Breaking News
light_mode

Diduga Atas Perintah WNA, Puluhan Orang Rusak dan Jarah Tempat Hiburan Malam Atlas di Cikarang

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Kondisi Karaoke Atlas di Lippo Cikarang usai aksi perusakan dan pencurian.

Kondisi Karaoke Atlas di Lippo Cikarang usai aksi perusakan dan pencurian.

INFO CIKARANG – Aksi perusakan disertai pencurian terjadi di sebuah tempat hiburan malam (THM) Karaoke Atlas yang berlokasi di kawasan MH Thamrin, Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Peristiwa tersebut diduga melibatkan sekitar 30 hingga 50 orang yang disebut-sebut bertindak atas perintah seorang warga negara asing (WNA).

Insiden itu terjadi pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Sekelompok orang datang ke lokasi usaha dan melakukan perusakan sejumlah fasilitas, serta diduga mengambil sejumlah barang berharga milik pengelola.

Pihak pengelola Karaoke Atlas, Anita, mengaku tidak mengetahui secara pasti motif di balik aksi tersebut.

Namun, kejadian itu membuat dirinya merasa sangat terganggu, tidak aman, dan mengalami trauma psikologis yang mendalam.

“Saya sangat trauma. Mental dan psikis saya terganggu. Sampai sekarang masih ketakutan,” ujar Anita dalam keterangannya dikutip Jum’at, (9/1/2026).

Tak berhenti di lokasi usaha, Anita mengungkapkan bahwa intimidasi juga berlanjut hingga ke rumah pribadinya.

Ancaman tersebut, kata dia, turut menyasar anggota keluarganya, termasuk anaknya.

“Mereka datang ke rumah. Anak saya juga diancam. Kami sekeluarga benar-benar merasa ketakutan,” katanya.

Dalam kejadian tersebut, Anita juga mengaku mengalami kekerasan fisik.

Ia menyebut sempat ditendang oleh salah satu pelaku hingga mengalami luka di bagian tangan.

Meski demikian, ia tidak melihat secara langsung adanya penggunaan senjata tajam saat insiden berlangsung.

Selain merusak fasilitas, para pelaku diduga melakukan pencurian dengan mengambil seluruh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lokasi. Total sekitar 20 unit CCTV dilaporkan raib.

“CCTV diambil semua. Kunci-kunci juga dirusak. Itu jelas untuk menghilangkan barang bukti,” ungkap Anita.

Tak hanya itu, uang tunai sebesar Rp 25 juta yang berada di kasir juga dilaporkan hilang.

Seluruh kejadian tersebut telah dilaporkan ke Polres Metro Bekasi untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Sementara itu, kuasa hukum Anita, Togap Leonard Panggabean, menyatakan bahwa insiden ini bukanlah yang pertama kali terjadi.

Menurutnya, pihaknya telah beberapa kali melaporkan dugaan tindak pidana yang melibatkan seorang WNA bernama Kim Dokyung.

“Ini sudah berulang kali terjadi. Kami sudah pernah melaporkan ke Polres Metro Bekasi, namun kejadian serupa kembali terulang,” ujar Togap.

Ia menjelaskan, Kim sebelumnya menjabat sebagai direktur di perusahaan yang mengelola Karaoke Atlas.

Namun, yang bersangkutan telah diberhentikan melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) karena diduga tidak dapat mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan perusahaan.

“Ada pengelolaan dana sekitar Rp 30 miliar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan dan hal itu sudah kami laporkan ke Polda,” ungkapnya.

Meski telah diberhentikan, Kim disebut masih mengklaim memiliki tempat usaha tersebut.

Ia diduga datang ke lokasi dengan membawa sekelompok orang yang kemudian melakukan aksi perusakan dan pencurian, yang dinilai sebagai bentuk premanisme.

Akibat kejadian ini, operasional Karaoke Atlas sempat terhenti. Situasi tersebut berdampak pada rasa aman karyawan maupun kepercayaan pengunjung terhadap tempat usaha tersebut.

Pihak pengelola dan kuasa hukum pun meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap WNA yang diduga terlibat dalam tindak pidana di wilayah Indonesia.

