Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Modus Pura-pura Isi BBM, Wanita Berhelm Ojol Gasak Uang Rp2,4 Juta di SPBU Bekasi, Aksinya Terekam CCTV

Modus Pura-pura Isi BBM, Wanita Berhelm Ojol Gasak Uang Rp2,4 Juta di SPBU Bekasi, Aksinya Terekam CCTV

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
  • comment 0 komentar
Rekaman CCTV memperlihatkan seorang wanita berhelm ojek online diduga mencuri tas berisi uang setoran SPBU di kawasan Kaliabang, Bekasi Utara.

Rekaman CCTV memperlihatkan seorang wanita berhelm ojek online diduga mencuri tas berisi uang setoran SPBU di kawasan Kaliabang, Bekasi Utara.

INFO CIKARANG – Aksi pencurian dengan modus berpura-pura menjadi pelanggan SPBU kembali terjadi di Kota Bekasi.

Kali ini, seorang wanita yang mengenakan helm ojek online (ojol) diduga berhasil membawa kabur tas berisi uang setoran milik SPBU di kawasan Kaliabang, Kecamatan Bekasi Utara.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 25 Juni 2026, sekitar pukul 21.54 WIB, saat aktivitas pengisian bahan bakar sedang ramai dipadati kendaraan.

Seluruh aksi pelaku terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lokasi.

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku merupakan seorang wanita berhijab hitam yang mengenakan helm ojek online.

Ia datang ke SPBU dengan dibonceng seorang pria menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter Z berwarna hitam.

Keduanya berpura-pura menjadi pelanggan yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM), sehingga tidak menimbulkan kecurigaan dari petugas maupun pengunjung lainnya.

Saat petugas SPBU tengah sibuk melayani antrean kendaraan, wanita tersebut perlahan mendekati area laci penyimpanan barang milik petugas.

Melihat situasi dinilai aman, pelaku langsung mengambil sebuah tas yang berisi uang setoran SPBU sebelum bergegas meninggalkan lokasi bersama pria yang menunggunya di atas sepeda motor.

Yang menarik, sebelum melarikan diri, pelaku diduga sempat mengganti kerudung yang dikenakannya.

Awalnya ia memakai kerudung berwarna hitam, kemudian berganti menjadi kerudung berwarna merah muda (pink) yang diduga dilakukan untuk mengelabui warga maupun aparat apabila dilakukan pengejaran.

Aksi tersebut berlangsung sangat cepat dan baru diketahui setelah petugas menyadari tas penyimpanan uang sudah tidak berada di tempatnya.

Akibat kejadian itu, pihak SPBU mengalami kerugian sebesar Rp2,4 juta, yang merupakan uang hasil transaksi pengisian BBM.

Rekaman CCTV kini menjadi barang bukti utama untuk membantu proses penyelidikan sekaligus mengidentifikasi pelaku beserta rekan pria yang memboncengnya.

Pihak SPBU juga mengimbau masyarakat yang merasa mengenali ciri-ciri kedua pelaku agar segera melaporkan informasi tersebut kepada kepolisian guna mempercepat proses pengungkapan kasus.

Kasus ini menjadi pengingat bagi para pengelola SPBU maupun pelaku usaha lainnya agar meningkatkan sistem pengamanan, terutama pada area penyimpanan uang tunai.

Penggunaan brankas, pembatas akses ke ruang kasir, serta pemantauan CCTV secara aktif dinilai penting untuk mencegah terulangnya aksi kejahatan dengan modus serupa.

Hingga berita ini ditulis, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku berdasarkan rekaman kamera pengawas dan keterangan para saksi di lokasi kejadian.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Desa Sekumur, Aceh Tamiang, membersihkan puing dan lumpur pasca banjir bandang.

    Rumah Bukan Sekadar Tempat Tinggal, Seorang Nenek di Aceh Tamiang Menolak Pindah Meski Diterpa Bencana

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Di Desa Sekumur, Aceh Tamiang, suasana pasca banjir bandang masih terasa berat. Sisa-sisa lumpur dan puing rumah berserakan di sepanjang jalan utama desa, sementara warga berupaya membersihkan tanah dan reruntuhan yang menutupi pekarangan mereka. Di tengah kepanikan dan kesedihan itu, seorang nenek lanjut usia tetap memilih bertahan di rumahnya yang hancur. Rumahnya […]

  • Tokoh Gerindra Kabupaten Bekasi Soroti Kinerja Perumda Tirta Bhagasasi: Produksi Air Besar, Tapi Masih Merugi, NRW Harus Jadi Prioritas

    Tokoh Gerindra Kabupaten Bekasi Soroti Kinerja Perumda Tirta Bhagasasi: Produksi Air Besar, Tapi Masih Merugi, NRW Harus Jadi Prioritas

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Tokoh Gerindra Kabupaten Bekasi, Junaedi atau yang akrab disapa Ajuk, meminta jajaran direksi Perumda Tirta Bhagasasi bekerja lebih fokus sesuai tugas pokok dan fungsinya (tupoksi). Menurutnya, perusahaan daerah penyedia air minum tersebut harus mampu keluar dari persoalan kerugian yang terus terjadi serta meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bekasi. Ajuk […]

  • Sebanyak 267 santri dari 18 rumah tahfizh mengikuti Wisuda Akbar Khotmil Qur’an di Gedung Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

    267 Santri Ikuti Wisuda Akbar Khotmil Qur’an di Cikarang, Pemkab Bekasi Tekankan Penguatan Karakter

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sebanyak 267 santri penghafal Al-Qur’an dari 18 rumah tahfizh se-Kabupaten Bekasi mengikuti Wisuda Akbar Khotmil Qur’an yang digelar di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Minggu (3/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam memperkuat karakter generasi muda melalui pendekatan keagamaan. Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, mengatakan bahwa […]

  • Dua korban penipuan kerja asal Medan dipulangkan polisi setelah sempat terlantar di Kabupaten Bekasi.

    Tertipu Lowongan Kerja, Dua Pria Asal Medan Terlantar di Kabupaten Bekasi hingga Dipulangkan Polisi

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Harapan mendapatkan pekerjaan justru berujung pahit bagi dua pria asal Medan, Sumatera Utara, yang menjadi korban penipuan berkedok lowongan kerja di Kabupaten Bekasi. Wahyu dan Sapri datang ke Bekasi dengan harapan memulai hidup baru. Namun, pekerjaan yang dijanjikan tak pernah ada. Keduanya justru terlantar tanpa uang dan tempat tinggal. Dalam kondisi lelah […]

  • Kader Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Bekasi diminta terapkan “politik jalan kaki”. Syaiful Huda menegaskan pentingnya turun langsung ke masyarakat demi membangun kepercayaan publik.

    Kader Partai Kebangkitan Bangsa Diminta Terapkan ‘Politik Jalan Kaki’ di Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seluruh kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Bekasi diminta untuk tidak hanya aktif secara formal, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat melalui konsep “politik jalan kaki”. Pesan tersebut disampaikan Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda, saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu. Menurutnya, “politik jalan […]

  • BPBD Kabupaten Bekasi mencatat banjir masih menggenang 27 desa di 12 kecamatan.

    Banjir Genangi 27 Desa di Kabupaten Bekasi, Ribuan KK Terdampak

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Banjir yang melanda Kabupaten Bekasi sejak Minggu (18/1/2026) dini hari hingga kini masih belum sepenuhnya surut. Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Puslop PB) BPBD Kabupaten Bekasi, sampai Kamis (22/1/2026) genangan air masih terjadi di 27 desa yang tersebar di 12 kecamatan. Ketinggian muka air di sejumlah wilayah dilaporkan bervariasi, mulai […]

expand_less