Breaking News
light_mode

Tumpukan Sampah di TPS Kaliabang Ceger Bekasi Meluber ke Jalan, Warga Keluhkan Bau dan Rawan Kecelakaan

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Sampah menumpuk di TPS Kaliabang Ceger, nyaris menutup setengah jalan.

Sampah menumpuk di TPS Kaliabang Ceger, nyaris menutup setengah jalan.

INFO CIKARANG — Kondisi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Jalan Kaliabang Ceger, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, kian memprihatinkan.

Tumpukan sampah yang tidak terangkut selama berbulan-bulan kini meluber hingga hampir menutup setengah badan jalan.

Pantauan di lokasi menunjukkan sampah menumpuk di sepanjang sisi jalan, mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas warga.

Kondisi ini dikeluhkan masyarakat sekitar karena sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan tuntas.

Selain menimbulkan bau tak sedap, tumpukan sampah tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan pengendara, terutama pada malam hari.

Minimnya penerangan membuat pengendara kerap terlambat menyadari adanya sampah yang meluber ke badan jalan.

Salah seorang warga setempat, Iman (48), mengatakan penumpukan sampah di TPS Kaliabang Ceger sudah terjadi sejak sekitar enam bulan terakhir.

Menurutnya, kapasitas TPS yang tidak memadai membuat sampah terus bertambah dan akhirnya meluber ke jalan.

“Sekira setengah tahunan atau enam bulanan sampah itu,” ujar Iman, Selasa (13/1/2026).

Ia menjelaskan, sampah yang menumpuk didominasi sampah rumah tangga.

Namun, tumpukan tersebut bukan hanya berasal dari warga sekitar, melainkan juga dari pengguna jalan yang melintas dan membuang sampah sembarangan.

“Sampah rumah tangga, tapi itu sampah liar. Bukan cuma sampah warga sini aja, dari mana aja orang buang,” jelasnya.

Iman menuturkan, selain menyempitkan ruas jalan, keberadaan sampah yang meluber kerap memicu kecelakaan lalu lintas.

Pengendara yang melaju dengan kecepatan cukup tinggi, khususnya pada malam hari, sering kali tidak menyadari adanya tumpukan sampah di depan mereka.

“Kadang bau menyengat, terus sering juga ada kecelakaan motor. Kalau malam, pengendara nggak kelihatan, tahu-tahu nabrak sampah,” tuturnya.

Terkait respons Pemerintah Kota Bekasi, Iman mengaku pihak terkait sempat melakukan pengangkutan sampah menggunakan kendaraan pengangkut berukuran besar.

Namun, volume sampah yang sudah terlanjur menumpuk membuat proses pengangkutan tidak berjalan maksimal.

“Pemerintah sudah pernah ngangkut pakai mobil besar, tapi karena sampahnya kebanyakan, masih banyak yang tersisa,” ungkapnya.

Warga berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera melakukan penanganan menyeluruh, mulai dari pengangkutan rutin hingga penataan ulang TPS, agar persoalan sampah di kawasan tersebut tidak terus berulang dan membahayakan masyarakat.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puncak Hujan 2024, BPBD Bekasi Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

    Puncak Hujan 2024, BPBD Bekasi Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Jum, 13 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang. Berdasarkan analisis BMKG, puncak musim penghujan diperkirakan terjadi pada akhir Desember 2024 hingga Januari 2025. Dodi Supriadi selaku Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi mengatakan bahwa pihaknya mengimbau masyarakat untuk waspada […]

  • Kondisi banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi dan memaksa ribuan warga terdampak.

    Banjir Rendam Kabupaten Bekasi, Hampir 15 Ribu KK Terdampak di 17 Kecamatan

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kabupaten Bekasi kembali dikepung banjir. Hingga Senin pagi, 19 Januari 2026, bencana hidrometeorologi tersebut telah berdampak pada 14.855 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 39 desa pada 17 kecamatan. Luapan air yang belum surut memaksa ribuan warga mengungsi demi menyelamatkan diri. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat, sebanyak 1.336 […]

  • MUNAJAT KEMERDEKAAN: Jam’iyah NAHDLATUL ULAMA Kecamatan Cikarang Utara Gelar Kirab Kebangsaan, Bentangkan Bendera Merah Putih Sepanjang 200 Meter

    MUNAJAT KEMERDEKAAN: Jam’iyah NAHDLATUL ULAMA Kecamatan Cikarang Utara Gelar Kirab Kebangsaan, Bentangkan Bendera Merah Putih Sepanjang 200 Meter

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dalam rangka memperingati HUT RI Ke – 80, Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Cikarang Utara menggelar acara kirab Kebangsaan Pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 200 meter oleh Satkoryon Banser Cikarang Utara serta turut diikuti oleh Banom – Banom Nahdatul Ulama (NU), dengan Tema “Munajat Kemerdekaan”. Acara Pembentangan Bendera Merah Putih […]

  • BAZNAS Tanggap Bencana Jawa Barat Salurkan 1000 Paket Sembako untuk Korban Banjir Muara Gembong, Bekasi

    BAZNAS Tanggap Bencana Jawa Barat Salurkan 1000 Paket Sembako untuk Korban Banjir Muara Gembong, Bekasi

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dalam upaya meringankan beban warga yang terdampak banjir, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Tanggap Bencana Jawa Barat (BTB Jabar) menggelar penyaluran bantuan berupa 1000 paket sembako di Kampung Muara Bungin, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, pada Selasa, 9 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari respons cepat BTB Jabar dalam […]

  • Pj. Bupati Dani Ramdan Letakkan Batu Pertama Masjid Mutiara Gading City

    Pj. Bupati Dani Ramdan Letakkan Batu Pertama Masjid Mutiara Gading City

    • calendar_month Sab, 20 Apr 2024
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    InfoCikarang.id – Pj. Bupati Dani Ramdan menghadiri langsung kegiatan peletakan batu pertama Pembangunan Masjid Mutiara Gading City, di Kecamatan Tarumajaya pada Jum’at (19/4/2024) Seperti dikutip dalam website bekasikab.go.id, akan ada tiga rumah ibadah antar umat beragama yang dibangun dalam lokasi yang sama. “Alhamdulillah ini yang kedua setelah di Jababeka kita rilis Taman Religi ada enam […]

  • Geger pasangan suami istri gugat aturan kuota internet hangus ke Mahkamah Konstitusi guna menuntut keadilan bagi konsumen operator seluler.

    Kuota Internet Hangus Digugat ke MK, Sepasang Pasutri Ini Nilai Negara Abai Lindungi Konsumen Digital

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pasangan suami istri, Didi Supandi dan Wahyu Triana Sari, resmi mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kebijakan kuota internet hangus yang selama ini diterapkan oleh operator seluler di Indonesia. Keduanya menilai kebijakan tersebut merugikan konsumen, khususnya masyarakat yang menggantungkan penghasilan pada akses internet. Didi Supandi tercatat sebagai Pemohon I dalam perkara […]

expand_less