Longsor Gunungan Sampah Bantar Gebang Menelan Korban, Pramono: Ini Tidak Direncanakan
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Longsoran gunungan sampah di TPST Bantargebang menewaskan empat orang setelah material sampah ambrol akibat hujan deras berkepanjangan.
INFO CIKARANG — Peristiwa longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang menelan korban jiwa. Mulai Senin (9/3/2026), tercatat empat orang meninggal dunia setelah tertimbun material sampah di area pengolahan tersebut.
Insiden terjadi pada Ahad (8/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di zona 4 lokasi penampungan sampah terbesar yang melayani wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Gubernur Jakarta Pramono Anung menyampaikan duka cita atas tragedi tersebut. Ia menyebut longsor terjadi akibat hujan deras yang berlangsung dalam waktu lama sehingga memicu pergeseran tumpukan sampah.
“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya empat orang dalam peristiwa longsornya gunung sampah di Zona 4 TPST Bantargebang,” kata Pramono dalam keterangannya dikutip Selasa, (10/3/2026).
Menurutnya, curah hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi panjang membuat tumpukan sampah yang sudah sangat tinggi menjadi tidak stabil hingga akhirnya mengalami longsor.
“Karena memang ini tidak direncanakan dan tidak diduga. Hujan yang deras dan berlangsung lama membuat tumpukan yang sudah tinggi mengalami sliding atau longsor,” ujarnya.
Selain menimbulkan korban jiwa, longsor juga menutup sebagian jalan operasional serta aliran sungai di sekitar lokasi. Material sampah dilaporkan menutup area sepanjang sekitar 40 meter.
Operasi Pencarian Dilakukan Tim Gabungan
Pasca kejadian, pemerintah daerah langsung melakukan operasi tanggap darurat untuk mencari korban yang diduga masih tertimbun. Proses evakuasi melibatkan berbagai instansi, termasuk Basarnas, aparat kepolisian, TNI, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
Sebanyak 19 unit ekskavator dikerahkan untuk membantu proses pencarian dan pembersihan material longsor. Selain itu, tujuh unit ambulans disiagakan di lokasi untuk mempercepat proses evakuasi korban.
Data sementara menunjukkan empat korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, sementara beberapa orang lainnya masih diduga tertimbun dan dalam proses pencarian oleh tim penyelamat.
Layanan Zona 4 Sementara Ditutup
Sebagai langkah mitigasi, pemerintah memutuskan menutup sementara layanan di Zona 4A TPST Bantargebang.
Meski demikian, pengiriman sampah dari Jakarta tetap berjalan dengan pengalihan ke zona lain yang masih aman digunakan.
“Sebagai langkah mitigasi, layanan di Zona 4A ditutup sementara. Pengiriman sampah diminimalkan dan dialihkan ke Zona 3,” kata Pramono.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar