Breaking News
light_mode

KPK Periksa Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Terkait Aliran Uang Proyek Ade Kuswara Kunang

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
  • comment 0 komentar
KPK membuka peluang pengembangan kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.

KPK membuka peluang pengembangan kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.

INFO CIKARANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bergerak dalam kasus dugaan suap ijon proyek yang menjerat Bupati nonaktif Bekasi, Ade Kuswara Kunang.

Kamis (8/1/2026), KPK memeriksa Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Aria Dwi Nugraha, yang dinilai memiliki informasi penting terkait aliran uang dan proyek pengadaan di wilayah Bekasi.

“Penyidik mendalami terkait dengan pengetahuan saksi ADN terkait dengan proyek-proyek pengadaan di Bekasi, termasuk soal aliran-aliran uang yang berkaitan dengan proyek-proyek tersebut,”
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan.

Pemeriksaan Aria merupakan bagian dari upaya KPK melengkapi berkas penyidikan.

Selain Aria, KPK juga memanggil anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Nyumarno, serta seorang Pegawai Negeri Sipil bernama Hadi Prabowo.

Namun, Nyumarno tidak hadir, dan KPK mencatat ketidakhadiran tersebut tanpa pemberitahuan resmi.

Kasus ini berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Bekasi pada 18 Desember 2025.

Dalam OTT tersebut, 10 orang diamankan. Setelah dilakukan pemeriksaan, KPK menetapkan tiga tersangka yakni Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, ayahnya HM Kunang (Kepala Desa Sukadami), serta Sarjan, pihak swasta yang diduga memberikan suap.

“Ade Kuswara dan ayahnya diduga menerima suap ijon proyek senilai Rp 9,5 miliar serta gratifikasi sebesar Rp 4,7 miliar. HM Kunang disebut memiliki peran sentral sebagai perantara yang aktif meminta jatah proyek ke dinas-dinas (SKPD), bahkan terkadang tanpa sepengetahuan sang anak,” tambah Budi Prasetyo.

Saat ini, ketiganya telah ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK selama 20 hari pertama hingga 8 Januari 2026.

Ade dan ayahnya dijerat Pasal 12 a atau Pasal 11 dan Pasal 12B UU Tipikor, sedangkan Sarjan dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 UU TPK.

“Kasus ini akan terus dikembangkan untuk melihat apakah perkara ini hanya berdiri pada satu klaster (suap proyek) atau melebar ke klaster lain yang melibatkan aparat penegak hukum,” jelasnya.

Pemeriksaan terhadap Aria Dwi Nugraha menjadi babak baru dalam pengembangan kasus ini, terutama mengingat posisinya sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi dan Ketua DPC Partai Gerindra setempat, yang diyakini memiliki wawasan strategis terkait proyek pengadaan di wilayah tersebut.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepatuhan pajak ASN anjlok, Pemkot Bekasi dibuat repot.

    10 Ribu Kendaraan ASN Bekasi Nunggak Pajak, Pemkot Keluarkan Teguran Keras

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kota Bekasi kembali dibuat kelimpungan oleh rendahnya kepatuhan pajak para Aparatur Sipil Negara (ASN). Dari data terbaru Samsat yang diterima Bapenda Kota Bekasi, sedikitnya 10.000 kendaraan atas nama ASN tercatat menunggak pajak. Kepala Bapenda Kota Bekasi, Solikhin, mengatakan angka itu masih harus dipilah lebih jauh. “Belum semua terverifikasi apakah kendaraan tersebut […]

  • Geger! Mayat Ditemukan di Kali Kampung Pacing, Polisi Lakukan Penyelidikan

    Geger! Mayat Ditemukan di Kali Kampung Pacing, Polisi Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

      Warga Kampung Pacing, Desa Waringin Jaya, Kecamatan Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi, digemparkan oleh penemuan mayat di aliran kali pada Kamis (6/3/2025) sore. Kejadian ini langsung menarik perhatian warga sekitar, yang berbondong-bondong datang ke lokasi untuk melihat langsung peristiwa mengerikan tersebut. Menurut informasi yang beredar, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang […]

  • Isu RSUD CAM Kota Bekasi tutup mendadak menyebar dan memicu keresahan warga.

    RSUD Bekasi Dituding Bangkrut, Manajemen Langsung Buka Suara

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Isu “gulung tikar” yang menyeret nama RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (CAM) Kota Bekasi mencuat dan menyebar cepat di ruang publik. Narasi tersebut ramai diperbincangkan setelah beredar kabar rumah sakit milik pemerintah daerah itu menanggung utang hingga Rp70 miliar. Namun, manajemen RSUD CAM menegaskan bahwa informasi tersebut menyesatkan dan tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. […]

  • Mau Ngamen atau Maling? Dua Pengamen Curi HP di Sukawangi, Hampir Diamuk Massa!

    Mau Ngamen atau Maling? Dua Pengamen Curi HP di Sukawangi, Hampir Diamuk Massa!

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dua pengamen di Kabupaten Bekasi mengalami nasib sial setelah kepergok mencuri handphone di sebuah rumah warga di Kampung Bulak Temu, Desa Sukabudi, Kecamatan Sukawangi, pada Minggu sore, 9 Februari 2025. Aksi mereka gagal total setelah pemilik rumah memergoki keduanya sedang berusaha membawa kabur HP. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung geram […]

  • Curah hujan tinggi di Kabupaten Bekasi memicu banjir sekaligus longsor di beberapa titik.

    Bencana Hidrometeorologi Landa Kabupaten Bekasi, 31 Desa Terdampak Banjir dan Longsor

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Bencana hidrometeorologi kembali melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 31 desa yang tersebar di 13 kecamatan dilaporkan terdampak banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir. Dari total wilayah terdampak tersebut, 30 desa mengalami banjir, sementara satu desa dilanda longsor. Data ini disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten […]

  • Bupati Bekasi Dukung Sekolah Rakyat, Ini Kata Ade Kuswara Kunang

    Bupati Bekasi Dukung Sekolah Rakyat, Ini Kata Ade Kuswara Kunang

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menunjukkan komitmen penuh terhadap Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Kementerian Sosial. Program ini bertujuan memberikan akses pendidikan gratis bagi masyarakat kurang mampu, termasuk di Kabupaten Bekasi. Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, menegaskan bahwa Pemkab Bekasi siap memfasilitasi pembangunan Sekolah Rakyat sebagai […]

expand_less