Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Penataan Pasar Baru Cikarang, Relokasi Pedagang Disertai Pengawasan Terpadu untuk Cegah Pungli

Penataan Pasar Baru Cikarang, Relokasi Pedagang Disertai Pengawasan Terpadu untuk Cegah Pungli

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
  • comment 0 komentar
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menekankan pencegahan pungutan liar dalam relokasi pedagang pasar tumpah Cikarang menuju Pasar Baru.

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menekankan pencegahan pungutan liar dalam relokasi pedagang pasar tumpah Cikarang menuju Pasar Baru.

INFO CIKARANG — Pelaksanaan tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, memberikan penegasan tegas terkait upaya pencegahan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses relokasi pedagang pasar tumpah di Cikarang.

Relokasi ini memindahkan pedagang dari bahu jalan RE Martadinata dan Kapten Sumantri ke dalam area Pasar Baru Cikarang, dengan tujuan menciptakan tata kelola pasar yang lebih tertib dan transparan.

Asep menekankan bahwa perpindahan pedagang ke pasar resmi harus menjadi momentum untuk membersihkan oknum yang selama ini diduga mengambil keuntungan sepihak.

“Pengawasannya akan terus kita lakukan. Hari ini di sini ada TNI, Polri, ada pihak Kecamatan, Desa, dan saya sendiri yang turun langsung. Kita awasi terus,” tegasnya dalam keterangan resminya dikutip Sabtu, (14/2/2026).

Ia menambahkan bahwa kekhawatiran pedagang mengenai biaya-biaya tidak resmi di lokasi baru tidak perlu muncul.

Dengan berjualan di dalam pasar resmi, ruang gerak praktik pungli dipastikan semakin sempit.

“Insyaallah, namanya sudah di dalam pasar, jangan sampai ada lagi pungli. Semuanya harus sesuai aturan,” ujarnya.

Relokasi ini melibatkan sekitar 500 lapak (dolak) yang telah dipindahkan ke dalam Pasar Baru Cikarang. Sebagian pedagang sudah mulai beraktivitas, sementara sisanya dijadwalkan menyusul.

“Alhamdulillah hari ini saya meninjau pemindahan relokasi pedagang pasar tumpah dari jalan raya ke tempat semula di Pasar Baru Cikarang. Tadi ada 500 dolak. Besok kita rapikan lagi, termasuk bikin jalan air di depan dan akan kita cor karena agak tergenang,” jelas Asep.

Dalam proses relokasi, Asep juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI-Polri, aparatur desa dan kecamatan, para pedagang, sesepuh, serta organisasi masyarakat yang turut mendukung kelancaran kegiatan ini.

Selain memastikan relokasi berjalan lancar, Pemkab Bekasi berencana mengevaluasi kondisi konstruksi Pasar Ramayana, yang tercatat telah mengalami kebakaran sebanyak tiga kali.

Menurut Asep, pihaknya akan menelaah apakah bangunan masih layak digunakan atau perlu diperbaiki atau bahkan dibongkar.

“Kalau memang masih bagus, kita perbaiki. Kalau sudah jelek, mungkin kita bongkar. Kita khawatir konstruksinya, karena sudah tiga kali kebakaran, besinya bisa memuai. Nanti kita telaah dengan dinas terkait,” ujarnya.

Terkait dampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), Asep menyebutkan ada potensi dari sektor parkir, kebersihan, dan listrik.

Namun ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan relokasi berjalan tertib.

“Hari ini yang penting relokasi dulu. Setelah pindah dan tertata, sambil jalan insyaallah bisa meningkatkan PAD, apalagi ini di dalam pasar, bukan di luar,” katanya.

Fasilitas penunjang, seperti tempat sampah dan area parkir, juga telah disiapkan. Jalan yang sebelumnya tergenang air akan segera dirapikan.

Asep menekankan pentingnya hak pejalan kaki dan kendaraan agar tidak terganggu oleh aktivitas perdagangan.

“Yang penting pedagang pindah dulu supaya hak pejalan kaki dan kendaraan punya hak masing-masing,” ujarnya.

Selain mengurai potensi pungli, relokasi ini diharapkan dapat mengatasi masalah kemacetan yang sebelumnya sering terjadi akibat pedagang berjualan di badan jalan.

