Warga Cikarang Barat Sangat Kesal, Paksa Dugaan Pelaku Pelecehan Anak Tetap Diproses Hukum Meski Ada Kata Damai
- account_circle Admin
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Warga Kampung Bojongkoneng, Desa Telaga Murni, Cikarang Barat, mendatangi rumah terduga pelaku dugaan pelecehan terhadap anak di bawah umur dan meminta kasus tetap diproses sesuai hukum yang berlaku.
INFO CIKARANG – Warga Kampung Bojongkoneng, Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, dibuat geram setelah muncul informasi bahwa terduga pelaku dugaan pelecehan terhadap sejumlah anak di bawah umur dikabarkan tidak lagi menjalani proses hukum setelah adanya kesepakatan damai.
Kasus tersebut sebelumnya terungkap setelah salah satu korban yang masih di bawah umur memberanikan diri mengadu kepada orang tuanya.
Keluarga korban kemudian melaporkan dugaan peristiwa tersebut kepada pihak berwenang.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa terduga pelaku sempat diamankan pada Senin (1/6/2026).
Namun, belakangan beredar informasi bahwa telah terjadi kesepakatan damai antara pihak pelaku dan keluarga korban.
“Setelah kemarin ditangkap pada hari Senin, ternyata pelaku dan korban yang masih bertetangga sepakat berdamai,” ujar seorang warga bernama Indra, Kamis (4/6/2026).
Informasi tersebut memicu reaksi keras dari masyarakat sekitar. Pada Rabu malam, sejumlah warga mendatangi rumah terduga pelaku dan meminta agar kasus tersebut tetap diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Warga mengaku khawatir apabila dugaan perbuatan tersebut tidak ditangani secara serius, maka berpotensi menimbulkan korban lainnya di kemudian hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, jumlah korban diduga mencapai empat anak yang seluruhnya masih berusia di bawah 10 tahun.
Namun hingga saat ini, baru dua anak yang disebut telah berani menyampaikan pengakuan terkait dugaan peristiwa tersebut.
“Pelaku harus diproses hukum, jangan sampai dilepas karena berbahaya,” tegas warga lainnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait status penanganan kasus tersebut maupun informasi mengenai dugaan adanya penyelesaian secara damai.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat memberikan kepastian hukum serta perlindungan maksimal kepada anak-anak yang diduga menjadi korban dalam kasus tersebut.
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar