Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Kisruh KIS di Lottemart Cikarang: Warga Marah, Kuota Terbatas, Ini Kata Dinkes Bekasi

Kisruh KIS di Lottemart Cikarang: Warga Marah, Kuota Terbatas, Ini Kata Dinkes Bekasi

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
  • comment 0 komentar

Kisruh KIS di Lottemart Cikarang. /Foto: Info Cikarang

INFO CIKARANG – Pagi hari tanggal 8 Januari 2025, suasana di pelayanan publik Lottemart Cikarang Utara memanas. Puluhan warga yang sudah mengantre sejak malam sebelumnya mengungkapkan kekecewaannya terhadap minimnya kuota pengurusan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Bahkan, beberapa di antaranya rela menginap dan tidur di lantai hanya untuk memastikan mereka mendapatkan kuota. Namun, sebagian dari mereka tetap pulang dengan tangan kosong.

Menurut warga, kuota yang disediakan untuk pengurusan KIS dianggap tidak sebanding dengan jumlah pendaftar. “Saya sudah datang dari malam, tidur di luar, tapi tetap nggak dapat kuota. Kami kecewa banget sama pelayanan ini,” ujar salah satu warga yang mengantre.

Menanggapi situasi ini, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi menyampaikan mekanisme pengurusan KIS berbasis Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN.

Mekanisme Pengurusan KIS

Dinkes menjelaskan bahwa warga dapat mengikuti langkah-langkah berikut untuk memastikan mereka terdaftar dalam Program KIS:

1. Cek Data DTKS

Warga dapat mengecek status mereka di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) melalui Dinas Sosial atau operator desa yang memiliki akun SIK-NG.

1. Jika Terdaftar tetapi Tidak Aktif

Jika warga menemukan data mereka terdaftar tetapi statusnya tidak aktif, mereka dapat mengajukan kembali melalui petugas SIK-NG di desa. Proses ini hanya dapat dilakukan pada tanggal 1–9 setiap bulan.

2. Jika Tidak Terdaftar di DTKS

Bagi warga yang tidak terdaftar di DTKS tetapi merasa layak menerima KIS, mereka dapat mengajukan diri melalui petugas desa dengan melengkapi dokumen berikut:

Foto rumah tampak depan, samping, dan belakang.
Fotokopi KTP dan KK.
Proposal usulan yang disesuaikan dengan Peraturan Kemensos No. 73 Tahun 2024.

Warga berharap ada perbaikan sistem agar pelayanan KIS lebih transparan dan merata. “Kasihan, kami yang sudah datang dari jauh malah nggak dapat kuota. Kalau sistemnya lebih jelas, kami nggak akan marah-marah seperti ini,” ungkap seorang warga dengan nada kesal.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adu Sakti di Sukatani: Remaja Tawuran Kena Tegur Warga, SKCK Jadi Taruhan

    Adu Sakti di Sukatani: Remaja Tawuran Kena Tegur Warga, SKCK Jadi Taruhan

    • calendar_month Sab, 25 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kawasan Perum Vila Kencana, Sukatani, Kabupaten Bekasi, kembali menjadi sorotan. Pada Jumat (24/1/2025), aksi tawuran antar remaja terjadi di area sawah. Warga dan Ketua RT yang geram langsung turun tangan dan berhasil menangkap para pelaku. Menurut salah seorang warga, para remaja tersebut dipaksa membuat pernyataan di atas materai sebagai bentuk komitmen agar […]

  • Carut Marut Kepemimpinan Menteri Lingkungan Hidup

    Carut Marut Kepemimpinan Menteri Lingkungan Hidup

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

      JAKARTA – Ditengah carut marut dan ketidak jelasan penegakan hukum lingkungan hidup oleh Deputi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup pada Kementrian Lingkungan Hidup Indonesia terhadap perusahaan-perusahaan dan direktur utama dari perusahaan dimaksud yang jelas-jelas melanggar aturan dan bahkan sudah di asistensi oleh Komisi XII DPR-RI agar dilakukan penghentian dan/atau penyegelan seperti yang ramai dipemberitaan pada […]

  • Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni memimpin langsung operasi senyap pemberantasan obat keras ilegal di wilayah Cikarang Utara, Jumat (31/1/2026) malam hingga Sabtu (1/2/2026) dini hari.

    Berantas Peredaran Obat Keras Ilegal di Cikarang Utara, Kapolres Metro Bekasi Pimpin Operasi

    • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Polres Metro Bekasi kembali menggelar operasi senyap pemberantasan obat keras ilegal di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Operasi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., Jumat malam (31/1/2026) hingga Sabtu dini hari (1/2/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Operasi tertutup tersebut dilaksanakan di Kampung Kavling, Kecamatan Cikarang Utara, […]

  • 750 Ribu dan 1 HP Lenyap Saat Tidur, Kontrakan di Cibitung Dibobol Pria Misterius

    750 Ribu dan 1 HP Lenyap Saat Tidur, Kontrakan di Cibitung Dibobol Pria Misterius

    • calendar_month Ming, 6 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Aksi kriminal kembali terjadi di kawasan padat penduduk Kabupaten Bekasi. Seorang pria nekat membobol kontrakan di Belakang Pasar Induk Cibitung, Desa Wanasari, Kecamatan Cibitung, pada Sabtu dini hari, 5 April 2025. Pelaku yang mengenakan hoodie merah terekam kamera CCTV mondar-mandir di depan pintu kontrakan sebelum akhirnya menjebol kunci dan masuk ke dalam. […]

  • Kementerian Agama memastikan Sidang Isbat penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah digelar pada Senin, 17 Februari 2026, di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta.

    Kemenag Akan Menggelar Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan 1447 H pada 17 Februari 2026

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kementerian Agama (Kemenag) memastikan akan menggelar Sidang Isbat penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah pada Senin, 17 Februari 2026, di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta. Sidang ini akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dan menjadi rujukan resmi pemerintah dalam menetapkan awal puasa Ramadan 2026. Sidang Isbat awal Ramadan 1447 H tersebut akan […]

  • KDM minta anggaran pemerintah dibuka transparan hingga tingkat desa.

    KDM Instruksikan Transparansi Anggaran hingga Desa, Warga Jabar Diminta Ikut Mengawasi

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM), menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah hingga tingkat desa untuk membuka penggunaan anggaran secara transparan kepada publik. Kebijakan ini mencakup seluruh jenis belanja pemerintah, termasuk dana desa, yang selama ini kerap menjadi sorotan masyarakat. Instruksi tersebut tertuang dalam surat edaran […]

expand_less