Terseret 30 Meter

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warganet melaporkan insiden tabrakan mengerikan yang terjadi di dekat lokasi P2MM+9JX Maman Mobilindo, Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kejadian ini berawal saat seorang pengendara motor sedang melaju dari arah Bekasi Kota dan mencoba menghindari lubang di jalan yang dalam kondisi basah. Akibatnya, ia terpaksa melakukan pengereman mendadak. Pengereman mendadak […]

  • Aditya Pratama Putra, aktor Preman Pensiun asal Soreang, menjadi korban salah sangka karena wajahnya dianggap mirip dengan Taufik Hidayat, DPO kasus penyekapan dan penganiayaan wanita di Bandung.

    Disangka DPO Taufik Hidayat, Aktor Preman Pensiun Ini Sampai Dikeplak Emak-Emak Saat Beli Nasi Goreng

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Viral di media sosial, wajah Taufik Hidayat yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan seorang perempuan di Bandung ternyata menyeret orang lain yang tidak ada kaitannya dengan kasus tersebut. Adalah Aditya Pratama Putra, warga Soreang, Kabupaten Bandung, yang mengaku menjadi korban salah sangka lantaran wajahnya dianggap mirip […]

  • Kebakaran melanda lapak penjualan palet kayu di Jalan Raya Bekasi, Desa Waringinjaya, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Rabu (15/7/2026). Asap hitam pekat dan kobaran api terlihat membesar dari lokasi kejadian.

    BREAKING NEWS: Lapak Penjualan Palet Kayu di Kedungwaringin Bekasi Terbakar, Asap Tebal Membumbung Tinggi

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kebakaran hebat melanda sebuah lapak penjualan palet kayu di Jalan Raya Bekasi, Desa Waringinjaya, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (15/7/2026). Berdasarkan informasi yang diterima, kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan lapak yang dipenuhi material kayu. Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi hingga dapat disaksikan dari jarak cukup jauh. […]

  • Job Fair Bekasi Ricuh, Jadi Bukti Pengangguran Struktural Bukan Isapan Jempol

    Job Fair Bekasi Ricuh, Jadi Bukti Pengangguran Struktural Bukan Isapan Jempol

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Job fair yang digelar Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi pada Selasa, 27 Mei 2025, diwarnai kericuhan akibat membludaknya pencari kerja. Lebih dari 25.000 pelamar memadati lokasi, padahal jumlah lowongan yang ditawarkan hanya sekitar 2.000 posisi. Kondisi ini disorot tajam oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, yang menilai insiden tersebut mencerminkan betapa mendesaknya […]

  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau proses pencarian korban longsor gunungan sampah setinggi 50 meter di TPST Bantar Gebang, Kota Bekasi, yang menewaskan sejumlah pekerja.

    Zona 4A TPST Bantar Gebang Ditutup Usai Longsor Gunungan Sampah 50 Meter, Pemprov DKI Siapkan Lokasi Pembuangan Sementara

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan menutup sementara Zona 4A Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang di Kota Bekasi, Jawa Barat, setelah terjadi longsor gunungan sampah setinggi sekitar 50 meter. Insiden longsor gunungan sampah di TPST Bantar Gebang Bekasi tersebut terjadi pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB dan menimbulkan korban jiwa. […]

  • Warga Telaga Harapan menyuarakan penolakan rencana pembangunan underpass oleh Metland Cibitung.

    Penolakan Underpass Telaga Harapan Menguat, Warga Serahkan Dokumen Keberatan ke Plt Bupati Bekasi

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Penolakan warga Perumahan Telaga Harapan terhadap rencana pembangunan underpass oleh pengembang Metland Cibitung memasuki fase baru. Setelah berbulan-bulan bergulir di tingkat lingkungan, perlawanan warga kini resmi dibawa ke meja Pemerintah Kabupaten Bekasi. Sekelompok warga yang tergabung dalam Tim 11 Telaga Harapan secara langsung menyerahkan dokumen keberatan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, […]

expand_less