Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Tradisi Kekunutan di Cikarang Saat Malam ke-15 Ramadhan, Warga Masak Ketupat hingga Pesor

Tradisi Kekunutan di Cikarang Saat Malam ke-15 Ramadhan, Warga Masak Ketupat hingga Pesor

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
  • comment 0 komentar
Warga Cikarang membuat ketupat, lepet, dan pesor dalam tradisi Kekunutan pada malam ke-15 Ramadhan.

Warga Cikarang membuat ketupat, lepet, dan pesor dalam tradisi Kekunutan pada malam ke-15 Ramadhan.

INFO CIKARANG — Memasuki malam ke-15 Ramadhan, sebagian warga di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi, masih melestarikan tradisi yang dikenal dengan sebutan Kekunutan.

Tradisi ini biasanya dilakukan sebagai penanda pertengahan bulan puasa atau yang sering disebut sebagai Nisfu Shaum.

Pada momen tersebut, warga biasanya memasak berbagai makanan khas berbahan dasar beras, seperti ketupat, lontong, lepet, hingga pesor.

Makanan-makanan tersebut kemudian disantap bersama keluarga atau dibagikan kepada tetangga sebagai bentuk kebersamaan di bulan suci Ramadhan.

Salah satu menu yang cukup khas adalah ketupat yang disajikan dengan sayur soun dan petai, yang dikenal memiliki cita rasa gurih dan menjadi favorit warga.

Tradisi Kekunutan sendiri sudah berlangsung turun-temurun di sejumlah kampung di wilayah Bekasi, khususnya di Cikarang.

Selain sebagai tradisi kuliner, kegiatan ini juga menjadi momen mempererat hubungan antarwarga.

Meski zaman terus berkembang, sebagian masyarakat masih mempertahankan tradisi tersebut sebagai bagian dari kearifan lokal yang memperkaya suasana Ramadhan.

Di sejumlah daerah lain di Indonesia, pertengahan Ramadhan juga kerap dirayakan dengan berbagai tradisi, seperti ziarah kubur atau berbagi makanan kepada sesama.

Namun di Cikarang, memasak ketupat, lepet, dan pesor tetap menjadi salah satu ciri khas perayaan malam ke-15 Ramadhan yang masih dijaga hingga saat ini.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nekat Terobos Pengawalan, Warga Sukawangi Minta Keadilan ke Gubernur Jabar

    Nekat Terobos Pengawalan, Warga Sukawangi Minta Keadilan ke Gubernur Jabar

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang warga Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Irma Erpianah, nekat menerobos pengawalan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, demi meminta keadilan atas kematian adiknya yang masih menjadi misteri hingga kini. Irma ingin meminta bantuan langsung kepada gubernur terkait kasus kematian adik kandungnya, Saman Fadilah, yang ditemukan tewas di aliran irigasi di depan rumahnya empat […]

  • Kisruh KIS di Lottemart Cikarang: Warga Marah, Kuota Terbatas, Ini Kata Dinkes Bekasi

    Kisruh KIS di Lottemart Cikarang: Warga Marah, Kuota Terbatas, Ini Kata Dinkes Bekasi

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pagi hari tanggal 8 Januari 2025, suasana di pelayanan publik Lottemart Cikarang Utara memanas. Puluhan warga yang sudah mengantre sejak malam sebelumnya mengungkapkan kekecewaannya terhadap minimnya kuota pengurusan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Bahkan, beberapa di antaranya rela menginap dan tidur di lantai hanya untuk memastikan mereka mendapatkan kuota. Namun, sebagian dari mereka […]

  • Dedi Mulyadi akui sudah berulang kali ingatkan Bupati Bekasi soal korupsi.

    Wanti-wanti Ade Kuswara Kunang Saat Menjabat, Dedi Mulyadi: Berkali-kali Saya Ingatkan Jauhi Korupsi

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa dirinya telah berulang kali mengingatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang agar menjalankan pemerintahan sesuai prinsip kepatutan dan menjauhi praktik korupsi. Pernyataan itu disampaikan Dedi menanggapi penetapan Ade Kuswara Kunang sebagai tersangka kasus dugaan suap ijon proyek oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dedi menegaskan, peringatan tersebut […]

  • Mengecat Genteng Berujung Maut, Pria Bekasi Tersengat Listrik

    Mengecat Genteng Berujung Maut, Pria Bekasi Tersengat Listrik

    • calendar_month Sab, 21 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kejadian tragis menimpa seorang pria berinisial S di Perumahan Amaryllis, Desa Cikarageman, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jumat (20/12/2024). Korban meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat mengecat genteng rumah menggunakan tongkat berbahan besi holo. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, saat korban mengecat, tongkat besi tersebut […]

  • Truk muatan beras terperosok di Tambun Selatan, Bekasi. Polisi menduga sopir dalam kondisi mabuk.

    Sopir Diduga Mabuk, Truk Beras Terperosok di Tambun Selatan, Polisi Langsung Amankan Pelaku

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Peristiwa kecelakaan yang melibatkan truk bermuatan beras di kawasan Tambun Selatan mulai menemui titik terang. Pihak kepolisian menduga kuat, insiden tersebut dipicu oleh kondisi pengemudi yang tidak normal saat berada di balik kemudi. Kapolres Metro Bekasi, Sumarni, menyebut sopir truk diduga dalam pengaruh zat tertentu saat kejadian berlangsung. “Iya, sudah dalam penanganan. […]

  • Detik-detik warga menggotong keranda jenazah melewati galengan sawah sempit menuju TPU di Desa Cileduk, Setu.

    Puluhan Tahun Tak Berubah, Warga Cileduk Setu Terpaksa Gotong Jenazah Lewat Galengan Sempit Menuju TPU

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Warga Kampung Dukuh, Desa Cileduk, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, kembali menyuarakan keluhan soal akses menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang dinilai tidak layak. Hingga kini, jalur menuju lokasi pemakaman masih berupa pematang sawah sempit dengan lebar sekitar 25 sentimeter. Kondisi tersebut memaksa warga harus berjalan beriringan sambil menyeimbangkan langkah saat menggotong jenazah. […]

expand_less