Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Teror Air Keras Hantui Tambun, Warga Bumi Sani Lakukan Langkah Pencegahan

Teror Air Keras Hantui Tambun, Warga Bumi Sani Lakukan Langkah Pencegahan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
  • comment 0 komentar
Ilustrasi kawasan perumahan dengan sistem one gate untuk meningkatkan keamanan warga.

Ilustrasi kawasan perumahan dengan sistem one gate untuk meningkatkan keamanan warga.

INFO CIKARANG — Warga Perumahan Bumi Sani di Tambun Selatan meningkatkan kewaspadaan setelah rentetan insiden penyiraman air keras yang terjadi dalam kurun waktu kurang dari satu tahun.

Langkah tegas pun mulai diterapkan demi menjaga keamanan lingkungan.

Tiga Kali Teror dalam Setahun

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi penyiraman air keras sudah terjadi sebanyak tiga kali.

Dua kejadian sebelumnya menyasar kendaraan, sementara insiden terbaru menimpa seorang pria paruh baya berinisial TW (54).

Korban mengalami luka bakar cukup serius hingga sekitar 30 persen dan saat ini masih menjalani perawatan intensif.

Diserang Saat Hendak Ibadah

Peristiwa terakhir terjadi saat korban hendak menunaikan ibadah di mushola pada pagi hari.

Dalam kondisi lingkungan yang masih sepi, korban diduga diserang oleh dua orang tak dikenal (OTK) menggunakan cairan berbahaya.

Warga Perketat Sistem Keamanan

Menanggapi situasi tersebut, pengurus lingkungan bersama warga sepakat untuk memperketat sistem keamanan.

Salah satu langkah yang diambil adalah penerapan One Gate System, yakni sistem satu pintu untuk keluar-masuk kawasan perumahan.

“Ke depannya pintu masuk akan diperketat. Kami akan memberlakukan satu pintu masuk saja,” ujar salah satu pengurus lingkungan.

Evaluasi Jam Operasional Portal

Selain itu, jadwal operasional portal juga akan dievaluasi.

Jika sebelumnya dibuka pukul 05.00 WIB, ke depan direncanakan akan diundur menjadi pukul 05.30 hingga 06.00 WIB demi meningkatkan keamanan di pagi hari.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK belum mendalami dugaan aliran uang ke partai politik dalam perkara suap Bupati Bekasi nonaktif.

    KPK Fokus Telusuri Aliran Dana ke Kader PDIP Jabar, Belum Sentuh Partai dalam Kasus Ade Kunang

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan hingga kini belum melakukan pendalaman terkait dugaan aliran uang ke partai politik dalam perkara suap yang menjerat Bupati nonaktif Bekasi, Ade Kuswara Kunang. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penyidik masih memusatkan perhatian pada dugaan penerimaan dana oleh kader PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono. “Pendalaman […]

  • Mal Pelayanan Publik Kabupaten Bekasi menjadi salah satu pusat layanan masyarakat yang tetap beroperasi selama penyesuaian sistem kerja ASN menjelang libur Lebaran 2026.

    ASN Bekasi Terapkan WFA Saat Libur Lebaran 2026, Layanan Publik Dipastikan Tetap Berjalan

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi memberlakukan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) dalam rangka penyesuaian sistem kerja menjelang dan setelah libur Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 800.1.6/SE-37/BKPSDM/2026 yang diterbitkan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bekasi. Sekretaris […]

  • Jukir liar makin menjamur, praktik parkir ilegal kini berisiko berujung pidana.

    Berita Baik? Tukang Parkir Liar Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara, Ini Dasar Hukumnya

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Keberadaan juru parkir (jukir) liar semakin marak di berbagai daerah. Tak hanya di depan minimarket, praktik parkir ilegal kini merambah toko kecil hingga ruko di pinggir jalan. Di balik aktivitas yang kerap dianggap sepele, jukir liar ternyata bisa dijerat pidana berat. Berdasarkan ketentuan hukum, pengelolaan lahan parkir merupakan kewenangan pemerintah daerah melalui […]

  • Warga Setu, Kabupaten Bekasi, dihebohkan penemuan 21 karung berisi uang rupiah asli di TPS liar.

    Heboh 21 Karung Uang Cacahan Pecahan Rp50 Ribu dan Rp100 Ribu Ditemukan di TPS Liar Setu Bekasi

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Warga Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, digegerkan dengan penemuan 21 karung berisi uang rupiah cacahan asli di sebuah tempat pembuangan sampah (TPS) liar. Potongan uang yang ditemukan diketahui berasal dari pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu, sehingga memicu perhatian luas masyarakat sekitar. Penemuan uang cacahan tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang sedang […]

  • Proyek pembangunan Jalan Tol Jakarta–Cikampek (Japek) 2 Selatan Seksi 2A yang melintasi wilayah Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

    Ahli Waris Protes Nilai Ganti Rugi Lahan Tol Japek 2 Selatan di Setu Bekasi

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Proses pembebasan lahan untuk proyek pembangunan Jalan Tol Jakarta–Cikampek (Japek) 2 Selatan kembali menuai keberatan dari warga. Kali ini, ahli waris Jumanah BT Sarip menyampaikan penolakan terhadap nilai ganti rugi yang ditawarkan pemerintah. Melalui perwakilannya, Wandy Umar Mulyana, pihak keluarga menyatakan bahwa nilai kompensasi untuk lahan mereka di Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, […]

  • Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja dijadwalkan menjalani pemeriksaan oleh Kejati Jabar.

    Penyidikan Tunjangan Perumahan DPRD Bekasi Mengarah ke Eksekutif, Asep Surya Atmaja Dijadwalkan Diperiksa

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Penyidikan kasus dugaan penyelewengan tunjangan perumahan (tuper) pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bekasi memasuki fase krusial. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat tidak lagi hanya memfokuskan penyelidikan pada unsur legislatif, tetapi mulai mengarah ke ranah eksekutif pemerintahan daerah. Langkah ini menandai babak baru dalam pengusutan perkara yang diduga menyebabkan kerugian keuangan negara hingga […]

expand_less