“Kalau sudah di dalam, insyaallah tidak macet. Kemarin macet di luar, sekarang sudah di dalam. Kalau masih macet berarti memang banyak kendaraan,” pungkas Asep.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KSPI mendorong subsidi Rp200.000 per bulan bagi buruh dengan upah minimum di Jakarta.

    KSPI Usul Pemprov DKI Beri Subsidi Upah Rp200 Ribu per Bulan untuk Buruh

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengusulkan agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan subsidi upah sebesar Rp200.000 per bulan kepada buruh penerima upah minimum. Usulan ini disampaikan sebagai respons atas kebijakan insentif Pemprov DKI yang dinilai belum menyentuh kebutuhan utama pekerja. Presiden KSPI Said Iqbal menilai, skema insentif yang ditawarkan Pemprov DKI di […]

  • Gratis untuk Warga Kabupaten Bekasi! Cek Rute dan Jadwal BISKITA Trans Wibawa Mukti

    Gratis untuk Warga Kabupaten Bekasi! Cek Rute dan Jadwal BISKITA Trans Wibawa Mukti

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kini pilihan transportasi yang lebih modern dan juga nyaman telah tersedia bagi warga Kabupaten Bekasi! Pasalnya, BISKITA Trans Wibawa Mukti resmi beroperasi untuk mempermudah mobilitas masyarakat, terutama di jalur strategis. Dengan layanan ini, diharapkan semakin banyak orang beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum, sekaligus membantu mengurangi kemacetan di Bekasi. Rute dan […]

  • Jembatan Yapin Bekasi Ambruk: Sudah Lama Bolong, Kini Tak Bisa Dilalui

    Jembatan Yapin Bekasi Ambruk: Sudah Lama Bolong, Kini Tak Bisa Dilalui

    • calendar_month Sel, 10 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Jembatan Yapin di Bekasi akhirnya ambruk setelah sekian lama dibiarkan dalam kondisi rusak. Lubang-lubang yang sebelumnya menghiasi jembatan ini tidak pernah diperbaiki hingga akhirnya tak mampu lagi menopang beban, menyebabkan akses dari Setu ke Serang Baru terputus. Kini, jembatan tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, memaksa kendaraan besar memutar jauh untuk […]

  • Pemkab Bekasi Bongkar Pasar Lama, Siapkan Wajah Baru untuk PKL Cikarang

    Pemkab Bekasi Bongkar Pasar Lama, Siapkan Wajah Baru untuk PKL Cikarang

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui UPTD Pasar Wilayah IV mulai melakukan pembongkaran bangunan lama Pasar Cikarang yang berada di depan Ramayana, Kecamatan Cikarang Utara. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penataan kawasan dan relokasi pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di sepanjang jalan lampu merah Sentra Grosir Cikarang (SGC). Kepala UPTD […]

  • Ramadan di Tengah Banjir, Prabowo Datang dan Buka Bareng Warga Babelan

    Ramadan di Tengah Banjir, Prabowo Datang dan Buka Bareng Warga Babelan

    • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – residen Prabowo Subianto mengunjungi warga yang terdampak banjir di Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu, 8 Maret 2025. Menjelang waktu berbuka puasa, ia tiba di lokasi sekitar pukul 17.57 WIB dan langsung meninjau kondisi pemukiman yang masih tergenang air. Dalam kunjungan ini, Presiden Prabowo menyusuri jalanan yang digenangi banjir serta berbincang dengan warga […]

  • Pemkab melalui Kecamatan Cikarang Pusat mengusulkan pembangunan tempat penampungan sementara bagi warga terdampak banjir.

    Langganan Banjir Tahunan, Penampungan Sementara Warga Diusulkan Jadi Prioritas di Cikarang Pusat

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Persoalan banjir yang terus berulang mendorong Pemerintah Kecamatan Cikarang Pusat mengusulkan pembangunan tempat penampungan sementara warga terdampak banjir sebagai program prioritas pembangunan. Usulan ini muncul karena banjir menjadi kejadian rutin setiap tahun, sementara sebagian besar warga menolak opsi relokasi permanen. Usulan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Tahun 2026 […]

expand_less