Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Dicopot dan Masuk Pengawasan Jamwas, Kasus Eddy Sumarwan Jadi Ujian Integritas Kejaksaan

Dicopot dan Masuk Pengawasan Jamwas, Kasus Eddy Sumarwan Jadi Ujian Integritas Kejaksaan

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Kejagung sebut Eddy Sumarwan dalam pengawasan internal.

Kejagung sebut Eddy Sumarwan dalam pengawasan internal.

INFO CIKARANG — Pencopotan Eddy Sumarwan dari jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi bukanlah rotasi biasa.

Langkah itu kini berlanjut ke meja Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung, menandai bahwa persoalan yang dihadapi mantan Kajari Bekasi tersebut dipandang serius oleh institusinya sendiri.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, membenarkan bahwa Eddy Sumarwan saat ini tengah menjalani proses pengawasan internal.

“Saat ini dalam proses Jamwas,” ujar Anang dalam keterangannya dikutip Kamis (1/1/2026).

Pernyataan singkat itu memiliki implikasi besar. Seorang jaksa yang sebelumnya berada di garda depan penegakan hukum, kini justru menjadi objek pengawasan lembaga tempat ia bernaung.

Situasi ini sekaligus menempatkan Kejaksaan Agung pada sorotan publik terkait konsistensinya menjaga integritas aparat penegak hukum.

Secara formal, Kejaksaan Agung menyebut pencopotan Eddy sebagai bagian dari langkah preventif.

Anang menegaskan, setiap indikasi pelanggaran akan langsung direspons melalui evaluasi jabatan.

“Setiap terindikasi, apabila terindikasi segera diambil tindakan. Ini bentuk preventif,” katanya.

Namun, sulit menempatkan rotasi ini sebagai prosedur rutin semata.

Nama Eddy Sumarwan mencuat di tengah pusaran kasus dugaan korupsi yang menyeret Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, yang terungkap melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Konteks tersebut semakin menguat setelah KPK menyegel rumah Eddy Sumarwan.

Penyegelan itu dikonfirmasi langsung oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, pada 19 Desember 2025.

“Benar, tim melakukan penyegelan rumah tersebut,” ujar Budi.

Dalam keterangannya, Anang juga menyinggung soal evaluasi pengawasan melekat atau waskat.

Istilah ini kerap muncul setiap kali terjadi dugaan penyimpangan di internal kejaksaan, namun efektivitasnya sering dipertanyakan.

“Yang jelas jabatan terhadap beberapa pihak yang terindikasi, kita tarik. Tidak hanya dari Bekasi, ada beberapa Kajari pun kita tarik,” kata Anang.

Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa kasus di Bekasi bukan persoalan tunggal.

Ada indikasi problem yang lebih sistemik, ketika sejumlah kepala kejaksaan di daerah harus ditarik karena dugaan pelanggaran.

Kejaksaan Agung menyatakan proses terhadap Eddy Sumarwan masih terbuka untuk ditingkatkan, tergantung hasil pemeriksaan pengawasan.

“Bila terbukti dan ada cukup kuat, ya kita proses ke jenjang berikutnya,” ujar Anang.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hujan deras, banjir kembali genangi Villa Kencana Cikarang.

    Perumahan Villa Kencana Kembali Diterjang Banjir Usai Hujan Deras

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Hujan deras yang mengguyur wilayah Cikarang pada Senin sore kembali menyebabkan banjir di kawasan Perumahan Villa Kencana Cikarang. Genangan air merendam sejumlah jalan utama di lingkungan perumahan, mengganggu aktivitas harian warga. Fenomena ini bukan kali pertama terjadi. Warga menyebut, banjir di Villa Kencana sudah menjadi langganan tahunan, terutama saat curah hujan meningkat […]

  • Diduga Trafo Meledak, Gudang di Tambun Bekasi Hangus Terbakar

    Diduga Trafo Meledak, Gudang di Tambun Bekasi Hangus Terbakar

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Bekasi kembali diguncang insiden kebakaran! Kali ini, sebuah gudang di kawasan BIZHUB, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, ludes dilalap api pada Minggu (2/2/2025) sekitar pukul 18.30 WIB. Hingga pukul 20.10 WIB, api semakin membesar, diduga akibat trafo yang meledak. Menurut Komandan Pleton (Danton) Damkar Kabupaten Bekasi, Jajang, kebakaran ini tergolong besar, sehingga tim […]

  • Summarecon Mall Bekasi tiadakan pesta kembang api Tahun Baru 2026

    Ikuti Imbauan Dedi Mulyadi, Summarecon Mall Bekasi Tiadakan Kembang Api Tahun Baru 2026

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Manajemen Summarecon Mall Bekasi (SMB) memutuskan untuk meniadakan pesta kembang api saat pergantian Tahun Baru 2026. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk empati dan solidaritas atas bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Pembatalan agenda Spectacular Fireworks diumumkan melalui akun media sosial resmi SMB pada Jumat (26/12/2025). Dalam unggahan tersebut, manajemen menyampaikan […]

  • Percobaan Pencurian Motor di Cikarang Barat Gagal, Aksi Terekam CCTV!

    Percobaan Pencurian Motor di Cikarang Barat Gagal, Aksi Terekam CCTV!

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Perumahan Telaga Harapan, Cikarang Barat, Bekasi, dikejutkan dengan percobaan pencurian motor yang terjadi pada Minggu siang, 9 Februari 2025. Dua pelaku yang terekam kamera pengawas sempat mencoba membobol motor di sebuah rumah, namun akhirnya gagal dan kabur. Kronologi Kejadian Dalam rekaman CCTV yang beredar, dua pria dengan mengendarai Honda Scoopy merah […]

  • Warga Cikarang Selatan copot banner iklan di tiang PJU.

    Warga Copot Banner Iklan di Tiang PJU, Demi Jaga Keindahan Lingkungan di Cikarang Selatan

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sejumlah warga di Jalan KH. Raden Ma’mun Nawawi, Cikarang Selatan, melakukan aksi pencopotan banner iklan yang terpasang di tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) milik pemerintah. Menurut warga, banner tersebut dinilai mengganggu keindahan lingkungan sekaligus tidak sesuai peruntukannya. Tiang PJU seharusnya hanya digunakan untuk penerangan jalan, bukan sebagai media pemasangan iklan. “Ini bentuk […]

  • Setelah Kemacetan Parah, Akses Harapan Indah Dibuka Total untuk Dua Arah

    Setelah Kemacetan Parah, Akses Harapan Indah Dibuka Total untuk Dua Arah

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Setelah sebelumnya ditutup dan menimbulkan kemacetan serta protes dari warga, akses jalan di sisi selatan kawasan Perumahan Harapan Indah, Bekasi, kini telah kembali dibuka untuk dua arah. Langkah ini memberi kelegaan bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan jalur tersebut untuk beraktivitas dari arah Tarumajaya dan Babelan menuju Kota Bekasi maupun ke wilayah […]

expand_less