Resbob Minta Maaf Usai Ucapan Kontroversial soal Viking dan Sunda, Kasus Tetap Bergulir ke Ranah Hukum
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month Sel, 16 Des 2025
- comment 0 komentar

Streamer YouTube Resbob akhirnya angkat suara usai dikecam publik.
INFO CIKARANG — Streamer YouTube Resbob atau Adimas Firdaus akhirnya angkat suara setelah ucapannya saat siaran langsung menuai kecaman publik.
Dalam live streaming yang viral di media sosial, Adimas diduga melontarkan kalimat bernada penghinaan terhadap pendukung Persib Bandung (Viking) serta masyarakat Sunda.
Melalui sebuah video klarifikasi yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Adimas menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Ia mengaku tidak sepenuhnya sadar dengan apa yang diucapkannya saat kejadian, karena live tersebut dilakukan sambil menyetir mobil.
Ia bahkan menyebut tidak mengingat sama sekali telah melontarkan kata-kata yang memicu kemarahan publik.
“Ini jadi pelajaran besar buat saya. Mari kita tinggalkan alkohol, karena itu membuat seseorang kehilangan kendali dan ucapannya bisa mencelakakan diri sendiri,” tulis Adimas dalam keterangannya dikutip, Selasa (16/12/2025).
Akui Ucapan Sensitif, Minta Maaf ke Publik Sunda
Adimas menegaskan bahwa pernyataannya sama sekali tidak diniatkan untuk merendahkan suku atau kelompok tertentu.
Ia menyadari bahwa apa yang diucapkannya termasuk hal sensitif dan berpotensi melukai banyak pihak.
Ia pun menyampaikan permohonan maaf secara khusus kepada masyarakat Sunda, keluarga besar, serta para tokoh agama yang selama ini membimbingnya.
“Saya sadar ucapan itu salah dan tidak pantas. Itu di luar kesadaran saya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Adimas mengungkapkan kedekatannya dengan budaya Sunda sejak kecil.
Meski lahir dari ibu berdarah Minang, ia dibesarkan oleh ibu sambung asal Tasikmalaya dan dibimbing oleh seorang kiai dari Jawa Barat.
“Saya tumbuh besar dengan kasih sayang orang Sunda. Tidak pernah ada niat sedikit pun untuk menyinggung,” tuturnya.
Dilaporkan ke Polisi, Proses Hukum Berjalan
Meski telah menyampaikan permintaan maaf, langkah hukum tetap ditempuh oleh Viking Persib Club.
Melalui kuasa hukumnya, Ferdy Rizki, laporan resmi terhadap akun Resbob telah dilayangkan ke Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat pada Kamis (11/12/2025) malam atas mandat Ketua Umum Viking, Tobias Ginanjar.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, membenarkan adanya laporan tersebut.
Ia menyebut kepolisian telah melakukan profiling akun serta penyelidikan awal terkait dugaan ujaran kebencian.
“Laporan polisi diterima untuk melengkapi proses hukum dan memperkuat keterangan saksi korban. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” jelas Hendra.
Wagub Jabar Imbau Warga Tetap Tenang
Menanggapi polemik ini, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dan tidak menggeneralisasi kesalahan kepada kelompok atau suku tertentu.
“Jangan menyimpan dendam pada sukunya. Fokus pada oknumnya. Saya yakin kepolisian akan memproses sesuai hukum agar ada efek jera dan kejadian serupa tidak terulang,” ujar Erwan.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar