Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Jelang Tutup Tahun, Pemkab Bekasi Kejar Serapan APBD 2025 Hingga 90 Persen

Jelang Tutup Tahun, Pemkab Bekasi Kejar Serapan APBD 2025 Hingga 90 Persen

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 31 Des 2025
  • comment 0 komentar
Pemkab Bekasi optimis realisasi penyerapan APBD Tahun 2025 dapat menembus angka 90 persen hingga akhir tahun 2025.

Pemkab Bekasi optimis realisasi penyerapan APBD Tahun 2025 dapat menembus angka 90 persen hingga akhir tahun 2025.

INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi optimis realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 dapat menembus angka 90 persen hingga akhir tahun.

Optimisme tersebut disampaikan meski data penyerapan anggaran dalam sistem nasional masih menunjukkan angka di bawah target.

Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Bekasi, Iis Sandra Yanti, mengungkapkan bahwa realisasi penyerapan anggaran di internal Pemkab Bekasi saat ini telah mencapai sekitar 80 persen.

Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan data yang tercatat dalam Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) Kementerian Keuangan RI per 28 Desember 2025.

“Kalau data di SIKD itu kan per periode tertentu ya. Belum seluruhnya ter-update. Sementara di kami, realisasi penyerapan anggaran sudah berada di angka 80 persen dan masih terus bergerak,” ujar Iis dalam keterangannya dikutip Rabu (31/12).

Menurutnya, berdasarkan laporan terbaru dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), sisa waktu yang ada masih memungkinkan percepatan realisasi belanja daerah.

Ia memperkirakan, hingga tutup buku anggaran, penyerapan APBD 2025 dapat mencapai 90 hingga 91 persen.

“Mudah-mudahan bisa tembus di angka 90 sampai 91 persen. Itu estimasi berdasarkan progres yang masih berjalan,” jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh perangkat daerah agar tidak menunda pelaksanaan program yang telah direncanakan.

Ia meminta agar setiap kegiatan dijalankan sesuai jadwal dan progres kerja yang telah ditetapkan.

“Program kerja jangan dibiarkan tertunda. Harus dijalankan sesuai dengan perencanaan dan progresnya. Insya Allah, kami tetap optimis serapan anggaran bisa maksimal di akhir tahun ini,” kata Asep.

Ia juga menekankan bahwa optimalisasi penyerapan anggaran bukan sekadar soal angka, tetapi juga berkaitan langsung dengan manfaat yang dirasakan masyarakat.

Belanja pemerintah daerah diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi serta mendukung pembangunan di berbagai sektor.

Dengan sisa waktu menjelang akhir tahun anggaran, Pemkab Bekasi terus mendorong percepatan realisasi belanja agar target penyerapan APBD 2025 dapat tercapai sesuai harapan. (DIM)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi pembagian daging kurban kepada masyarakat saat Hari Raya Idul Adha di Kabupaten Bekasi.

    Bolehkah Daging Kurban Dijual? Ini Penjelasan Hukum Islam yang Masih Banyak Disalahpahami

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Menjelang Hari Raya Idul Adha, pertanyaan mengenai boleh atau tidaknya menjual daging kurban kembali ramai diperbincangkan masyarakat. Tidak sedikit warga yang masih bingung terkait hukum menjual bagian hewan kurban, baik daging, kulit, maupun bagian lainnya. Dalam ajaran Islam, hewan kurban yang disembelih saat Idul Adha merupakan bentuk ibadah untuk mendekatkan diri kepada […]

  • Ilustrasi pelaku pencurian sepeda motor diamankan warga usai gagal membawa kabur kendaraan di kawasan Telaga Asih, Cibitung, Kabupaten Bekasi.

    Kepergok Warga Saat Bobol Motor di Telaga Asih, Pelaku Curanmor Babak Belur Diamankan Massa

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) di wilayah Telaga Asih, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, berhasil digagalkan warga setelah pelaku dipergoki saat hendak membawa kabur motor milik korban. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Nona Merah, Telaga Asih. Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Minggu, (17/5/2026) pelaku diduga sudah berhasil menjebol kontak kendaraan dan bersiap melarikan […]

  • Muhammadiyah dan NU Hadirkan Zendo dan Nujek, Ini Kata Menhub

    Muhammadiyah dan NU Hadirkan Zendo dan Nujek, Ini Kata Menhub

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi merespons positif kehadiran dua aplikasi ojek online (ojol) baru, yakni Zendo dan Nujek, yang kini turut meramaikan industri transportasi daring di Indonesia. Menurutnya, persaingan dalam sektor ini merupakan hal yang wajar dan justru membuka lebih banyak peluang bagi konsumen maupun pelaku usaha. “Silakan saja bersaing. Ini kan pasar […]

  • KPUD Kabupaten Bekasi Medeklarasikan Kampanye Damai Untuk Pilkada Serentak Kabupaten Bekasi 2024

    KPUD Kabupaten Bekasi Medeklarasikan Kampanye Damai Untuk Pilkada Serentak Kabupaten Bekasi 2024

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi menggelar Deklarasi Kampanye Damai dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bekasi Tahun 2024 di Hotel Holiday Inn, Jababeka Cikarang , Senin (23/9/2024). Deklarasi kampanye damai ini turut dihadiri semua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi, unsur forkopimda, Bawaslu, parpol dan tim pendukung, insan pers serta tamu undangan lainnya. […]

  • Dedi Mulyadi sebut UMP–UMSP 2026 ideal meski beda pandangan buruh dan pengusaha

    Dedi Mulyadi Sebut Pemerintah Jabar Berdiri di Tengah Soal UMP dan UMSP 2026

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) 2026 sudah ideal, meski ada perbedaan pandangan antara pengusaha dan buruh. Pengusaha menganggap upah terlalu tinggi, sementara pekerja menilai masih rendah. “Pemerintah harus berada di tengah, akomodatif terhadap kepentingan buruh sekaligus mempertimbangkan dunia usaha agar […]

  • Pagar Laut Bekasi Rusak Ekosistem dan Rugikan Nelayan, PT TRPN Diselidiki KKP

    Pagar Laut Bekasi Rusak Ekosistem dan Rugikan Nelayan, PT TRPN Diselidiki KKP

    • calendar_month Sab, 25 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menunjukkan komitmen nyata dalam melindungi ruang laut dari pemanfaatan ilegal. PT TRPN menjadi sorotan setelah melakukan pemagaran laut dan reklamasi tanpa Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) di Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan ini berdampak negatif pada ekosistem perairan, mempersempit wilayah tangkap nelayan, merugikan pembudidaya, dan mengganggu […]

expand_less