Breaking News
light_mode

KPK Pertimbangkan Periksa Rieke Diah Pitaloka di Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
  • comment 0 komentar
KPK buka peluang panggil Rieke Diah Pitaloka untuk klarifikasi.

KPK buka peluang panggil Rieke Diah Pitaloka untuk klarifikasi.

INFO CIKARANG — Penyidikan kasus dugaan suap ijon proyek di Pemerintah Kabupaten Bekasi masih terus berkembang.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tidak menutup kemungkinan memanggil anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka, untuk dimintai keterangan.

Nama Rieke mencuat lantaran posisinya sebagai Ketua Dewan Penasihat Bupati Bekasi, jabatan yang diberikan oleh Ade Kuswara Kunang kepala daerah yang kini berstatus tersangka korupsi.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan, penyidik akan memanggil siapa pun yang dinilai mengetahui atau memiliki informasi relevan terkait perkara tersebut.

“Jika memang dibutuhkan untuk memperjelas perkara, penyidik tentu terbuka melakukan pemanggilan,” ujar Budi dalam keterangannya dikutip Selasa (6/1/2026).

Meski demikian, KPK menekankan bahwa hingga saat ini belum ada jadwal pemeriksaan resmi terhadap Rieke.

Pemanggilan baru akan dilakukan apabila keterangan yang bersangkutan dianggap krusial untuk melengkapi alat bukti.

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan KPK pada 18 Desember 2025, yang menyeret Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, Kepala Desa Sukadami H. M. Kunang, serta Sarjan, pihak swasta penyedia proyek. Ketiganya kini ditahan KPK.

Dalam konstruksi perkara, KPK mengungkap adanya praktik uang ijon proyek, yakni permintaan dana sebelum proyek pemerintah dijalankan.

Ade Kuswara Kunang diduga secara aktif meminta uang kepada Sarjan untuk mengamankan paket-paket pekerjaan di lingkungan Pemkab Bekasi.

Permintaan tersebut tidak dilakukan secara langsung. KPK menyebut H. M. Kunang, ayah Ade sekaligus Kepala Desa Sukadami, berperan sebagai perantara penyerahan uang.

Total uang ijon proyek yang diduga mengalir mencapai Rp9,5 miliar.

Selain itu, sepanjang 2025, Ade juga diduga menerima pemberian lain dengan nilai sekitar Rp4,7 miliar, sehingga total aliran dana yang didalami penyidik mencapai Rp14,2 miliar.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman pidana berat.

Sementara itu, keterkaitan pihak-pihak lain, termasuk Rieke Diah Pitaloka, masih akan ditentukan berdasarkan kebutuhan penyidikan dan hasil pendalaman KPK.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terobos Genangan di Depan RSUD Kabupaten Bekasi, Sejumlah Motor Mogok di Tengah Jalan

    Terobos Genangan di Depan RSUD Kabupaten Bekasi, Sejumlah Motor Mogok di Tengah Jalan

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Aksi nekat sejumlah pengendara sepeda motor yang memaksakan diri melintasi genangan banjir berujung masalah. Beberapa motor dilaporkan mogok saat menerobos banjir di Jalan Teuku Umar, tepat di depan RSUD Kabupaten Bekasi, Kecamatan Cibitung Kamis, (22/1/2026). Genangan air di lokasi tersebut mencapai 20 hingga 50 sentimeter, cukup untuk membuat mesin kendaraan roda dua […]

  • Seorang wanita berinisial NY menjadi korban pengancaman dan pemerasan oleh mantan kekasihnya usai rekaman video call asusila disebar ke media sosial.

    Seorang Wanita di Bekasi Jadi Korban Pemerasan Mantan Kekasih Berbekal Rekaman VCS

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Seorang wanita berinisial NY menjadi korban pengancaman dan pemerasan oleh mantan kekasihnya, MSG, setelah pelaku menyebarkan hasil rekaman video call asusila ke media sosial. Tindakan itu dilakukan karena MSG tidak terima hubungan mereka berakhir. Pelaku membuat akun Facebook dan Instagram palsu untuk mengunggah tangkapan layar dan video hasil rekaman tersebut, sehingga korban […]

  • Begal di Karangbahagia Bekasi Ditangkap Warga, Ketahuan dari Chat Handphone

    Begal di Karangbahagia Bekasi Ditangkap Warga, Ketahuan dari Chat Handphone

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dua pelaku begal di Kampung Peundeuy, Desa Karangsatu, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi berhasil ditangkap warga pada Minggu (30/3/2025) dini hari sekitar pukul 02.45 WIB. Sementara dua rekan mereka berhasil melarikan diri. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Ongkoseno menjelaskan bahwa kejadian bermula saat empat pelaku melintas di Jalan Proklamator, Desa Karangsatu dengan […]

  • Kecelakaan melibatkan dua remaja di wilayah Setu, Kabupaten Bekasi, Senin dini hari.

    Diduga Akibat Minum Minuman Beralkohol, Dua Remaja di Setu Tabrak Truk Parkir

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua remaja terjadi di wilayah Setu, Kabupaten Bekasi, pada Senin (12/1/2026) dini hari. Sepeda motor yang mereka kendarai menabrak sebuah truk yang sedang terparkir di bahu jalan, tepatnya di depan Omah Joglo, sekitar pukul 01.50 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga yang melintas di lokasi kejadian, sepeda […]

  • Kecelakaan Beruntun di Tol Cikarang Arah Jakarta, Mobil Terpental ke Tengah Jalan

    Kecelakaan Beruntun di Tol Cikarang Arah Jakarta, Mobil Terpental ke Tengah Jalan

    • calendar_month Sab, 5 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Arus balik Lebaran 2025 yang seharusnya berjalan lancar mendadak diwarnai insiden di Tol Jakarta-Cikampek, tepatnya di KM 31 arah Jakarta, Jumat (4/4) dini hari. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.21 WIB dan langsung jadi sorotan warganet usai video kejadian tersebut beredar luas di media sosial. Dalam rekaman yang viral, terlihat jelas sebuah bus […]

  • Menguak Perbedaan Pagar Laut Bekasi dan Tangerang: Konservasi vs Kontroversi

    Menguak Perbedaan Pagar Laut Bekasi dan Tangerang: Konservasi vs Kontroversi

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Keberadaan pagar laut di dua wilayah pesisir, yakni Bekasi, Jawa Barat, dan Tangerang, Banten, tengah menjadi perhatian publik. Meski tampak serupa, fungsi dan dampak keduanya berbeda. Hal ini diungkapkan oleh Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan, yang menegaskan perbedaan signifikan antara kedua kasus tersebut. “Pemasangan pagar di Bekasi bertujuan untuk konservasi […]

expand_less