“Kami meminta hukum ditegakkan seadil-adilnya. Jangan sampai ada warga negara asing yang merusak hukum dan keamanan di Indonesia,” pungkas Togap.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pedagang Jadi Korban? Temuan For Diksi Ungkap Bobroknya Pengelolaan Pasar Induk Cibitung

    Pedagang Jadi Korban? Temuan For Diksi Ungkap Bobroknya Pengelolaan Pasar Induk Cibitung

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Forum Dialektika Bekasi (For Diksi) laporkan temuan adanya dugaan pemerasan dan pungutan liar kepada para pedagang yang dilakukan pihak ketiga di Pasar Induk Cibitung. Dalam laporannya, For Diksi mendapatkan beberapa temuan bukti pihak pengembang terindikasi melakukan kesalahan, salah satunya pungutan kepada pedagang. “Kita adukan beberapa bukti kepada Polres Metro Bekasi, terkait adanya […]

  • KSPI soroti revisi UMSK 2026 yang dinilai merugikan buruh di Jawa Barat.

    Nilai Revisi UMSK Jabar Rugikan Buruh, KSPI Siap Gugat Kebijakan Dedi Mulyadi ke PTUN

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menilai revisi Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) 2026 di Jawa Barat justru semakin merugikan buruh. Kebijakan yang ditetapkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi itu dinilai melanggar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan. Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyebut revisi UMSK di […]

  • Ribuan Buruh Kumpul di Cikarang, Tuntut Kenaikan Upah & Pengesahan RUU Ketenagakerjaan

    Ribuan Buruh Kumpul di Cikarang, Tuntut Kenaikan Upah & Pengesahan RUU Ketenagakerjaan

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh menggelar konsolidasi akbar di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Perkantoran Pemda Bekasi pada Senin (10/11/2025). Acara ini diperkirakan dihadiri sekitar 10 ribu buruh dari berbagai daerah, dan menjadi momentum penting sekaligus simbol solidaritas pekerja Indonesia. Dua isu utama menjadi fokus aksi: “Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah” dengan […]

  • Hasto Kristiyanto Diduga Jadi Tersangka KPK, Rumah di Bekasi Dijaga Ketat Satgas PDIP

    Hasto Kristiyanto Diduga Jadi Tersangka KPK, Rumah di Bekasi Dijaga Ketat Satgas PDIP

    • calendar_month Sel, 24 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

      INFO CIKARANG – Sebanyak enam anggota Satuan Tugas (Satgas) Cakra Buana, organisasi sayap PDI Perjuangan, terlihat menjaga kediaman Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto di Perumahan Villa Taman Kartini, Bekasi Timur, pada Selasa (24/12/2024). Mereka mengenakan seragam hitam dengan baret merah dan berjaga di luar rumah. Kediaman Hasto tampak sepi tanpa aktivitas, hanya sebuah mobil Lexus […]

  • Polres Metro Bekasi Gagalkan TPPO Anak di Bawah Umur Berkedok Pekerjaan di Malaysia

    Polres Metro Bekasi Gagalkan TPPO Anak di Bawah Umur Berkedok Pekerjaan di Malaysia

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Polres Metro Bekasi berhasil menggagalkan kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang menjerat anak-anak di bawah umur. Para korban dijanjikan pekerjaan di Malaysia sebagai pegawai salon kecantikan dengan iming-iming gaji fantastis Rp20–30 juta per bulan. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Agta Bhuana Putra, menjelaskan kasus ini terbongkar setelah orang tua […]

  • Aksi unjuk rasa warga Perumahan Puri Nirwana Residence berujung kesepakatan dengan pengembang terkait penanganan banjir yang kerap melanda kawasan perumahan di Kabupaten Bekasi.

    Warga Puri Nirwana Residence Capai Kesepakatan dengan Developer Usai Aksi Banjir, Penanganan Darurat dan Jangka Panjang Disepakati

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Warga Perumahan Puri Nirwana Residence akhirnya mendapatkan kepastian usai menggelar aksi protes di kantor marketing utama. Kesepakatan bersama antara warga dan developer Puri Nirwana Residence dicapai pada Jumat (30/1/2026), terkait penanganan banjir yang sering menggenangi kawasan perumahan. Kesepakatan ini disahkan dalam Berita Acara Kesepakatan Bersama dan ditandatangani oleh perwakilan developer, warga, serta […]

expand_less