Dua Pelaku Pembunuhan Pegawai Ayam Geprek di Serang Baru Ditangkap, Sempat Kabur ke Cikijing
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 21 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Polisi mengamankan lokasi kios ayam geprek di Serang Baru, Bekasi, tempat jasad korban ditemukan di dalam freezer.
INFO CIKARANG — Kasus pembunuhan yang sempat menggemparkan warga Serang Baru, Kabupaten Bekasi akhirnya mulai terkuak.
Dua terduga pelaku berhasil diringkus aparat kepolisian setelah sempat melarikan diri usai menghabisi nyawa rekan kerjanya sendiri di sebuah kios ayam geprek.
Korban berinisial AH (40) ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tersembunyi di dalam freezer tempat penyimpanan bahan makanan di kios tersebut.
Polisi mengungkap, kedua pelaku yang berinisial DS alias A dan S ditangkap di wilayah Cikijing, Majalengka pada Minggu (29/3/2026).
Penangkapan itu dibenarkan oleh Abdul Rahim selaku Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Saat ini, keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap kronologi lengkap serta motif di balik pembunuhan tersebut.
Kasus ini pertama kali terungkap dari rasa curiga pemilik usaha, AL (38), yang baru kembali ke kiosnya usai mudik Lebaran.
Ia mendapati kondisi tempat usahanya tidak seperti biasanya sepi dan tidak ada aktivitas.
Kecurigaan itu membawanya memeriksa isi kios, hingga akhirnya menemukan sesuatu yang mencurigakan di dalam freezer.
“Pas saya periksa freezer, ada bungkusan. Saya coba buka, ternyata ada kulit seperti kulit manusia,” ungkap AL.
Temuan mengerikan itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.
Tak hanya menemukan jasad korban, pemilik kios juga menyadari adanya barang yang hilang, termasuk uang tunai sekitar Rp500 ribu serta dua unit sepeda motor.
Hal ini membuat polisi menduga kuat bahwa kasus tersebut tidak hanya pembunuhan, tetapi juga disertai tindak pencurian.
Kapolsek setempat, Hotma, menyatakan bahwa penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil autopsi.
Sementara itu, sejumlah barang bukti telah diamankan, termasuk freezer yang digunakan untuk menyimpan jasad korban.
Penyelidikan Berbasis Ilmiah
Kasus ini kini ditangani tim gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi.
Polisi mengedepankan metode scientific crime investigation untuk mengungkap detail peristiwa secara menyeluruh—mulai dari waktu kematian hingga peran masing-masing pelaku.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar