Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Viral di Medsos, Kasus Pemalakan di Bekasi Berakhir di RSKO Cibubur

Viral di Medsos, Kasus Pemalakan di Bekasi Berakhir di RSKO Cibubur

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Sen, 7 Apr 2025
  • comment 0 komentar

INFO CIKARANG – Dua pria berinisial TAP (31) dan DI (26) yang sempat membuat heboh warga di kawasan Pasar Baru, Kota Bekasi, terbukti mengonsumsi narkoba jenis sabu berdasarkan hasil pemeriksaan urine. Saat ini, keduanya sedang menjalani proses rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) yang berlokasi di Cibubur, Jakarta Timur.

Informasi ini dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi. Ia menyebutkan bahwa penyerahan kedua pria tersebut dari Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota ke Satuan Narkoba dilakukan pada Sabtu pagi, 5 April 2025, sekitar pukul 10.30 WIB.

“Setelah menjalani tes urine, keduanya terbukti positif menggunakan sabu. Maka dari itu, penanganannya dialihkan ke Satuan Narkoba untuk proses rehabilitasi,” jelas Kombes Ade Ary dalam pernyataan tertulisnya.

Peristiwa ini bermula ketika TAP menyuruh istrinya menagih uang ‘jatah preman’ dari para pedagang. Namun, setelah hanya diberikan Rp2.000 dari permintaan sebesar Rp5.000, serta mendapat kata-kata kasar, TAP marah dan kembali ke lokasi bersama DI. Kedua pria itu kemudian merusak dagangan para pedagang dan mengintimidasi mereka agar tidak lagi berjualan di tempat tersebut.

Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Binsar Hatorangan Sianturi, mengungkapkan bahwa praktik pemerasan ini sudah berlangsung selama tiga tahun. Dalam sehari, mereka bisa mengantongi sekitar Rp150.000, yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Walaupun kejadian tersebut sempat viral di media sosial, tidak ada laporan resmi dari para korban ke pihak kepolisian. Namun, karena keterlibatan narkoba, proses hukum tetap dilanjutkan oleh pihak berwenang.

Dengan dilakukannya rehabilitasi, diharapkan TAP dan DI dapat pulih dan tidak lagi melakukan tindakan meresahkan yang merugikan pedagang kecil maupun masyarakat umum.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja berdialog bersama mahasiswa Cipayung Plus di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Cikarang Pusat.

    PLT Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Bekasi Kolaborasi Bangun Daerah

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengajak mahasiswa untuk berkolaborasi dalam pembangunan daerah saat berdialog dengan aliansi Cipayung Plus di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Senin (6/4/2026). Dialog tersebut digelar setelah mahasiswa menyampaikan aspirasi mereka. Sejumlah perangkat daerah turut dihadirkan agar setiap masukan bisa langsung ditindaklanjuti. Asep mengatakan, kritik dari mahasiswa merupakan hal […]

  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan sambutan saat Safari Ramadhan di Kabupaten Bekasi, Minggu (22/2/2026), sekaligus berdialog dengan warga terkait anggaran dan infrastruktur daerah.

    Safari Ramadhan di Kabupaten Bekasi, Dedi Mulyadi Tekankan Transparansi Anggaran dan Percepatan Infrastruktur Warga

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggelar Safari Ramadhan di Kabupaten Bekasi, Minggu (22/2/2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat untuk membahas persoalan transparansi anggaran hingga kondisi infrastruktur yang masih menjadi keluhan warga. Safari Ramadhan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga […]

  • Viral! Seorang Ayah di Bekasi Tega Lempar Anak ke Kubangan Air

    Viral! Seorang Ayah di Bekasi Tega Lempar Anak ke Kubangan Air

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Media sosial kembali dihebohkan dengan sebuah video yang menampilkan aksi seorang pria yang tega melempar anak kecil ke kubangan air. Peristiwa ini terjadi di Bekasi, Jawa Barat, meskipun belum diketahui secara pasti kapan waktu kejadian tersebut. Kronologi Kejadian Dalam video yang beredar luas, terlihat seorang anak kecil sedang bermain air di tengah […]

  • Jaminan Layanan Kesehatan, Pemkab Bekasi Reaktivasi KIS Nonaktif

    Jaminan Layanan Kesehatan, Pemkab Bekasi Reaktivasi KIS Nonaktif

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi bergerak cepat mengatasi persoalan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sempat dinonaktifkan bagi pemilik Kartu Indonesia Sehat (KIS) dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Proses aktivasi ulang ini dijadwalkan selesai maksimal delapan hari kerja, mulai 10 Januari 2025. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah, langkah ini memastikan […]

  • Desember 2025, harga sembako di Pasar Baru Cikarang stabil.

    Harga Cabai Meroket di Pasar Baru Cikarang Desember 2025, Komoditas Lain Masih Stabil

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Harga kebutuhan pokok di Pasar Baru Cikarang, Kabupaten Bekasi, terpantau relatif stabil pada Desember 2025. Namun, lonjakan harga terjadi pada komoditas cabai, terutama cabai rawit merah yang kini menembus harga tinggi. Berdasarkan hasil informasi dari UPTD Pasar Cikarang, harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp95.000 per kilogram. Sementara itu, cabai merah keriting […]

  • Banjir Bekasi: 61 Ribu Warga Hadapi Bencana Besar, Puluhan Desa Terendam

    Banjir Bekasi: 61 Ribu Warga Hadapi Bencana Besar, Puluhan Desa Terendam

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dalam beberapa hari terakhir ini Kabupaten Bekasi tengah menghadapi salah satu bencana terparah dalam sejarah. Banjir yang melanda selama tiga hari terakhir telah mengubah kehidupan puluhan ribu warga seolah menjadi sebuah tantangan survival. Menurut data resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah mencatat 61.648 warga terdampak banjir, dengan 48.207 di antaranya terpaksa mengungsi. Bencana […]

expand_less