Teror Air Keras Hantui Tambun, Warga Bumi Sani Lakukan Langkah Pencegahan
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Ilustrasi kawasan perumahan dengan sistem one gate untuk meningkatkan keamanan warga.
INFO CIKARANG — Warga Perumahan Bumi Sani di Tambun Selatan meningkatkan kewaspadaan setelah rentetan insiden penyiraman air keras yang terjadi dalam kurun waktu kurang dari satu tahun.
Langkah tegas pun mulai diterapkan demi menjaga keamanan lingkungan.
Tiga Kali Teror dalam Setahun
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi penyiraman air keras sudah terjadi sebanyak tiga kali.
Dua kejadian sebelumnya menyasar kendaraan, sementara insiden terbaru menimpa seorang pria paruh baya berinisial TW (54).
Korban mengalami luka bakar cukup serius hingga sekitar 30 persen dan saat ini masih menjalani perawatan intensif.
Diserang Saat Hendak Ibadah
Peristiwa terakhir terjadi saat korban hendak menunaikan ibadah di mushola pada pagi hari.
Dalam kondisi lingkungan yang masih sepi, korban diduga diserang oleh dua orang tak dikenal (OTK) menggunakan cairan berbahaya.
Warga Perketat Sistem Keamanan
Menanggapi situasi tersebut, pengurus lingkungan bersama warga sepakat untuk memperketat sistem keamanan.
Salah satu langkah yang diambil adalah penerapan One Gate System, yakni sistem satu pintu untuk keluar-masuk kawasan perumahan.
“Ke depannya pintu masuk akan diperketat. Kami akan memberlakukan satu pintu masuk saja,” ujar salah satu pengurus lingkungan.
Evaluasi Jam Operasional Portal
Selain itu, jadwal operasional portal juga akan dievaluasi.
Jika sebelumnya dibuka pukul 05.00 WIB, ke depan direncanakan akan diundur menjadi pukul 05.30 hingga 06.00 WIB demi meningkatkan keamanan di pagi hari.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar