Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar, Eks Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Diseret ke Meja Hijau

Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar, Eks Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Diseret ke Meja Hijau

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
  • comment 0 komentar
Ade Kuswara Kunang dan HM Kunang saat dihadirkan dalam kasus dugaan suap proyek di Kabupaten Bekasi.

Ade Kuswara Kunang dan HM Kunang saat dihadirkan dalam kasus dugaan suap proyek di Kabupaten Bekasi.

INFO CIKARANG — Kasus dugaan korupsi kembali menyeret nama besar di Kabupaten Bekasi.

Mantan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, bersama ayahnya HM Kunang, resmi didakwa menerima suap dengan nilai fantastis mencapai Rp12,4 miliar.

Dakwaan tersebut dibacakan jaksa dari Komisi Pemberantasan Korupsi dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung.

Dalam uraian jaksa, kedua terdakwa disebut menerima “hadiah atau janji” dari seorang kontraktor bernama Sarjan, yang diduga bertujuan untuk mengamankan sejumlah proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Terdakwa bersama-sama menerima uang yang seluruhnya berjumlah Rp12,4 miliar,” ungkap jaksa dalam persidangan.

Jaksa mengungkap, aliran dana tidak hanya diterima oleh Ade Kuswara. Sebagian uang juga mengalir ke HM Kunang yang disebut memiliki peran strategis dalam mengatur akses proyek.

Rinciannya, Ade Kuswara diduga menerima sekitar Rp11,4 miliar, sementara HM Kunang menerima Rp1 miliar.

Yang menarik, hubungan antara pengusaha dan kepala daerah ini disebut tidak terjadi secara kebetulan. Dalam persidangan terungkap, pertemuan awal terjadi pada Februari 2025, saat Sarjan meminta “jatah proyek”.

Alih-alih menolak, Ade justru mengarahkan Sarjan untuk berkoordinasi dengan ayahnya.

“Temui Abah Kunang, nanti diatur,” demikian isi dakwaan yang mengutip arahan terdakwa.

Dari sinilah, jaksa menduga praktik pengaturan proyek mulai berjalan.

HM Kunang disebut ikut berperan dalam menentukan kontraktor yang akan mengerjakan paket pekerjaan di sejumlah dinas.

Skema ini diduga berlangsung dalam beberapa tahap dan melibatkan sejumlah pertemuan serta penyerahan uang.

Kasus ini pun mengarah pada dugaan praktik korupsi sistematis, di mana proyek pemerintah menjadi “imbalan” atas dana yang telah diberikan sebelumnya.

Atas perbuatannya, kedua terdakwa dijerat dengan pasal berlapis dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

Jika terbukti bersalah, Ade Kuswara dan HM Kunang berpotensi menghadapi hukuman berat, termasuk pidana penjara jangka panjang.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah lampu PJU terlihat tidak menyala di ruas jalan Desa Cicau menuju kawasan PLN Jalan Tegal Badak, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, saat malam hari.

    Deretan PJU Padam, Jalur Malam di Cicau Cikarang Pusat Jadi Titik Rawan

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kondisi penerangan jalan di Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Kabupaten Bekasi, menuai sorotan warga. Sejumlah lampu penerangan jalan umum (PJU) dilaporkan tidak berfungsi di jalur utama yang menghubungkan Desa Cicau dengan kawasan PLN di Jalan Tegal Badak. Pantauan warga, kondisi gelap mulai terasa sejak matahari terbenam. Beberapa titik bahkan nyaris tanpa […]

  • Kabupaten Bekasi Tempati Peringkat Kedua pada MTQH Jawa Barat 2025, 18 Medali Dibawa Pulang

    Kabupaten Bekasi Tempati Peringkat Kedua pada MTQH Jawa Barat 2025, 18 Medali Dibawa Pulang

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pada penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-39 tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2025, Kabupaten Bekasi berhasil mencatatkan posisi sebagai juara kedua terbaik. Kegiatan ini berlangsung di Dome Bale Rame, Soreang, Kabupaten Bandung, pada hari Sabtu, tanggal 21 Juni 2025. Jumlah poin yang berhasil dikumpulkan oleh kontingen Kabupaten Bekasi mencapai 513 […]

  • Ilustrasi transaksi jual beli sepeda motor. Warga Serang Baru menjadi korban penipuan setelah motor yang dijualnya dibawa kabur oleh calon pembeli dengan modus test ride.

    Modus Nyoba Berkendara Saat COD, Pria di Serang Baru Kehilangan Motor Dibawa Kabur Calon Pembeli

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Aksi penipuan berkedok transaksi jual beli sepeda motor kembali terjadi di Kabupaten Bekasi. Seorang warga Kecamatan Serang Baru harus merelakan motornya dibawa kabur oleh pria yang mengaku sebagai calon pembeli. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Perumahan Mutiara Sampurna, Desa Jayasampurna, Kecamatan Serang Baru, pada Selasa, 2 Juni 2026. Saat itu korban yang […]

  • Pembegalan terjadi di Jalan Baru Tanggul, Kaliabang, Bekasi Utara, Jumat (9/1/2026) dini hari sekitar pukul 01.15 WIB.

    Diduga Jadi Korban Begal, Driver Grab Diserang Dua Pemuda di Jalan Baru Tanggul Kaliabang

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Aksi pembegalan terjadi di Jalan Baru Tanggul, Kaliabang, Kecamatan Bekasi Utara, pada Jum’at (9/1/2026) dini hari sekitar pukul 01.15 WIB. Korban diketahui seorang pria paruh baya yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online Grab. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban baru saja menyelesaikan orderan penumpang dari Rumah Sakit Harmoni dan berniat […]

  • Dani Ramdhan dan H. Romli Resmi Daftar Ke KPUD Kabupaten Bekasi Untuk Pilkada 2024

    Dani Ramdhan dan H. Romli Resmi Daftar Ke KPUD Kabupaten Bekasi Untuk Pilkada 2024

    • calendar_month Kam, 29 Agu 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    Dani Ramdhan bersama H. Romli resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bekasi ke KPUD Kabupaten Bekasi, pendaftaran ini dilakukan pada hari kamis (29/8/2024) sekitar pukul 14:00 WIB. Pasangan calon yang dikenal dengan komitmen dan visi mereka untuk untuk melanjutkan pembangunan Kabupaten bekasi semakin berani ini tiba di kantor KPUD Kabupaten Bekasi […]

  • Bukan Hanya Cuaca Ekstrem, Ini Penyebab Banjir Bekasi Menurut Greenpeace

    Bukan Hanya Cuaca Ekstrem, Ini Penyebab Banjir Bekasi Menurut Greenpeace

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Banjir yang melanda Bekasi beberapa waktu lalu benar-benar meninggalkan duka mendalam. Ribuan warga terdampak, dan kini berbagai pihak mengungkapkan penyebab utama dari musibah ini. Salah satunya adalah Greenpeace Indonesia, yang menyoroti alih fungsi lahan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Bekasi sebagai faktor utama memburuknya banjir. Menurut data Kementerian Kehutanan, area terbangun […]

expand_less