Pemkab Bekasi Siap Sterilkan Jalur Pantura Saat Mudik Lebaran 2026, 30 Titik U-Turn Bakal Ditutup Bertahap
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 5 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Ilustrasi arus pemudik melintas di jalur Pantura Bekasi yang menjadi salah satu rute utama kendaraan roda dua saat mudik Lebaran.
INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat mudik Lebaran 2026.
Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah penutupan sekitar 30 titik putaran arah (u-turn) di jalur Pantura Bekasi–Karawang secara bertahap.
Kebijakan penutupan u turn jalur Pantura Bekasi saat mudik Lebaran 2026 ini diambil untuk mengurangi potensi kemacetan yang kerap terjadi di jalur arteri utama tersebut, terutama saat puncak arus mudik.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Agus Budiono, mengatakan pihaknya saat ini masih memfinalkan titik-titik yang akan ditutup.
“Totalnya ada sekitar 30 titik u-turn di jalur tersebut. Namun titik mana saja yang akan ditutup masih kami finalkan dan diputuskan dalam dua hari ke depan,” kata Agus dalam keterangannya dikutip Jum’at (12/3/2026).
Menurutnya, kebijakan rekayasa lalu lintas mudik Lebaran di Kabupaten Bekasi ini penting dilakukan untuk mengurangi titik-titik perlambatan kendaraan di sepanjang jalur Pantura.
Selama ini, jalur tersebut dikenal sebagai salah satu lintasan favorit pemudik, terutama bagi pengendara sepeda motor yang menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Namun demikian, Agus memastikan penutupan u-turn di jalur Pantura Bekasi–Karawang tetap mempertimbangkan mobilitas masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.
Karena itu, tidak semua putaran arah akan ditutup secara permanen. Beberapa titik hanya akan ditutup sementara dengan menggunakan water barrier, sehingga dapat dibuka kembali setelah arus lalu lintas kembali normal.
“Sebagian u-turn memang harus tetap bisa diakses masyarakat. Jadi ada yang ditutup permanen, ada juga yang hanya ditutup sementara menggunakan pembatas,” jelasnya.
Biasanya, u-turn yang hanya ditutup sementara berada di sekitar lokasi dengan aktivitas tinggi, seperti pasar, rumah sakit, hingga fasilitas publik lainnya.
Selain melakukan penataan putaran arah, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga menyiapkan berbagai sarana pendukung pengaturan arus mudik di jalur Pantura.
Dishub akan memasang tambahan marka jalan, rambu lalu lintas, serta perlengkapan pengamanan lainnya sebelum puncak arus mudik dimulai.
“Semua fasilitas pendukung akan dipasang sebelum arus mudik meningkat, sehingga pengaturan lalu lintas bisa berjalan maksimal,” ujar Agus.
Sementara itu, pihak kepolisian memprediksi arus mudik Lebaran 2026 tidak akan menumpuk dalam satu waktu, melainkan terbagi dalam dua gelombang besar.
Gelombang pertama diperkirakan mulai terlihat pada akhir pekan ini.
Di wilayah Bekasi sendiri terdapat dua jalur utama yang biasa digunakan pemudik. Pertama adalah Jalan Tol Jakarta–Cikampek yang didominasi kendaraan roda empat atau lebih.
Sedangkan jalur kedua adalah Jalur Pantura Bekasi–Karawang yang lebih banyak dilintasi pengendara roda dua.
Selain dua jalur utama tersebut, Jalan Inspeksi Kalimalang juga kerap menjadi jalur alternatif pemudik roda dua Bekasi menuju wilayah timur.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar