Lapak Madura di Bawah Flyover Jarakosta-Sukadanau Ditertibkan, Sempat Terjadi Gesekan dengan Pemilik
- account_circle Admin
- calendar_month Rab, 2 Sep 2026
- comment 0 komentar
INFO CIKARANG – Sejumlah bangunan yang berdiri di kawasan lapak Madura, Jalan Jarakosta-Sukadanau, tepatnya di bawah jalan layang, Kabupaten Bekasi, ditertibkan personel gabungan pada Rabu (2/9/2026).
Penertiban melibatkan unsur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, dan Polri. Petugas mendatangi lokasi untuk melakukan pembongkaran terhadap sejumlah bangunan atau lapak yang berada di kawasan tersebut.
Lokasi penertiban diketahui selama ini dimanfaatkan sebagai area lapak oleh sejumlah warga. Bangunan-bangunan tersebut disebut berdiri di atas lahan yang merupakan aset milik negara.
Namun, proses penertiban sempat diwarnai ketegangan.
Pemilik Lapak Keberatan Bangunannya Dibongkar
Sejumlah pemilik lapak terlihat keberatan ketika petugas melakukan penertiban. Penolakan sempat disampaikan oleh pemilik bangunan yang tidak ingin lapaknya dibongkar.
Situasi tersebut kemudian menimbulkan gesekan antara sejumlah pemilik lapak dengan petugas yang berada di lokasi.
Personel gabungan melakukan pengamanan untuk mengantisipasi situasi semakin memanas. Kehadiran aparat juga dilakukan guna memastikan proses penertiban tetap berjalan dan tidak berkembang menjadi kericuhan.
Meski terdapat penolakan, kegiatan penertiban tetap dilanjutkan oleh petugas.
Jumlah Bangunan yang Ditertibkan Belum Diketahui
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah bangunan yang menjadi sasaran penertiban di kawasan tersebut.
Begitu pula dengan dasar administrasi penertiban, termasuk penjelasan lebih rinci mengenai status lahan yang digunakan untuk mendirikan lapak, belum disampaikan oleh pihak terkait.
Informasi tersebut penting untuk menjelaskan dasar dilakukannya pembongkaran serta status bangunan yang berada di bawah jalan layang tersebut.
Penertiban ini pun menjadi perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas di Jalan Jarakosta-Sukadanau. Aktivitas petugas di sekitar jalan layang terlihat menarik perhatian masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.
Sementara itu, perkembangan lebih lanjut mengenai jumlah bangunan yang ditertibkan, status lahan, serta alasan administratif penertiban masih menunggu keterangan resmi dari instansi terkait.
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar