Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Kejari Kabupaten Bekasi Tahan Dua Pejabat Perumda Tirta Bhagasasi, Satu Tersangka Mangkir, Dugaan Korupsi Capai Rp4,5 Miliar

Kejari Kabupaten Bekasi Tahan Dua Pejabat Perumda Tirta Bhagasasi, Satu Tersangka Mangkir, Dugaan Korupsi Capai Rp4,5 Miliar

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 30 Jul 2026
  • comment 0 komentar
Dua tersangka dugaan korupsi pemasangan sambungan air bersih Perumda Tirta Bhagasasi digiring menuju Lapas Kelas IIA Cikarang usai ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Kabupaten Bekasi.

Dua tersangka dugaan korupsi pemasangan sambungan air bersih Perumda Tirta Bhagasasi digiring menuju Lapas Kelas IIA Cikarang usai ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Kabupaten Bekasi.

INFO CIKARANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pemasangan sambungan jaringan air bersih bagi pelanggan baru di Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi pada periode 2024 hingga 2025.

Ketiga tersangka masing-masing berinisial MSB, RF, dan AEZ. Dari ketiganya, dua orang yakni MSB dan RF langsung ditahan di Lapas Kelas IIA Cikarang selama 20 hari untuk kepentingan proses penyidikan. Sementara itu, tersangka AEZ tidak memenuhi panggilan penyidik dengan alasan sakit sehingga akan dijadwalkan kembali untuk pemeriksaan.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Semeru, menjelaskan penyidikan mengungkap dugaan penyalahgunaan wewenang dalam proses pemasangan jaringan air bersih bagi pelanggan baru yang mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp4.506.920.372.

Menurut penyidik, perkara bermula ketika puluhan calon pelanggan mengajukan permohonan pemasangan jaringan air bersih kepada Perumda Tirta Bhagasasi. Selanjutnya, bagian terkait menyampaikan rincian biaya pemasangan yang diduga tidak sesuai dengan mekanisme resmi yang berlaku.

Dalam kondisi membutuhkan akses air bersih untuk rumah tinggal, kantor, maupun kegiatan usaha, para pemohon disebut tetap melakukan pembayaran atas biaya yang ditetapkan.

Dana tersebut diduga tidak seluruhnya masuk ke mekanisme penerimaan perusahaan sebagaimana mestinya. Penyidik menduga uang yang terkumpul justru dialihkan ke rekening tertentu yang kemudian digunakan untuk kepentingan pribadi para tersangka.

Penetapan tersangka dilakukan setelah Kejari Kabupaten Bekasi melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan, termasuk memeriksa sejumlah saksi, meminta keterangan ahli, serta mengumpulkan berbagai alat bukti yang dinilai telah memenuhi syarat untuk meningkatkan status perkara.

Dalam kasus ini, para tersangka dijerat dengan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, termasuk ketentuan mengenai penyalahgunaan jabatan yang merugikan keuangan negara.

Semeru menegaskan penahanan terhadap MSB dan RF dilakukan setelah penyidik mempertimbangkan syarat objektif maupun subjektif sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana yang berlaku.

Sementara terhadap AEZ, penyidik akan menjadwalkan pemanggilan ulang karena yang bersangkutan tidak hadir memenuhi panggilan dengan alasan kondisi kesehatan.

Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi menyatakan penanganan perkara ini merupakan bagian dari komitmen penegakan hukum dalam mengawasi pengelolaan keuangan negara maupun daerah agar dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai peraturan perundang-undangan.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk turut berperan melalui fungsi pengawasan dengan melaporkan apabila menemukan dugaan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Hingga berita ini diterbitkan, proses penyidikan masih terus berjalan dan Kejari Kabupaten Bekasi masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam perkara tersebut.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi bawang merah. Harga bawang merah di Pasar Induk Cibitung mulai terkendali seiring lancarnya distribusi dari Brebes dan Madura.

    Kiriman dari Brebes dan Madura Mulai Kondusif, Harga Bawang Mulai Terkendali

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Selain cabai, komoditas bawang merah juga sempat mengalami kenaikan harga di awal Ramadhan. Lonjakan harga terjadi seiring meningkatnya kebutuhan rumah tangga dan pelaku usaha kuliner selama hari-hari awal puasa. Staf Operasional Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) UPTD Pasar Induk Cibitung dan Sukatani, Abdul Rahman, menjelaskan bahwa harga bawang merah sebelumnya berada di […]

  • Wali Kota Bekasi ingatkan ASN jangan salahgunakan kewenangan.

    Penggeledahan Kantor Ade Koswara Kunang Jadi Alarm Birokrasi, Wali Kota Bekasi Ingatkan Hal Ini

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Penggeledahan Kantor Bupati Bekasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi peristiwa yang menggema hingga ke wilayah sekitar. Di tengah sorotan publik terhadap operasi tangkap tangan yang menjerat Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, respons tegas datang dari Kota Bekasi. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan peringatan keras kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) […]

  • Seorang bocah tampak serius mengikuti lomba 17 Agustus dengan tantangan memasukkan sedotan ke dalam botol menggunakan kaca spion.

    Bukan Lomba 17 Agustus Biasa, Bocah Ini Bikin Warganet Ngakak Saat Masukkan Sedotan ke Botol Pakai Spion!

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Momen lucu mewarnai perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Sebuah video yang diunggah akun @akbarsanjhu memperlihatkan tingkah seorang bocah saat mengikuti perlombaan khas 17 Agustusan. Dalam video tersebut, sang anak mengikuti lomba yang sekilas terlihat sederhana, yakni memasukkan sedotan ke dalam botol. Namun, bukan menggunakan cara biasa. Peserta justru […]

  • Kantor Desa Sumberjaya disegel PLN diduga akibat tunggakan listrik, Rabu (31/12/2025).

    Kantor Desa Sumberjaya Tambun Disegel PLN, Diduga Tunggak Pembayaran Listrik

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kantor Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, dilaporkan disegel oleh petugas PLN pada Rabu, 31 Desember 2025. Penyegelan tersebut diduga berkaitan dengan tunggakan pembayaran listrik oleh pihak desa. Informasi yang diperoleh dari Pemerintah Desa Sumberjaya menyebutkan, penyegelan terjadi karena kas desa dalam kondisi kosong. Hal ini disebut sebagai dampak dari belum […]

  • Kebanjiran Surat THR, TPST Burangkeng Minta Pemda Bertindak

    Kebanjiran Surat THR, TPST Burangkeng Minta Pemda Bertindak

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Menjelang Hari Raya Idulfitri 2025, pengelola Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Burangkeng di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, mengeluhkan banyaknya surat edaran permintaan Tunjangan Hari Raya (THR) yang mereka terima. Permintaan tersebut datang dari berbagai pihak, mulai dari organisasi masyarakat (ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga oknum yang mengatasnamakan warga sekitar. Salah satu […]

  • Tawuran Remaja di Cikarang Utara Gegerkan Warga, Diduga Libatkan Senjata Api

    Tawuran Remaja di Cikarang Utara Gegerkan Warga, Diduga Libatkan Senjata Api

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Aksi tawuran antar kelompok remaja kembali terjadi dan menggegerkan warga Desa Pasir Gombong, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Kejadian tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar luas di media sosial pada Sabtu (10/5/2025). Yang membuat peristiwa ini kian meresahkan, salah satu remaja dalam video terlihat menenteng benda yang diduga kuat merupakan senjata […]

expand_less